Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Beaver Moon Terbesar 2025: Supermoon Paling Cerah Novembers Mendatang

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
astronomy-and-space-exploration (5mo ago) astronomy-and-space-exploration (5mo ago)
31 Okt 2025
195 dibaca
2 menit
Beaver Moon Terbesar 2025: Supermoon Paling Cerah Novembers Mendatang

Rangkuman 15 Detik

Bulan Beaver adalah supermoon terbesar dan terdekat tahun ini.
Fenomena bulan ini memberikan kesempatan terbaik untuk mengamati bulan penuh pada malam hari.
Bulan ini memiliki berbagai nama yang mencerminkan tradisi budaya dan alam di sekitarnya.
Bulan purnama terbesar dan paling terang tahun 2025 akan terjadi pada tanggal 5 November, dengan nama populer Beaver Moon. Fenomena ini terjadi karena bulan akan berada sangat dekat dengan Bumi, sehingga terlihat lebih besar dan terang di langit malam. Nama Beaver Moon berasal dari tradisi masyarakat Amerika Utara, khususnya di wilayah timur laut, di mana berang-berang aktif membangun sarang mereka menjelang musim dingin di bawah cahaya bulan purnama ini. Fenomena ini adalah bagian dari rangkaian tiga supermoon beruntun di tahun yang sama, setelah bulan purnama Harvest pada Oktober dan sebelum Cold Moon di bulan Desember, yang menjadikan akhir tahun 2025 penuh dengan pemandangan bulan yang luar biasa. Supermoon terjadi karena orbit bulan berbentuk elips, sehingga kadang bulan menjadi sangat dekat dengan Bumi saat purnama. Saat di titik terdekat atau perigee, bulan bisa terlihat 14% lebih besar dan 30% lebih terang dibanding saat di titik terjauh atau apogee. Meskipun purnama secara resmi terjadi pada 5 November pagi, waktu terbaik untuk melihat Beaver Moon adalah saat bulan terbit pada sore hari tanggal 6 November, terutama saat berada di dekat gugusan bintang Pleiades di rasi Taurus, memberikan pemandangan langit yang menakjubkan.

Analisis Ahli

Dr. Neil deGrasse Tyson
Supermoon memberikan peluang luar biasa untuk memahami dinamika orbit bulan dan bagaimana gravitasi memengaruhi penampakan bulan di langit. Ini juga sangat membantu dalam menarik perhatian publik terhadap ilmu astronomi.
Prof. Jennifer A. Johnson (Ahli Astronomi)
Melihat supermoon memungkinkan pengamatan visual yang lebih jelas dan detail permukaan bulan, yang sangat bermanfaat untuk pendidikan serta penelitian astronomi dasar.