Sindikat Penipuan Siber Asia yang Meluas Gagal Diberantas, Mengancam Dunia
Courtesy of CNBCIndonesia

Sindikat Penipuan Siber Asia yang Meluas Gagal Diberantas, Mengancam Dunia

Menginformasikan bahaya dan perkembangan sindikat kriminal penipuan siber yang semakin meluas secara global serta mendorong kerja sama internasional untuk menghadapi dan membasmi kejahatan ini demi melindungi masyarakat dari kerugian besar.

23 Des 2025, 07.50 WIB
187 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Sindikat penipuan siber terus berkembang dan berpindah lokasi untuk menghindari penegakan hukum.
  • PBB memperingatkan bahwa penipuan siber telah menjadi industri global yang sangat menguntungkan.
  • Kerja sama internasional diperlukan untuk menanggulangi jaringan keuangan sindikat kriminal ini.
Asia Tenggara, Asia - Sindikat kriminal Asia yang melakukan penipuan siber bernilai miliaran dolar kini tidak hanya beroperasi di Asia Tenggara, tetapi juga telah menyebar ke Amerika Selatan dan Afrika. Sindikat ini menjalankan operasinya dengan menggunakan ribuan tenaga kerja yang sering kali direkrut secara paksa dan ditempatkan di komplek perumahan khusus untuk melancarkan berbagai modus penipuan online.
Kantor PBB untuk Narkoba dan Kriminal (UNODC) melaporkan bahwa meskipun pemerintah di Asia Tenggara telah meningkatkan usaha untuk membasmi sindikat ini, para pelaku dengan cepat bermigrasi ke kawasan lain sehingga operasi kriminal ini terus berlangsung dan sulit untuk dihentikan secara tuntas.
Penipuan yang dilakukan sindikat ini beragam, termasuk modus pig-butchering dan pendekatan romantis yang menargetkan orang tua dan kelompok rentan. Dalam kasus di Amerika Serikat saja, kerugian akibat penipuan mata uang kripto mencapai lebih dari 5,6 miliar dolar AS pada tahun 2023.
UNODC memperkirakan ada ratusan lembaga penipuan berskala besar di dunia yang menghasilkan keuntungan hingga puluhan miliar dolar setiap tahunnya. Industri penipuan ini bahkan disebut telah melampaui berbagai gerakan kriminal transnasional lainnya karena kemudahannya menjaring korban secara online tanpa perpindahan barang secara fisik.
Dalam menghadapi ancaman ini, UNODC mendorong kerja sama internasional yang kuat untuk merusak jaringan keuangan sindikat tersebut. Hal ini dianggap penting karena penyebaran dan transformasi operasi penipuan siber tersebut dapat terus berkembang dan merugikan masyarakat luas jika tidak segera ditindak dengan koordinasi global yang efektif.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251223053725-37-696489/pbb-buka-bukaan-petaka-di-dekat-ri-seluruh-dunia-kena

Analisis Ahli

Benedikt Hofmann
"Penyebaran sindikat penipuan siber seperti kanker karena otoritas lokal sulit membasmi akarnya yang terus bermigrasi ke wilayah lain, sehingga solusi terbaik adalah kerja sama internasional yang lebih kuat."

Analisis Kami

"Pemberantasan sindikat penipuan siber ini memerlukan lebih dari sekadar tindakan represif di lapangan; pemerintah harus mengedepankan kerja sama intelijen dan teknologi yang mendalam untuk mengatasinya. Selain itu, edukasi dan perlindungan terhadap kelompok rentan harus diperkuat agar mereka tidak mudah terjerat modus penipuan yang semakin canggih."

Prediksi Kami

Sindikat penipuan siber akan terus berkembang dan berpindah ke wilayah baru jika tidak ada koordinasi dan tindakan kuat secara global, sehingga potensi kerugian finansial semakin meningkat dan korban bertambah banyak terutama kelompok rentan.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang diungkapkan oleh PBB tentang sindikat kriminal di Asia Tenggara?
A
PBB mengungkapkan bahwa sindikat kriminal Asia di balik penipuan siber telah meluas ke Amerika Selatan dan Afrika.
Q
Bagaimana sindikat penipuan siber berkembang di Asia Tenggara?
A
Sindikat penipuan siber berkembang pesat dengan banyak komplek perumahan yang berisi ribuan tenaga kerja yang melancarkan aksi penipuan.
Q
Apa yang dilakukan pemerintah di Asia Tenggara untuk memerangi sindikat tersebut?
A
Pemerintah di kawasan Asia Tenggara telah meningkatkan upaya untuk membasmi sindikat tersebut, tetapi sindikat tersebut sering berpindah tempat.
Q
Berapa banyak uang yang hilang akibat penipuan mata uang kripto di AS pada tahun 2023?
A
Di AS, lebih dari US$5,6 miliar uang hilang akibat penipuan mata uang kripto pada tahun 2023.
Q
Siapa yang menjadi target utama dari sindikat penipuan ini?
A
Sindikat penipuan ini secara sengaja menargetkan orang tua dan kelompok rentan.