Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Microsoft dan Meta Melonjak, Apple dan Nvidia Tertekan Akibat Tarif Baru AS

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
02 Mei 2025
128 dibaca
1 menit
Microsoft dan Meta Melonjak, Apple dan Nvidia Tertekan Akibat Tarif Baru AS

AI summary

Microsoft dan Meta mengalami lonjakan saham setelah laporan keuangan yang positif.
Apple dan Nvidia menghadapi tantangan besar akibat tarif dagang dan penurunan penjualan.
Pengembangan fitur AI Apple tertinggal dibandingkan pesaing, yang dapat mempengaruhi posisi pasar mereka.
Raksasa teknologi Apple dan Nvidia tengah menghadapi tekanan besar akibat tarif baru yang diterapkan oleh Presiden Trump. Sebaliknya, Meta dan Microsoft justru mengalami lonjakan saham berkat laporan keuangan kuartalan yang positif. Saham Microsoft naik 10% dan Meta mencatatkan kenaikan hampir 7% setelah laporan keuangan mereka menunjukkan hasil jauh di atas ekspektasi analis.Pendapatan kuartal Microsoft mencapai US$70,1 miliar dengan laba bersih sebesar US$25,8 miliar, sementara Meta mencatatkan pendapatan US$42,3 miliar dan laba per saham (EPS) US$6,43. Di sisi lain, saham Nvidia sudah anjlok 19,74% sepanjang 2025 akibat pembatasan ekspor chip terbaru dari AS ke China. Apple juga menghadapi penurunan penjualan iPhone, terutama di pasar penting seperti China.Kapitalisasi pasar Apple saat ini adalah US$3.204 triliun, sementara Microsoft US$3.161 triliun dan Nvidia US$2.723 triliun. Apple juga tertinggal dalam pengembangan fitur AI dibandingkan pesaingnya seperti Samsung dan Google. Menurut Eric Schiffer, tarif baru ini mengancam dan mengganggu bisnis Apple serta sarat dengan muatan politik.

Experts Analysis

Eric Schiffer
Tarif itu ibarat pedang bermata dua bagi Apple, mengancam, mengganggu, dan sarat muatan politik.
Editorial Note
Terlihat jelas bahwa ketergantungan Apple dan Nvidia pada pasar China membuat mereka sangat rentan terhadap politik dagang yang berubah-ubah, sementara Microsoft dan Meta berhasil memanfaatkan diversifikasi produk dan inovasi teknologi untuk menembus pasar dengan kuat. Jika Apple tidak mempercepat pengembangan AI dan menyesuaikan strategi produk, mereka bisa kehilangan pangsa pasar lebih signifikan ke pesaing yang lebih agresif.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.