Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus
Teknologi

WhatsApp Terancam: Peningkatan Pelanggaran Keamanan dan Potensi Pemblokiran

Share

Cerita ini menyatukan laporan mengenai berbagai masalah keamanan dan privasi pada WhatsApp, termasuk indikasi penyadapan, penggantian foto profil dengan inisial, serta ancaman pemblokiran. Isu ini menyoroti pentingnya peningkatan sistem keamanan dan kebijakan untuk melindungi pengguna.

05 Feb 2026, 07.05 WIB

6 Tanda Anda Mungkin Diblokir di WhatsApp dan Fitur Blokir Baru

6 Tanda Anda Mungkin Diblokir di WhatsApp dan Fitur Blokir Baru
WhatsApp menyediakan fitur blokir yang memungkinkan pengguna menghindari kontak yang tidak diinginkan, seperti chat dan telepon. Namun, WhatsApp tidak memberikan pemberitahuan saat seseorang diblokir untuk menjaga privasi, sehingga pengguna harus mencari tanda-tandanya sendiri. Ada enam tanda yang bisa menjadi petunjuk Anda mungkin diblokir seseorang di WhatsApp. Misalnya, tidak adanya foto profil, hanya ada ceklis satu pada pesan yang dikirim, dan tidak bisa melihat status Last Seen dari pengguna tersebut. Selain itu, jika Anda tidak bisa menelepon orang tersebut melalui WhatsApp atau tidak dapat melihat status WhatsApp mereka, ini juga bisa menjadi tanda blokir. Namun, semua tanda ini bisa disebabkan oleh alasan lain seperti pengaturan privasi atau masalah koneksi internet. WhatsApp juga menghadirkan fitur bernama Block Shortcut yang memungkinkan pengguna memblokir kontak yang tidak dikenal langsung dari bilah notifikasi tanpa harus membuka percakapan. Ini adalah langkah penting untuk mempercepat dan mempermudah pemblokiran, terutama dari kontak yang mencurigakan. Fitur baru ini diharapkan dapat membantu pengguna menghindari serangan spam dan phishing dengan lebih cepat dan aman. WhatsApp terus mengembangkan opsi blokir yang lebih mudah diakses guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna.
04 Feb 2026, 11.50 WIB

India Dorong Arattai, Aplikasi Lokal Gantikan WhatsApp yang Tertekan Regulasi

India Dorong Arattai, Aplikasi Lokal Gantikan WhatsApp yang Tertekan Regulasi
Pada akhir 2025, aplikasi pesan singkat asal India bernama Arattai menjadi sorotan besar setelah pemerintah India mempromosikannya sebagai alternatif lokal pengganti WhatsApp. Upaya ini merupakan bagian dari strategi India untuk memperkuat industri teknologi dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada aplikasi-aplikasi yang dikembangkan di Amerika Serikat. Arattai, yang sudah ada sejak 2021 dan dikembangkan oleh Zoho, mengalami lonjakan luar biasa dalam jumlah pengguna baru harian pada Oktober 2025, dari 3.000 menjadi 350.000 pengguna. Kenaikan yang drastis ini terjadi seiring dorongan pemerintah yang mengajak masyarakat menggunakan aplikasi buatan lokal. Selain persaingan dari aplikasi lokal, WhatsApp juga menghadapi tantangan hukum serius di India. Pengadilan tinggi India memperingatkan potensi pemblokiran mekanisme pembagian data WhatsApp ke perusahaan terkait milik Meta, karena dianggap memiliki kebijakan privasi yang menyesatkan dan sulit dipahami oleh pengguna awam. Perselisihan antara WhatsApp dan regulator India telah berlangsung sejak November 2024, termasuk denda sebesar 25,4 juta dolar Amerika Serikat dan larangan berbagi data pengguna untuk tujuan iklan selama 5 tahun. Meski pembatasan ini sempat dicabut oleh pengadilan banding, hukuman denda tetap berlaku dan kasus masih berlanjut ke Mahkamah Agung India. India merupakan pasar terbesar bagi Meta berdasarkan jumlah pengguna, dengan estimasi lebih dari 400 juta pengguna Facebook dan hampir 500 juta pengguna Instagram di negara tersebut. Dengan tekanan regulasi dan munculnya alternatif lokal seperti Arattai, persaingan aplikasi pesan singkat di India semakin ketat dan krusial bagi masa depan teknologi digital di kawasan ini.
04 Feb 2026, 07.20 WIB

Waspada! Kenali Tanda Akun WhatsApp Disadap dan Cara Mengamankannya

Waspada! Kenali Tanda Akun WhatsApp Disadap dan Cara Mengamankannya
WhatsApp menjadi aplikasi pesan yang sangat populer, namun sayangnya semakin rentan terhadap tindakan penyadapan. Penyadap bisa mengakses informasi pribadi pengguna melalui berbagai cara seperti aplikasi pihak ketiga, WhatsApp Web, dan bahkan malware yang masuk ke ponsel. Hal ini tentu sangat berbahaya, karena banyak layanan penting menggunakan WhatsApp untuk mengirimkan kode keamanan atau OTP. Pengguna harus pandai mengenali tanda-tanda bahwa akun WhatsApp mereka sedang disadap atau diretas. Beberapa tanda yang paling mudah diamati antara lain adalah menerima kode OTP tanpa meminta, keluar otomatis dari aplikasi, pesan yang sudah terbaca padahal belum dibuka, pesan terkirim sendiri, muncul status asing yang tidak dibuat oleh pengguna, dan adanya panggilan telepon yang tidak dilakukan pengguna. Untuk mengamankan akun WhatsApp, pengguna wajib memanfaatkan fitur verifikasi dua langkah yang disediakan aplikasi. Fitur ini memberikan lapisan keamanan tambahan sehingga pelaku tidak mudah mengakses akun. Selain itu, pengguna juga disarankan mengunci aplikasi dengan sidik jari dan secara rutin memeriksa perangkat yang terhubung lewat fitur WhatsApp Web. Jika akun sudah terlanjur diretas, pengguna harus segera menonaktifkan akun dengan menghubungi pihak WhatsApp melalui email dan menjelaskan kronologi kejadian agar akun bisa dilindungi. Pengguna juga dianjurkan untuk melakukan instal ulang aplikasi dan login kembali pakai nomor yang sama agar keamanan bisa dikendalikan kembali. Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, risiko pembajakan dan penyadapan akun WhatsApp bisa diminimalisir. Tentunya, kesadaran dan kehati-hatian dari pengguna sangat dibutuhkan agar data pribadi tetap aman dan terlindungi dari penyalahgunaan yang berpotensi merugikan.
02 Feb 2026, 07.20 WIB

Penyebab Foto Profil WhatsApp Hilang dan Tanda Kontak Memblokir Anda

Penyebab Foto Profil WhatsApp Hilang dan Tanda Kontak Memblokir Anda
Banyak pengguna WhatsApp mengalami situasi di mana foto profil kontak tertentu hilang dan digantikan dengan inisial nama atau gambar default. Ini membuat pengguna bertanya-tanya apa penyebabnya dan apakah ada masalah dengan kontak tersebut. Salah satu penyebab utama hilangnya foto profil adalah jika kontak tersebut memblokir Anda. Tanda lain blokir bisa dilihat dari hilangnya informasi last seen, status WhatsApp yang tidak muncul, dan pesan yang hanya mendapatkan satu centang. Selain itu, kontak Anda mungkin memang tidak memasang foto profil sama sekali, atau Anda yang tidak dapat melihatnya karena pengaturan privasi mereka yang membatasi orang lain selain kontaknya sendiri. WhatsApp memiliki beberapa opsi privasi untuk foto profil, seperti Semua Orang, Kontak Saya, Kontak Saya Kecuali, dan Tidak Ada Siapapun. Jadi jika pengguna tidak menyimpan nomor Anda dan pengaturan foto profilnya hanya untuk kontak saja, Anda tidak bisa melihat fotonya. Masalah teknis seperti sinkronisasi juga bisa membuat foto profil tidak muncul. Untuk mengatasinya, Anda bisa menutup aplikasi, memperbaruinya, atau mencoba lagi setelah beberapa saat.

Baca Juga

  • Alat Coding Agens yang Merevolusi Produktivitas Pengembang

  • Pasar EV China: Menavigasi Penurunan Penjualan dan Munculnya Pesaing Baru

  • WhatsApp Terancam: Peningkatan Pelanggaran Keamanan dan Potensi Pemblokiran

  • Integrasi Pengkodean Agen di macOS Meningkatkan Produktivitas Pengembang

  • Pengaruh Meluas Elon Musk: Penggabungan Perusahaan Teknologi dengan Manuver Politik Global