Courtesy of TechCrunch
Sebuah Tesla Cybertruck meledak dan terbakar di luar Trump International Hotel di Las Vegas, menyebabkan satu orang tewas dan tujuh orang terluka. Investigasi mengidentifikasi Matthew Alan Livelsberger, seorang anggota aktif Angkatan Darat AS, sebagai penyewa Cybertruck tersebut. Sebelum ledakan, Livelsberger dilaporkan meninggal akibat tembakan yang dilakukannya sendiri. Video dari saksi mata menunjukkan kendaraan tersebut tiba dan kemudian meledak. Pihak berwenang sedang menyelidiki insiden ini dan memastikan tidak ada ancaman lebih lanjut bagi masyarakat Las Vegas.
CEO Tesla, Elon Musk, menyatakan bahwa ledakan tersebut disebabkan oleh kembang api besar atau bom yang dibawa di dalam Cybertruck, dan bukan karena masalah pada kendaraan itu sendiri. Musk juga berterima kasih kepada pihak kepolisian atas kerjasama dalam menyelidiki kejadian ini. Sementara itu, perusahaan penyewaan mobil Turo yang digunakan untuk menyewa Cybertruck tersebut menyatakan bahwa mereka bekerja sama dengan pihak berwenang dan tidak menemukan latar belakang kriminal pada penyewa yang terlibat dalam insiden ini.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang terjadi dengan Cybertruck di Las Vegas?A
Cybertruck meledak dan terbakar di luar Trump International Hotel Las Vegas, menyebabkan satu orang tewas dan tujuh orang terluka.Q
Siapa yang diidentifikasi sebagai penyewa Cybertruck?A
Matthew Alan Livelsberger diidentifikasi sebagai penyewa Cybertruck yang terlibat dalam insiden tersebut.Q
Apa yang ditemukan di dalam Cybertruck setelah ledakan?A
ID militer, kartu kredit, dan paspor Livelsberger ditemukan di dalam Cybertruck setelah ledakan.Q
Bagaimana Elon Musk terlibat dalam insiden ini?A
Elon Musk terlibat dengan memberikan informasi kepada pihak berwenang mengenai operasi Cybertruck dan data telemetri kendaraan.Q
Apa hubungan antara insiden di Las Vegas dan serangan di New Orleans?A
Meskipun tidak ada hubungan langsung yang dinyatakan, pihak berwenang mengambil langkah-langkah pencegahan setelah serangan di New Orleans.