Fenomena Supermoon dan Gerhana Bulan Menarik di Tahun 2026
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
01 Jan 2026
168 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Wolf Moon adalah bulan purnama pertama di tahun yang dikenal dengan pemandangan cerahnya.
Eklips bulan dan fase bulan merupakan fenomena astronomi yang menarik untuk diamati.
Tahun 2026 akan memiliki dua eklips bulan dan beberapa bulan purnama, termasuk supermoon.
Bulan purnama Januari yang sering disebut Wolf Moon terjadi pada 3 Januari 2026 sebagai supermoon terakhir dari rangkaian empat bulan purnama supermoon berturut-turut sejak Oktober. Pada waktu ini, Bulan berada dekat dengan bumi sehingga terlihat lebih besar dan lebih terang dari biasanya.
Tahun 2026 diperkirakan akan memiliki 13 bulan purnama, termasuk tiga supermoon dan dua gerhana bulan. Salah satunya adalah gerhana bulan total pada 2-3 Maret yang dikenal sebagai gerhana 'Blood Moon' ketika Bulan berubah warna kemerahan. Gerhana ini dapat dilihat dengan jelas dari kawasan Amerika Barat dan kawasan Asia-Pasifik.
Gerhana bulan berikutnya adalah gerhana sebagian pada 27-28 Agustus dengan cakupan 96% permukaan Bulan yang akan berada di dalam bayangan bumi, terlihat dari Amerika, Eropa, dan Afrika. Tahun ini juga akan ada dua gerhana matahari yang terdiri dari gerhana annular dan total, menambah kekayaan peristiwa astronomi sepanjang tahun.
Siklus fase bulan dijelaskan mulai dari bulan baru hingga bulan purnama dan kembali lagi. Fase bulan penting untuk diketahui karena memengaruhi bagaimana Bulan terlihat dari bumi setiap malam, dan ini juga berhubungan dengan fenomena alam lainnya seperti pasang surut air laut serta waktu terbaik untuk mengamati permukaan bulan.
Meski bulan purnama bukan waktu terbaik untuk melihat detail permukaan Bulan, pemandangan Bulan di langit saat terbit tetap menjadi tontonan langit yang indah dan unik. Fenomena-fenomena astronomi di tahun 2026 ini dapat menjadi kesempatan belajar sekaligus hiburan yang memancing minat lebih banyak orang untuk mengenal ilmu astronomi.


