Courtesy of YahooFinance
Pada hari Rabu, pasar obligasi AS stabil setelah ancaman tarif terbaru dari Donald Trump dianggap lebih ringan dari yang diperkirakan oleh investor. Meskipun Trump memperluas ancaman tarifnya ke China dan Eropa, tindakan yang diambilnya sejauh ini hanya berupa panggilan untuk meninjau praktik perdagangan, tanpa langsung menerapkan tarif. Hal ini membuat investor merasa lebih tenang, dan hasil obligasi 10 tahun berada di angka 4,57%, lebih rendah dari puncak awal tahun.
Investor percaya bahwa ancaman tarif Trump mungkin tidak seburuk yang dibayangkan, dan mereka berharap pendekatan yang lebih ringan dari AS. Meskipun Trump berbicara tentang menerapkan tarif mulai 1 Februari, ia memberikan waktu bagi negara-negara seperti China untuk merespons sebelum tindakan lebih lanjut diambil. Secara keseluruhan, pasar tampak nyaman dengan situasi ini, dan hasil obligasi jangka panjang juga menunjukkan penurunan.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang terjadi dengan obligasi AS setelah ancaman tarif terbaru dari Trump?A
Obligasi AS stabil setelah ancaman tarif terbaru dari Trump, dengan yields yang turun sekitar satu basis poin.Q
Bagaimana reaksi investor terhadap kebijakan perdagangan Trump?A
Investor merasa bahwa ancaman tarif Trump mungkin lebih berisik daripada berbahaya, sehingga pasar menjadi lebih nyaman.Q
Apa yang dimaksud dengan 'tarif ringan' yang diharapkan oleh Uni Eropa?A
Uni Eropa berharap bahwa mereka dapat melihat pendekatan 'tarif ringan' dari AS, yang berarti tarif yang tidak terlalu tinggi.Q
Apa yang telah dilakukan Trump terkait tarif terhadap China dan Eropa?A
Trump telah mengancam untuk menerapkan tarif pada ekspor China, tetapi tindakan konkret yang diambilnya masih terbatas.Q
Siapa yang memberikan analisis tentang pasar obligasi dalam artikel ini?A
Kathleen Brooks dari XTB dan Michael Leister dari Commerzbank memberikan analisis tentang pasar obligasi.