Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Mengapa Bulan Menjauh dari Bumi dan Dampaknya pada Gerhana Matahari Total

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
11 Des 2025
163 dibaca
2 menit
Mengapa Bulan Menjauh dari Bumi dan Dampaknya pada Gerhana Matahari Total

Rangkuman 15 Detik

Bulan bergerak menjauh dari Bumi dengan kecepatan 3,8 cm per tahun.
Gerhana matahari total akan berkurang seiring waktu karena Bulan akan tampak lebih kecil.
Lunar Laser Ranging Experiment membantu dalam penelitian jarak dan dinamika orbit Bulan.
Jarak antara Bumi dan Bulan ternyata tidak tetap dan mengalami perubahan seiring berjalannya waktu. Penemuan ini dilakukan dengan menggunakan reflektor yang ditempatkan di permukaan Bulan lewat misi Apollo pada tahun 1960 dan 1970. Dengan mengukur waktu pantulan cahaya laser, para ilmuwan mengetahui bahwa Bulan bergerak menjauhi Bumi sekitar 3,8 cm setiap tahunnya. Fenomena pergeseran orbit ini bukan hanya sekedar angka, melainkan berpengaruh terhadap fenomena alam yang selama ini kita saksikan, seperti gerhana Matahari Total. Saat ini, Bulan dan Matahari tampak memiliki ukuran yang hampir sama dari perspektif Bumi, memungkinkan Bulan menutupi Matahari secara penuh pada saat gerhana total. Namun, seiring bertambahnya jarak Bulan dari Bumi, Bulan akan tampak lebih kecil dari yang kita lihat sekarang. Akibatnya, Gerhana Matahari Total yang indah dan menakjubkan akan semakin jarang terjadi dan suatu saat nanti akan hilang sama sekali. Menurut Richard Vondrak, seorang ilmuwan NASA, gerhana Matahari Total diprediksi masih bisa dilihat selama sekitar 600 juta tahun ke depan sebelum benar-benar menghilang. Selain itu, dibandingkan dengan kondisi 4 miliar tahun lalu, ukuran Bulan tampak tiga kali lebih besar dari sekarang karena jaraknya yang jauh lebih dekat dengan Bumi saat itu. Perubahan ini menunjukkan bahwa evolusi tata surya dan hubungan antara Bumi dan Bulan terus berlangsung dan memberikan dampak signifikan pada fenomena alam yang kita alami. Mengetahui fakta ini membantu kita memahami lebih dalam tentang dinamika sistem Bumi-Bulan dan potensi perubahan di masa depan.

Analisis Ahli

Richard Vondrak
Seiring berjalannya waktu, jumlah dan frekuensi Gerhana Matahari Total berkurang. Sekitar 600 juta tahun lagi, Bumi akan melihat keindahan Gerhana Matahari Total untuk terakhir kalinya.