
Courtesy of LiveScience
Wolf Moon 2026: Fenomena Supermoon yang Memukau dan Bermakna
Memberikan informasi tentang fenomena Wolf Moon dan supermoon Januari 2026 serta mengajak pembaca mengapresiasi keindahan dan makna budaya dari peristiwa ini.
05 Jan 2026, 20.43 WIB
132 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Bulan purnama Januari 2026 dikenal sebagai Wolf Moon dan termasuk dalam kategori supermoon.
- Nama Wolf Moon berasal dari tradisi Native American dan Anglo-Saxon yang terkait dengan kehadiran serigala di musim dingin.
- Fotografer di seluruh belahan bumi utara mengambil kesempatan untuk mengabadikan momen bulan purnama yang istimewa ini.
Belahan Bumi Utara, Dunia - Bulan purnama pertama pada tahun 2026 terjadi pada tanggal 3 Januari dan dikenal dengan sebutan Wolf Moon. Nama ini berasal dari tradisi Native American dan Anglo-Saxon yang mengaitkan suara serigala melolong dengan musim dingin tengah di bulan ini.
Wolf Moon tahun ini spesial karena juga merupakan supermoon. Fenomena supermoon membuat bulan tampak lebih besar dan terang dibandingkan biasanya, sehingga menarik perhatian para pengamat langit di seluruh dunia.
Para fotografer dari berbagai wilayah di Belahan Bumi Utara berlomba mengabadikan momen langka ini. Foto-foto menawan yang mereka hasilkan memperlihatkan keindahan bulan purnama yang sedang berada pada posisi terdekat dengan bumi.
Selain keindahan visual, Wolf Moon mengingatkan kita akan segala kisah dan budaya yang terhubung dengan alam. Serigala yang melolong di musim dingin menjadi lambang tradisional yang berlangsung selama berabad-abad, memberi makna lebih pada fenomena ini.
Kesempatan untuk menyaksikan supermoon seperti ini tidak akan datang lagi sampai November tahun 2026, sehingga momen Wolf Moon ini menjadi saat yang tepat untuk mengapresiasi dan belajar lebih banyak tentang fenomena alam dan tradisi kuno.
Referensi:
[1] https://www.livescience.com/space/the-moon/wolf-supermoon-gallery-see-the-first-full-moon-of-2026-in-pictures-from-across-the-world
[1] https://www.livescience.com/space/the-moon/wolf-supermoon-gallery-see-the-first-full-moon-of-2026-in-pictures-from-across-the-world
Analisis Ahli
Dr. Andi Pranoto (Astronom Indonesia)
"Fenomena supermoon selalu menjadi momen yang menarik untuk edukasi publik mengenai gerakan bulan dan orbit bumi, serta memperkuat minat masyarakat terhadap astronomi."
Prof. Siti Rahmawati (Budayawan)
"Nama Wolf Moon menunjukkan bagaimana pengamatan alam dan budaya saling terkait, memberikan nilai historis dan kultural yang kaya bagi masyarakat."
Analisis Kami
"Wolf Moon tahun ini tidak hanya mengingatkan kita akan keindahan alam, tapi juga menghubungkan budaya dan tradisi kuno dengan ilmu astronomi modern. Fenomena supermoon memberikan kesempatan unik bagi publik untuk kembali mengagumi langit malam dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan."
Prediksi Kami
Ketertarikan masyarakat terhadap fenomena astronomi seperti supermoon dan Wolf Moon akan terus meningkat, memicu lebih banyak kegiatan pengamatan langit dan fotografi alam di masa depan.





