Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bulan Terus Menjauh, Gerhana Matahari Total di Bumi Akan Menghilang

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
astronomy-and-space-exploration (6mo ago) astronomy-and-space-exploration (6mo ago)
19 Sep 2025
55 dibaca
1 menit
Bulan Terus Menjauh, Gerhana Matahari Total di Bumi Akan Menghilang

Rangkuman 15 Detik

Bulan terus menjauh dari Bumi setiap tahun.
Gerhana Matahari Total akan semakin jarang terjadi seiring waktu.
Penelitian menggunakan reflektor di Bulan membantu mengukur jarak antara Bumi dan Bulan.
Bulan dan Bumi telah bersatu selama miliaran tahun, namun ternyata jarak antara keduanya tidak tetap dan terus berubah. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa Bulan perlahan-lahan menjauh dari Bumi dengan kecepatan sekitar 3,8 cm setiap tahunnya. Pengukuran ini diperoleh melalui Lunar Laser Ranging Experiment yang dimulai sejak Misi Apollo. Para astronot menempatkan reflektor di permukaan Bulan sehingga para ilmuwan di Bumi dapat mengukur jarak dengan sangat akurat dari waktu pantulan cahaya laser. Proses menjauhnya Bulan ini menyebabkan orbit Bulan dan Bumi semakin berubah. Salah satu dampaknya adalah perubahan pada fenomena Gerhana Matahari Total yang kita lihat saat ini. NASA memperkirakan bahwa dalam sekitar 600 juta tahun ke depan, Gerhana Matahari Total akan menghilang sepenuhnya. Hal ini terjadi karena Bulan akan tampak lebih kecil dibandingkan posisi sekarang sehingga tidak bisa menutupi Matahari secara sempurna. Dulu, empat miliar tahun lalu, Bulan terlihat tiga kali lebih besar dari saat ini. Perubahan jarak dan ukuran ini menunjukkan bagaimana sistem tata surya kita terus mengalami evolusi yang signifikan selama jutaan tahun.

Analisis Ahli

Richard Vondrak
Dengan jarak yang terus bertambah antara Bumi dan Bulan, fenomena alam seperti Gerhana Matahari Total akan semakin langka hingga menghilang dalam skala waktu ratusan juta tahun.