Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Tarif Trump Buat Harga iPhone Melonjak, Saham Apple dan Tesla Merosot

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
09 Apr 2025
239 dibaca
1 menit
Tarif Trump Buat Harga iPhone Melonjak, Saham Apple dan Tesla Merosot

AI summary

Saham perusahaan teknologi, termasuk Apple dan Tesla, mengalami penurunan signifikan akibat kekhawatiran tarif impor.
Tarif impor yang diberlakukan oleh Donald Trump dapat meningkatkan harga produk Apple dan mempengaruhi penjualan.
Indeks Nasdaq dan sektor semikonduktor juga tertekan akibat ketidakpastian pasar terkait kebijakan tarif.
Saham-saham perusahaan teknologi Amerika Serikat mengalami penurunan signifikan akibat kekhawatiran tarif impor yang diberlakukan oleh Presiden Donald Trump. Saham Apple dan Tesla masing-masing turun 5%, sementara indeks Nasdaq terjun lebih dari 2%. Saham perusahaan teknologi besar lainnya seperti Meta Platforms, Alphabet, Amazon, Microsoft, dan Nvidia juga ditutup di zona merah.Rencana tarif besar-besaran oleh Trump memicu gejolak ekstrem di pasar dalam tiga sesi terakhir. Volume perdagangan mencatat rekor tertinggi dalam hampir dua dekade, dan Nasdaq mengalami pekan terburuk dalam lima tahun terakhir. Kelompok saham 'Magnificent Seven' kehilangan kapitalisasi pasar hingga US$1,8 triliun dalam dua hari perdagangan.Sektor semikonduktor juga tertekan akibat kekhawatiran tarif tambahan. Harga iPhone 16 Pro Max di AS diperkirakan naik hingga US$ 350 akibat tarif Trump, yang membuat kapitalisasi pasar Apple menguap US$ 640 miliar. Mayoritas aktivitas manufaktur Apple berlangsung di China, yang dikenakan tarif 54% oleh Trump.

Experts Analysis

Sundeep Gantori
Ketidakpastian terkait pembagian beban biaya produksi dan kemampuan meneruskan biaya ke konsumen membuat pasar sangat waspada.
JPMorgan Chase
Apple kemungkinan akan menaikkan harga produk sekitar 6% secara global akibat tarif baru, yang berdampak langsung pada penjualan.
Editorial Note
Tarif impor Trump sepertinya menjadi senjata bermata dua yang tidak hanya memukul produsen AS sendiri, seperti Apple, tetapi juga memperdalam ketegangan di industri teknologi global. Jika tidak segera ada solusi, penurunan minat konsumen dan gangguan rantai pasok akan semakin memperburuk fundamental perusahaan teknologi besar.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.