Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Fenomena Hari Terpendek 2025: Rotasi Bumi Mengalami Percepatan Tak Terduga

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
astronomy-and-space-exploration (8mo ago) astronomy-and-space-exploration (8mo ago)
01 Jul 2025
128 dibaca
2 menit
Fenomena Hari Terpendek 2025: Rotasi Bumi Mengalami Percepatan Tak Terduga

Rangkuman 15 Detik

Rotasi Bumi mengalami percepatan yang menyebabkan hari-hari menjadi lebih singkat.
IERS terus memantau perubahan rotasi Bumi dan memberikan informasi terkait.
Fenomena ini menunjukkan bahwa pemahaman tentang rotasi Bumi masih terus berkembang.
Pada Juli dan Agustus 2025, Bumi akan mengalami fenomena unik dimana rotasinya menjadi lebih cepat dari biasanya. Hal ini membuat durasi hari menjadi lebih singkat, hanya beberapa milidetik lebih pendek dari hari normal yang memiliki 86.400 detik. Prediksi ini diungkapkan oleh lembaga pemantau rotasi Bumi bernama IERS. Fenomena hari yang lebih singkat bukanlah kejadian pertama yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Sejak tahun 2020, rotasi Bumi menunjukkan tren percepatan yang belum sepenuhnya bisa dijelaskan oleh para ilmuwan. Bahkan pada tahun 2024, Bumi mencatat hari terpendek dalam sejarah modern dengan percepatan rotasi mencapai 1,66 milidetik. Salah satu faktor yang memengaruhi perubahan kecepatan rotasi Bumi adalah posisi Bulan terhadap ekuator Bumi. Saat Bulan berada jauh dari ekuator, gaya tarik yang memperlambat Bumi berkurang sehingga rotasi menjadi lebih cepat. Sebaliknya, ketika Bulan dekat dengan ekuator Bumi, gaya tariknya menyebabkan perlambatan rotasi. Biasanya, perubahan rotasi Bumi ini diimbangi dengan penambahan detik kabisat pada waktu tertentu, agar jam dunia tetap akurat. Namun sejak tahun 2016, penambahan detik kabisat tidak lagi dilakukan karena rotasi Bumi justru lebih cepat. Kondisi ini dianggap mengejutkan oleh para ahli yang selama ini berasumsi rotasi Bumi akan terus lambat. Para ilmuwan, terutama lembaga seperti IERS, terus memantau fenomena ini agar bisa memahami lebih baik perubahan rotasi Bumi. Meskipun fenomena ini sudah bisa diprediksi oleh astronom, tetap saja percepatan rotasi yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir masih menjadi misteri yang menantang bagi dunia ilmu pengetahuan.