Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus
Teknologi

Inovasi Mobilitas Listrik dan Otonom

Share

Inovasi dalam mobilitas listrik, otonomi, dan robotik membuka jalan untuk transportasi masa depan yang lebih efisien dan aman.

17 Feb 2026, 20.34 WIB

BYD Siapkan Song Ultra EV, SUV Listrik Segmen B dengan Teknologi Canggih

BYD Siapkan Song Ultra EV, SUV Listrik Segmen B dengan Teknologi Canggih
BYD, perusahaan otomotif asal Tiongkok, akan segera meluncurkan Song Ultra EV, SUV listrik pertama di segmen B untuk lini Dynasty mereka. Produk ini hadir setelah mendapatkan persetujuan regulasi penting dari kementerian terkait, menandakan kesiapan untuk memasuki pasar dengan inovasi terbaru. SUV ini memiliki dimensi yang sedikit lebih besar dibandingkan dengan model Song sebelumnya, menawarkan kenyamanan lebih luas bagi penggunanya. Dengan panjang 4.850 mm dan lebar 1.910 mm, mobil ini memiliki performa motor listrik depan dengan tenaga 362 hp yang cukup kuat untuk segmen tersebut. BYD menyediakan dua opsi baterai untuk Song Ultra EV, yakni 75,616 kWh dan 82,73 kWh, dengan jarak tempuh maksimal mencapai 710 km menurut standar CLTC. Harga yang ditawarkan berkisar antara 31.900 hingga 37.600 USD, sehingga menawarkan nilai kompetitif bagi konsumen. Salah satu fitur unggulan dari mobil ini adalah sistem bantuan pengemudi tingkat menengah 'God’s Eye B' yang dilengkapi sensor LiDAR pada atap. Sistem ini mampu menjalankan fitur Level 3 seperti berkendara otonom di jalan raya dan kota serta parkir otomatis, yang jarang ditemukan di segmen harga ini. Peluncuran resmi Song Ultra EV direncanakan pada akhir 2026 di pasar Tiongkok. Kesuksesan BYD dalam menguasai pasar EV global dengan inovasi teknologi dan harga terjangkau membuat model ini sangat dinantikan dan berpotensi memperkuat posisi pabrikan ini lebih jauh.
17 Feb 2026, 18.07 WIB

Hull 096: Kapal Feri Listrik Terbesar Dunia Siap Beroperasi 2026

Hull 096: Kapal Feri Listrik Terbesar Dunia Siap Beroperasi 2026
Hull 096 adalah kapal feri listrik terbesar yang sedang dibangun oleh perusahaan Australia, Incat. Kapal ini dirancang khusus untuk beroperasi sepenuhnya menggunakan tenaga listrik dari baterai besar yang setara dengan daya hampir 500 kendaraan Tesla. Dengan panjang 130 meter, kapal ini mampu membawa hingga 2.100 penumpang serta 225 kendaraan. Sebagai kendaraan listrik besar, Hull 096 menggunakan 250 ton baterai yang mampu menghasilkan 40 megawatt energi, empat kali lebih besar dibandingkan instalasi baterai kapal sebelumnya. Kapal ini dilengkapi dengan delapan daya jet air yang memberikan kecepatan maksimal hingga 46 km/jam, sekaligus menjaga efisiensi dan ramah lingkungan. Keamanan menjadi prioritas utama dalam pembangunan Hull 096. Kapal ini menggunakan sistem evakuasi maritim (MES) dari Liferaft Systems Australia, dengan enam unit MES masing-masing sepanjang 22 meter. Sistem ini terhubung dengan 13 sekoci yang mampu mengevakuasi hingga 2.432 orang, jauh melampaui kapasitas penumpang kapal. Setelah proses konstruksi, kapal ini memulai uji pelayaran dan manuver di pelabuhan Derwent sebagai bagian dari tahap pengujian performa dan sistem kontrolnya. Selanjutnya, Hull 096 akan dioperasikan oleh operator feri Buquebus di rute lintas Sungai Plate yang menghubungkan Buenos Aires, Argentina dengan berbagai titik di Uruguay. Selain fungsi transportasi, kapal ini juga menghadirkan ruang belanja terbesar yang pernah ada di kapal sejenis, dengan luas 2.300 meter persegi. Dengan segala keunggulan ini, Hull 096 akan menjadi tonggak besar dalam pengembangan transportasi maritim berkelanjutan dan ramah lingkungan di masa depan.
17 Feb 2026, 16.32 WIB

Unitree Mendorong Produksi Massal Robot Humanoid di China dengan Kemampuan Canggih

Unitree Mendorong Produksi Massal Robot Humanoid di China dengan Kemampuan Canggih
Unitree Robotics, sebuah perusahaan dari China, sedang mempersiapkan diri untuk mengirimkan sekitar 20.000 robot humanoid pada tahun ini, meningkat drastis dibandingkan 5.500 robot yang akan dikirim pada tahun 2025. Hal ini menunjukkan peningkatan kapasitas produksi dan teknologi yang signifikan. Keberhasilan Unitree mencuri perhatian publik terjadi saat penampilan mereka di Gala Festival Musim Semi yang disiarkan oleh CCTV. Robot mereka menampilkan aksi seni bela diri, melompat dari trampolin, dan memanjat dinding secara otomatis, hal yang menjadi tontonan menarik di acara tersebut. Robot G1 buatan Unitree menjalankan gerakan yang kompleks dan sepenuhnya otomatis, termasuk somersault di trampolin yang mencapai ketinggian hampir tiga meter dan berlari dengan kecepatan hingga 14 km/jam, sebuah prestasi yang belum pernah ada sebelumnya. Performa tinggi robot ini menunjukkan kemampuan praktis yang dapat dimanfaatkan untuk penempatan robot secara massal di masa depan, sementara kejatuhan yang direncanakan sebagai bagian dari pertunjukan menegaskan tingkat presisi dalam kontrol robotik. Proyeksi Wang Xingxing, CEO Unitree, memperkirakan pasar global robot humanoid bisa mencapai puluhan ribu unit tahun ini, di mana Unitree akan mengambil porsi besar dengan pengiriman mereka, menandai langkah besar bagi industri robotika di China dan dunia.
17 Feb 2026, 08.36 WIB

Pasukan AS Uji Drone Kargo Berat untuk Tingkatkan Logistik Aman di Medan Tempur

Pasukan AS Uji Drone Kargo Berat untuk Tingkatkan Logistik Aman di Medan Tempur
Angkatan Darat Amerika Serikat baru saja menguji sebuah drone kargo berat bernama TRV-150 di Fort Stewart, Georgia, dengan tujuan memperkenalkan teknologi otonom dalam operasi pengiriman logistik. Drone ini sebelumnya telah digunakan Amerika Serikat Marinir dan Angkatan Laut Kerajaan Inggris, dan kini Angkatan Darat mencoba menilai kelayakannya dalam dunia militer mereka sendiri. TRV-150 adalah sebuah pesawat drone jenis lepas landas dan mendarat secara vertikal yang menggunakan tenaga listrik. Drone ini mampu mengangkut muatan hingga 150 pon dalam sekali terbang dengan jangkauan sekitar 43 mil. Kecepatan maksimalnya mencapai 107.83 km (67 mil) per jam dan durasi penerbangan bisa berlangsung hingga 36 menit, sangat efisien untuk operasi di medan tempur. Drone ini dapat terbang secara otomatis menggunakan sistem navigasi waypoint yang diprogram oleh prajurit. Penggunaannya memang dirancang agar lebih aman karena bisa mendarat di titik tertentu atau bahkan meluncurkan muatan dari udara. Material yang diangkut dapat berupa amunisi, ransum, obat-obatan, atau perlengkapan penting lainnya, serta mampu mengambil kembali perlengkapan dari area yang sulit dijangkau. Salah satu tujuan utama penggunaan drone ini adalah mengurangi ketergantungan pada konvoi darat yang rentan terhadap serangan musuh, pengintaian, dan alat perang modern seperti munisi mengintai. Dengan drone, pengiriman logistik menjadi lebih aman, lebih cepat, dan mengurangi risiko bagi para prajurit yang biasanya akan mengawal konvoi pasokan tersebut. Dalam latihan di Fort Stewart, para prajurit mempraktikkan berbagai aspek seperti peluncuran drone, perencanaan rute, dan proses pemulihan setelah misi. Evaluasi tidak hanya berfokus pada kinerja drone, tapi juga kesiapan serta kemampuan prajurit dalam mengoperasikan sistem ini secara efektif. Jika berhasil diintegrasikan, drone seperti TRV-150 ini dapat menjadi standar baru dalam operasi logistik militer masa depan.
11 Feb 2026, 04.20 WIB

Bos Boston Dynamics Robert Playter Mundur, CFO Amanda McMaster Ambil Alih Sementara

Bos Boston Dynamics Robert Playter Mundur, CFO Amanda McMaster Ambil Alih Sementara
Boston Dynamics, perusahaan robotika terkemuka yang berbasis di Massachusetts, tengah mengalami pergantian kepemimpinan. Robert Playter, CEO perusahaan sejak tahun 2020 yang juga telah berkarir selama 30 tahun di sana, memutuskan untuk mundur dari jabatannya. Keputusannya diumumkan secara internal dan menjadi perhatian penting dalam industri robotika. Sebagai tindakan sementara, Amanda McMaster, yang selama ini menjabat sebagai Chief Financial Officer (CFO) perusahaan, akan mengambil alih posisi CEO hingga ditemukan pengganti yang tepat. Pengumuman ini menandai transisi kepemimpinan yang signifikan di Boston Dynamics, terutama mengingat peran penting Playter selama bertahun-tahun. Boston Dynamics memberikan penghormatan khusus kepada Playter yang dianggap sebagai icon dalam dunia robotika global. Ia dikenal berjasa dalam pengembangan robot-robot inovatif seperti Spot, robot berkaki empat pertama yang mampu dikomersialkan, dan Atlas, robot humanoid canggih yang menunjukkan kemajuan teknologi perusahaan. Sejarah perusahaan ini panjang dan penuh perubahan kepemilikan, mulai dari didirikan oleh Marc Raibert di MIT pada tahun 1992, kemudian diakuisisi oleh Alphabet pada 2013, SoftBank pada 2017, dan terakhir oleh Hyundai pada 2021. Meski demikian, Boston Dynamics tetap menjadi pemimpin dalam inovasi robot bergerak berkat kontribusi para pemimpinnya. Untuk sementara, Boston Dynamics berkomitmen menjaga stabilitas dan kelanjutan inovasi sambil mencari pemimpin baru yang bisa melanjutkan visi Playter. Pergantian CEO ini dianggap sebagai bagian dari proses alami pertumbuhan perusahaan di industri teknologi tinggi yang sangat dinamis.
10 Feb 2026, 07.30 WIB

Robot Humanoid Kini Bisa Disewa untuk Hiburan di Acara Spesial di Cina

Robot humanoid, yang biasanya dikembangkan untuk membantu di pabrik dan gudang, sekarang mulai mendapatkan peran baru sebagai penghibur sewaan di Cina. Botshare, sebuah platform dari Shanghai, menawarkan layanan di mana pelanggan bisa menyewa robot-robot ini untuk menari, menyanyi, dan berakting selama sekitar 90 menit dengan harga 999 yuan. Layanan tersebut dirancang untuk berbagai acara seperti pesta ulang tahun, perayaan Valentine, dan perayaan Tahun Baru Imlek. Robot-robot ini datang dengan kostum bertema dan dapat menyesuaikan gerakan serta interaksi untuk memberikan hiburan sesuai suasana acara. Pelanggan bisa mengakses layanan ini lewat aplikasi mini di WeChat, membuatnya mudah dan cepat dipesan. Selain itu, setiap sesi penyewaan didampingi oleh teknisi yang membantu dalam pemasangan dan pengaturan robot agar tampil optimal. Agibot, perusahaan robot pembuat robot ini, mempromosikan layanan ini dengan pertunjukan yang direkam sebelumnya yang menampilkan berbagai tontonan termasuk tarian dan seni bela diri ala kung fu. Ini adalah langkah awal mencari penggunaan komersial yang realistik bagi robot humanoid yang selama ini belum memenuhi ekspektasi di sektor industri. Dengan hadirnya layanan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mengenal teknologi robot humanoid dari sisi hiburan dan interaksi langsung. Kedepannya, layanan seperti ini bisa meluas ke kota-kota lain dan berperan sebagai penghubung penting antara teknologi dan kehidupan sehari-hari.

Baca Juga

  • Integrasi AI dalam Layanan Bisnis

  • Ekosistem Elektronik Konsumen yang Berkembang

  • Tantangan Mobilitas Otonom

  • Guncangan Politik dan Ekonomi China

  • Inovasi Mobilitas Otonom dan Listrik