Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

India Pilih Fokus pada Uang Digital Negara, Tolak Gelombang Regulasi Kripto

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
07 Okt 2025
178 dibaca
1 menit
India Pilih Fokus pada Uang Digital Negara, Tolak Gelombang Regulasi Kripto

AI summary

India tidak mendukung cryptocurrency tanpa dukungan nyata dan lebih memilih mata uang digital yang dikeluarkan oleh bank sentral.
Pemerintah India memberlakukan pajak tinggi pada cryptocurrency sebagai bentuk pengaturan.
India tetap berbeda dari negara-negara lain yang mengadopsi regulasi pro-crypto dan mempercepat adopsi cryptocurrency.
India belum melarang mata uang kripto, tetapi pemerintah memberlakukan pajak tinggi pada aset digital pribadi. Menteri Piyush Goyal menegaskan bahwa pemerintah tidak mendukung kripto yang tidak memiliki jaminan dari negara, demi menghindari risiko bagi masyarakat.Sementara banyak negara maju mengembangkan aturan dan regulasi yang mendukung pemanfaatan mata uang kripto, India memilih untuk memprioritaskan pengembangan Rupee digital yang dikeluarkan oleh Bank Sentral India atau RBI.Negara-negara tetangga Asia seperti Singapura, Hong Kong, dan Jepang semakin membuka peluang investasi dan adopsi kripto dengan regulasi yang jelas dan insentif pajak. Sebaliknya, India lebih memilih untuk membatasi investasi pada aset digital swasta.Di saat yang sama, negara Barat mulai mengurangi minat terhadap mata uang digital bank sentral karena berbagai tantangan seperti privasi dan keamanan, namun India tetap berkomitmen dengan proyek CBDC-nya.Langkah India ini sangat berbeda dengan tren global dan berpotensi membuat pasar keuangannya kurang kompetitif di kawasan. Keberhasilan Rupee digital masih harus dibuktikan di masa depan.

Experts Analysis

Nouriel Roubini
India's cautious stance reflects real risks in crypto, but avoiding innovation risks economic isolation.
Neha Narula
Fokus pada CBDC is smart, but balanced regulation of private crypto can foster more financial innovation.
Editorial Note
Pendekatan India yang konservatif ini mencerminkan kekhawatiran atas stabilitas dan keamanan keuangan negara di era digital, namun terlalu mengandalkan CBDC bisa membatasi inovasi dan adopsi teknologi finansial modern. Jika India ingin bersaing di era ekonomi digital global, mereka perlu mempertimbangkan kebijakan yang lebih fleksibel terhadap kripto yang diatur daripada memusuhi seluruh sektor ini.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.