
Sarvam, sebuah perusahaan AI dari India, baru-baru ini memperkenalkan model bahasa buatan generasi terbaru yang lebih kecil dan efisien. Model ini diluncurkan sebagai upaya untuk bersaing dengan sistem AI mahal yang dikembangkan oleh perusahaan-perusahaan besar dari Amerika Serikat dan China. Peluncuran tersebut disampaikan dalam ajang India AI Impact Summit di New Delhi, mendukung tujuan pemerintah India agar tidak terlalu bergantung pada teknologi asing.
Perusahaan ini menghadirkan model dengan parameter yang jauh lebih besar daripada sebelumnya, yaitu 30 miliar dan 105 miliar parameter, yang menggunakan teknologi mixture-of-experts. Teknologi ini memungkinkan hanya sebagian kecil fitur AI yang aktif pada satu waktu, sehingga mengurangi biaya komputasi sekaligus menjaga performa. Model 30B dirancang untuk percakapan waktu nyata dengan rentang konteks 32.000 token, dan model 105B mendukung konteks hingga 128.000 token untuk tugas yang kompleks.
Berbeda dari pendekatan fine-tuning pada model open source yang sudah ada, Sarvam melatih modelnya dari awal dengan menggunakan triliunan kata dari berbagai bahasa India. Ini membuat model-model ini sangat cocok untuk penggunaan di negara dengan banyak ragam bahasa seperti India. Model ini juga mendukung aplikasi suara ke teks, teks ke suara, serta pengenalan gambar untuk menguraikan dokumen.
Pengembangan model ini didukung oleh misi pemerintah India bernama IndiaAI Mission, dengan bantuan infrastruktur dari operator data center Yotta dan dukungan teknis dari Nvidia. Sarvam juga berencana membuka kode sumber untuk model besar mereka, meskipun belum jelas apakah data pelatihan dan kode lengkap juga akan tersedia bagi publik.
Selain model besar ini, Sarvam bermaksud untuk mengembangkan produk khusus seperti alat bantu pemrograman dan platform agen percakapan bernama Samvaad. Sejak didirikan pada 2023, Sarvam sudah mengumpulkan dana lebih dari 50 juta dolar AS dari beberapa investor besar seperti Lightspeed Venture Partners dan Khosla Ventures, menunjukkan kepercayaan pasar terhadap visi mereka.