
Elon Musk mengumumkan bahwa SpaceX telah mengakuisisi xAI, perusahaan yang juga memiliki platform media sosial X, untuk membentuk sebuah mesin inovasi terintegrasi yang menggabungkan teknologi AI, roket, dan internet luar angkasa. Tujuan utama dari penggabungan ini adalah untuk menciptakan AI sentien yang bisa memahami alam semesta.
Konsep ini lahir dari kendala besar yang dihadapi pengembangan AI masa kini yaitu kebutuhan energi yang sangat besar dari data center di bumi. Pengoperasian data center ini menghasilkan dampak lingkungan dan sosial yang cukup serius sehingga solusi baru sangat diperlukan.
Dalam jangka panjang, penggunaan AI berbasis ruang angkasa menjadi satu-satunya jalan untuk memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat. Ruang angkasa menyediakan sumber energi matahari dalam skala yang sangat besar, yang tidak dapat dicapai di bumi.
Dengan skala energi yang tersedia dari matahari, penggabungan teknologi SpaceX dengan AI milik xAI ini bertujuan untuk menciptakan sesuatu yang jauh lebih maju: sebuah sistem AI yang bisa meningkatkan pemahaman manusia tentang alam semesta dan memperluas kesadaran hingga ke bintang-bintang.
Langkah ini tidak hanya menandai babak baru bagi SpaceX dan xAI, tetapi juga membuka peluang teknologi masa depan yang sangat besar, baik dari sisi energi hijau maupun pengembangan kecerdasan buatan yang lebih maju dan berkesadaran.