Courtesy of YahooFinance
Arab Saudi terus menjual obligasi untuk mendapatkan dana, dengan dana kekayaan negara (Public Investment Fund/PIF) menawarkan utang dalam dolar pada hari Rabu. Mereka menawarkan dua jenis obligasi, satu dengan jangka waktu lima tahun dan satu lagi selama sembilan setengah tahun. Permintaan untuk obligasi ini sangat tinggi, mencapai lebih dari Rp 263.12 triliun ($16 miliar) , yang menunjukkan minat investor yang besar. Penjualan ini mengikuti obligasi senilai Rp 197.34 triliun ($12 miliar) yang diterbitkan oleh pemerintah Saudi sebelumnya bulan ini.
Saudi Arabia berencana untuk menghabiskan lebih dari Rp 16.45 quadriliun ($1 triliun) untuk mendiversifikasi ekonominya dari ketergantungan pada minyak, yang menyebabkan defisit anggaran dan kebutuhan untuk menjual lebih banyak utang di pasar internasional. PIF, yang memiliki aset sekitar Rp 15.21 quadriliun ($925 miliar) , bertugas melaksanakan rencana Vision 2030 yang dipimpin oleh Pangeran Mohammed bin Salman, termasuk investasi besar dalam teknologi seperti kecerdasan buatan.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang dilakukan Dana Investasi Publik baru-baru ini?A
Dana Investasi Publik baru-baru ini menjual obligasi dolar dengan jangka waktu lima tahun dan sembilan setengah tahun.Q
Siapa yang memimpin inisiatif Vision 2030 di Arab Saudi?A
Inisiatif Vision 2030 di Arab Saudi dipimpin oleh Crown Prince Mohammed bin Salman.Q
Apa tujuan dari penjualan obligasi oleh Arab Saudi?A
Tujuan dari penjualan obligasi oleh Arab Saudi adalah untuk mendiversifikasi ekonomi dan mengatasi defisit anggaran.Q
Bank mana saja yang terlibat dalam penjualan obligasi terbaru?A
Bank yang terlibat dalam penjualan obligasi terbaru termasuk BNP Paribas, Citigroup, Goldman Sachs, HSBC, JPMorgan Chase, dan Standard Chartered.Q
Berapa total aset yang dimiliki oleh Dana Investasi Publik?A
Dana Investasi Publik memiliki aset sekitar $925 miliar.