Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Ancaman Tarif Trump Picu Kejatuhan Saham Raksasa Teknologi AS Hingga Triliunan

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (5mo ago) investment-and-capital-markets (5mo ago)
13 Okt 2025
258 dibaca
2 menit
Ancaman Tarif Trump Picu Kejatuhan Saham Raksasa Teknologi AS Hingga Triliunan

Rangkuman 15 Detik

Kenaikan tarif impor dapat memiliki dampak signifikan terhadap pasar saham dan nilai perusahaan teknologi.
Saham-saham besar seperti Nvidia, Amazon, dan Tesla mengalami penurunan besar setelah pengumuman tarif baru.
Pasar saat ini sangat dipengaruhi oleh kebijakan politik, terutama yang berkaitan dengan perdagangan internasional.
Pada tanggal 10 Oktober 2025, saham-saham perusahaan teknologi besar Amerika Serikat mengalami penurunan tajam setelah Presiden Donald Trump mengumumkan rencana untuk menaikkan tarif impor terhadap produk-produk dari China. Akibatnya, pasar saham mengalami aksi jual besar-besaran yang mempengaruhi kapitalisasi pasar beberapa perusahaan besar seperti Amazon, Nvidia, dan Tesla. Penurunan saham ini menyebabkan indeks Nasdaq turun 3,6% dan indeks S&P 500 melemah 2,7%, menandai penurunan harian yang paling buruk sejak April 2025. Trump juga menyampaikan rencana kontrol ekspor perangkat lunak penting yang akan mulai berlaku pada 1 November mendatang, menambah kekhawatiran investor di sektor teknologi. Perusahaan-perusahaan raksasa teknologi lainnya seperti Microsoft, Alphabet, dan Meta juga mengalami tekanan jual signikan, dengan kapitalisasi pasar yang ikut terdampak ratusan miliar dolar. Nvidia, yang sebelumnya mencapai kapitalisasi pasar sebesar Rp 75.15 quadriliun (US$4,5 triliun) , mengalami penurunan nilai pasar sekitar Rp 3.82 quadriliun (US$229 miliar) hanya dalam satu hari perdagangan. Meskipun ada lonjakan permintaan dari OpenAI terhadap GPU Nvidia, sentimen negatif pasar tetap dominan karena kekhawatiran terhadap kebijakan tarif dan kontrol ekspor. Tesla juga mengalami penurunan nilai pasar sebelum mereka merilis kendaraan baru dengan harga lebih terjangkau. Investor kini menantikan laporan keuangan kuartal ketiga dari Tesla, Microsoft, dan Nvidia sebagai indikator pasar selanjutnya. Situasi ini memperlihatkan ketidakpastian yang tinggi di pasar saham teknologi akibat kebijakan proteksionis pemerintah AS, yang berpotensi memperlambat pertumbuhan sektor teknologi terutama di bidang kecerdasan buatan dan komputasi awan. Investor perlu waspada terhadap pengaruh kebijakan ini dalam beberapa bulan ke depan.

Analisis Ahli

Ekonom Pasar Modal
Tarif tinggi dan kontrol ekspor dapat mengganggu rantai pasok global, menyebabkan volatilitas pasar yang berkepanjangan dan penurunan investasi asing di sektor teknologi.