
Courtesy of CNBCIndonesia
Pemerintah Rusia Batasi WhatsApp, Ribuan Warga Mengeluh Gangguan Komunikasi
Memberikan pemahaman tentang gangguan layanan WhatsApp di Rusia yang diduga akibat pembatasan pemerintah, serta menyoroti dampak dan perselisihan regulasi teknologi asing yang sedang berlangsung.
24 Des 2025, 12.50 WIB
246 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- WhatsApp menghadapi gangguan signifikan di Rusia akibat tindakan pemerintah.
- Pemerintah Rusia berusaha memperkuat kontrol atas komunikasi dengan membatasi akses ke aplikasi asing.
- Aplikasi lokal MAX diperkenalkan sebagai alternatif untuk meningkatkan pengawasan terhadap komunikasi pengguna.
Jakarta, Indonesia - Layanan WhatsApp di Rusia mengalami gangguan besar dan penurunan kecepatan yang mengganggu komunikasi ribuan pengguna pada tanggal 23 Desember. Gangguan itu membuat sebagian besar warga kesulitan menggunakan aplikasi pesan populer ini, apalagi menjelang musim liburan yang biasanya ramai komunikasi.
WhatsApp menuding pemerintah Rusia sengaja membatasi layanannya untuk mencabut hak lebih dari 100 juta warga Rusia dalam melakukan komunikasi pribadi yang terenkripsi. Hal ini sejalan dengan kewaspadaan pemerintah terhadap keamanan informasi dan aturan hukum yang harus dipatuhi oleh penyedia layanan asing.
Regulator komunikasi Rusia, Roskomnadzor, menuduh WhatsApp seringkali digunakan untuk aktivitas ilegal seperti mengorganisir aksi teror, penipuan, dan berbagai kejahatan lainnya. Oleh karena itu, mereka mengancam akan memblokir aplikasi ini jika WhatsApp tidak mematuhi aturan penyimpanan data nasional dan tuntutan hukum lain yang berlaku di Rusia.
Ketegangan antara Rusia dan perusahaan teknologi asing makin dalam sejak konflik di Ukraina tahun 2022. Rusia juga telah memblokir platform seperti Facebook dan Instagram, serta memperlambat akses YouTube. Pemerintah juga aktif mendorong penggunaan aplikasi pesan lokal bernama MAX, yang diklaim aman dan terintegrasi dengan berbagai layanan pemerintah.
Meski tuduhan bahwa MAX digunakan untuk melacak aktivitas pengguna masih menjadi kekhawatiran, pemerintah Rusia membantah hal tersebut dan menegaskan bahwa aplikasi ini ditujukan untuk memudahkan kehidupan sehari-hari warga dengan sistem yang terintegrasi. Sementara itu, perkembangan pemblokiran WhatsApp menjadi perhatian besar bagi kebebasan berkomunikasi di Rusia.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251224121850-37-696997/whatsapp-sengaja-dibuat-lelet-ternyata-ini-alasannya
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251224121850-37-696997/whatsapp-sengaja-dibuat-lelet-ternyata-ini-alasannya
Analisis Ahli
Alex Stamos
"Pembatasan layanan pesan terenkripsi di Rusia adalah upaya represif yang melemahkan keamanan digital dan hak privasi warga. Hal ini berisiko meningkatkan pengawasan massal dan mengurangi kebebasan internet secara global."
Analisis Kami
"Langkah Rusia membatasi WhatsApp mencerminkan usaha pemerintah untuk mengontrol komunikasi digital dalam konteks ketegangan geopolitik dan keamanan nasional. Namun, tindakan ini bisa menimbulkan dampak negatif pada kebebasan berkomunikasi dan memperkecil ruang privasi warga Rusia yang selama ini bergantung pada layanan pesan terenkripsi."
Prediksi Kami
Pembatasan terhadap WhatsApp kemungkinan akan semakin ketat dan berpotensi berujung pada pemblokiran penuh, sementara aplikasi pesan lokal seperti MAX akan dipromosikan lebih agresif sebagai pengganti di Rusia.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang terjadi dengan layanan WhatsApp di Rusia pada 23 Desember?A
Layanan WhatsApp mengalami gangguan dan penurunan kecepatan, membuat ribuan pengguna kesulitan berkomunikasi.Q
Mengapa pemerintah Rusia membatasi akses ke WhatsApp?A
Pemerintah Rusia berusaha mencabut hak komunikasi pribadi yang terenkripsi bagi lebih dari 100 juta orang menjelang musim liburan.Q
Apa yang dikatakan Roskomnadzor tentang WhatsApp?A
Roskomnadzor menuduh WhatsApp digunakan untuk mengorganisir aksi teror dan kejahatan lainnya, serta mengancam akan memblokir aplikasi tersebut.Q
Apa itu aplikasi MAX yang disebutkan dalam artikel?A
MAX adalah aplikasi pesan lokal yang diklaim sebagai solusi aman dan terintegrasi dengan layanan pemerintah Rusia.Q
Bagaimana hubungan antara Rusia dan penyedia teknologi asing pasca-invasi Ukraina?A
Pasca-invasi Ukraina, Rusia semakin memperketat kontrol terhadap penyedia teknologi asing dan memblokir beberapa platform seperti Facebook dan Instagram.


