Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Menteri India Ungkap Investasi Kripto, Tapi Regulasi Masih Kabur

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
10 Sep 2025
1200 dibaca
2 menit
Menteri India Ungkap Investasi Kripto, Tapi Regulasi Masih Kabur

TLDR

Adopsi kripto di India meningkat meskipun ada ketidakpastian regulasi.
Mayoritas masyarakat India mendukung regulasi untuk aset digital.
Tantangan regulasi dapat menghambat pertumbuhan industri kripto dan inovasi di sektor fintech.
Menteri Jayant Chaudhary dan istrinya Charu Singh baru saja mengumumkan investasi mereka pada aset kripto yang tumbuh cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir, menandai transparansi yang jarang terjadi di kalangan kabinet India. Seiring pertumbuhan aset digital mereka secara pribadi, India juga tercatat sebagai negara teratas dalam adopsi kripto global menurut Chainalysis 2025.Meski begitu, negara tersebut masih menghadapi tantangan regulasi yang belum jelas atau lengkap sehingga menciptakan ketidakpastian di industri. Otoritas seperti RBI cenderung menghindari pemberian legitimasi penuh terhadap kripto dengan alasan risiko sistemik dan potensi gangguan pada sistem pembayaran nasional seperti UPI.Publik dan pelaku industri mendesak pemerintah agar memberikan aturan yang jelas terkait kepemilikan, perpajakan, dan tata kelola aset digital agar potensi inovasi dan partisipasi pasar dapat berkembang tanpa takut akan aturan yang berubah-ubah atau membingungkan.Pajak flat 30% dan tambahan TDS atas transaksi kripto dinilai terlalu memberatkan oleh kebanyakan investor, yang dapat menekan pertumbuhan pasar dan menyebabkan peralihan investasi ke negara dengan regulasi lebih menguntungkan. Hal ini juga menyebabkan banyak talenta kripto terbaik meninggalkan India demi kondisi yang lebih kondusif.Para ahli menyarankan bahwa India perlu mengadopsi kerangka regulasi yang jembatan antara teknologi lama dan baru dengan kebijakan pajak yang adil sehingga mampu mempertahankan posisi sebagai hub fintech dan memanfaatkan momentum antusiasme kripto rakyatnya.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.