Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Rusia Kembangkan Aplikasi Pesan Baru untuk Gantikan WhatsApp dan Telegram

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (8mo ago) cyber-security (8mo ago)
29 Jun 2025
88 dibaca
1 menit
Rusia Kembangkan Aplikasi Pesan Baru untuk Gantikan WhatsApp dan Telegram

Rangkuman 15 Detik

Rusia berupaya mengurangi ketergantungan pada platform asing dengan mengembangkan aplikasi pesan instan buatan dalam negeri.
Kontrol pemerintah terhadap privasi dan kebebasan berekspresi menjadi perhatian utama terkait pengembangan aplikasi baru ini.
Mikhail Klimarev memperkirakan bahwa pemerintah akan menggunakan strategi untuk memperlambat akses ke aplikasi asing agar mendorong masyarakat beralih ke aplikasi lokal.
Rusia sedang mengembangkan aplikasi pesan instan buatan mereka sendiri sebagai alternatif dari WhatsApp dan Telegram yang populer di masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan pada platform asing dan meningkatkan kedaulatan digital. Presiden Vladimir Putin sudah menandatangani aturan baru yang memungkinkan pengembangan aplikasi pesan instan pemerintah. Aplikasi ini nantinya akan terhubung dengan berbagai layanan pemerintah untuk memudahkan pengguna. Langkah Rusia ini juga dipicu oleh pencabutan layanan perusahaan-perusahaan Amerika di Rusia sejak invasi Ukraina pada 2022. Hal ini membuat kebutuhan akan aplikasi pesan lokal menjadi semakin penting. Aplikasi pesan baru buatan Rusia ini akan memiliki fungsi-fungsi yang sama seperti WhatsApp dan Telegram. Namun, hal ini menimbulkan kontroversi karena dianggap meningkatkan kontrol pemerintah atas privasi dan kebebasan berpendapat. Mikhail Klimarev, seorang direktur organisasi hak digital, memprediksi bahwa pemerintah Rusia akan memperlambat akses ke WhatsApp dan Telegram untuk memaksa masyarakat menggunakan aplikasi lokal yang dikembangkan pemerintah.