Kebijakan Tarif AS Picu Penurunan Saham Teknologi dan Ancaman Perang Dagang
Bisnis
Ekonomi Makro
08 Apr 2025
248 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Kebijakan tarif baru dapat memicu penurunan signifikan pada nilai saham perusahaan teknologi.
Apple berpotensi mengalami kenaikan harga iPhone akibat kebijakan tarif yang baru.
Dukungan Elon Musk terhadap Trump dapat menimbulkan tantangan bagi citra merek Tesla di pasar.
Kebijakan tarif resiprokal baru yang diumumkan Presiden AS Donald Trump berdampak besar pada sektor teknologi, menyebabkan penurunan nilai saham beberapa perusahaan besar. Saham Tesla, Apple, Alphabet, Microsoft, Amazon, Meta, dan Nvidia mengalami penurunan signifikan.
Investor khawatir adanya dampak perang tarif global dari kebijakan Trump. Analis Dan Ives menyebutkan bahwa Apple akan merasakan dampak paling besar karena sebagian besar iPhone dirakit di China, yang akan mempengaruhi harga produk tersebut.
Dukungan Elon Musk pada Trump dan politik sayap kanan Eropa menimbulkan krisis merek bagi Tesla. China juga membalas dengan mengenakan tarif impor 34% untuk barang dari AS, yang memicu ancaman tarif tambahan dari Trump.
Analisis Ahli
Dan Ives
Kebijakan tarif ini menciptakan 'bencana ekonomi tarif' dengan dampak paling besar terhadap Apple, terutama karena ketergantungan produksi iPhone di China dan sulitnya mempertahankan harga awal US$1.000 untuk iPhone model Pro jika diproduksi di AS.


