Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus
Teknologi

Dinamika Pasar iPhone Apple: Penjualan Rekor dan Tantangan Harga

Share

Berbagai laporan menyajikan gambaran dinamis mengenai pasar iPhone Apple. Di satu sisi, tercatat kuartal penjualan yang rekor, sedangkan di sisi lain muncul perdebatan seputar isu kenaikan harga. Fenomena ini menunjukkan adanya tekanan dan peluang bagi Apple di tengah persaingan global yang semakin ketat.

30 Jan 2026, 17.00 WIB

Penjualan iPhone Apple Melonjak di China Meski Saingan Lokal Semakin Ketat

Penjualan iPhone Apple Melonjak di China Meski Saingan Lokal Semakin Ketat
Apple telah memperlihatkan hasil penjualan yang sangat mengesankan di pasar China selama kuartal pertama fiskal 2026, dengan pendapatan di wilayah Greater China meningkat sebesar 38 persen dibandingkan tahun lalu. Hal ini jauh lebih tinggi dibanding peningkatan pendapatan global Apple yang hanya 16 persen dalam periode yang sama. Wilayah Greater China mencakup China daratan, Hong Kong, dan Taiwan, dan di area ini Apple berhasil mencapai rekor penjualan iPhone terbaik dalam sejarahnya. CEO Apple, Tim Cook, menyatakan bahwa penjualan yang kuat ini didorong oleh antusiasme konsumen terhadap seri iPhone 17 terbaru. Selain peningkatan pendapatan, kunjungan ke toko-toko Apple di China juga meningkat dengan persentase dua digit dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menunjukkan adanya minat yang tinggi dari konsumen terhadap produk Apple, meskipun kondisinya penuh tantangan. Apple juga mencatatkan jumlah pengguna aktif yang mencapai titik tertinggi sepanjang masa di Greater China dan China daratan, menandakan keberhasilan perusahaan dalam memperluas basis pelanggan di pasar yang sangat kompetitif ini. Keberhasilan ini datang di tengah tantangan seperti sentimen konsumen yang lesu di pasar dalam negeri dan tekanan rantai pasokan akibat kekurangan chip memori. Namun, Apple mampu mengatasi hambatan tersebut dan meningkatkan penjualan secara signifikan.
30 Jan 2026, 16.25 WIB

Krisis Chip dan Memori Guncang Produksi iPhone, Apple Turunkan Target Penjualan

Krisis Chip dan Memori Guncang Produksi iPhone, Apple Turunkan Target Penjualan
Apple mengalami kendala produksi akibat krisis global pada pasokan chip dan memori. Hal ini menyebabkan mereka harus menurunkan target penjualan iPhone seri terbaru meskipun permintaan pasar sangat besar. Laporan keuangan kuartal pertama Apple menunjukkan pendapatan naik 16 persen berkat tingginya minat terhadap iPhone 17. Meski begitu, pertumbuhan ini tidak mencapai potensi penuh karena keterbatasan produksi. Menurut CFO Apple, Kevan Parekh, kendala suplai komponen terutama chip dan memori mempengaruhi prediksi pendapatan mereka yang tumbuh antara 13 hingga 16 persen di kuartal berikutnya. CEO Apple, Tim Cook, mengungkapkan masalah utama adalah akses pada teknologi advance node di pabrik TSMC yang menghambat produksi chip seri A dan M. Di sisi lain, harga memori yang naik karena kenaikan permintaan dari pusat data AI menambah tekanan biaya. Apple berencana menggunakan teknologi 3 nanometer TSMC untuk produksi chip ke depan, tetapi mereka juga harus mencari solusi menghadapi negara ketatnya rantai pasok dan fluktuasi harga komponen agar bisa memenuhi target produksi.
30 Jan 2026, 04.54 WIB

Apple Raih Rekor Pendapatan iPhone dan Siapkan Siri dengan AI Canggih

Apple Raih Rekor Pendapatan iPhone dan Siapkan Siri dengan AI Canggih
Apple melaporkan kuartal pertama 2026 dengan pendapatan rekor, terutama dari penjualan iPhone yang mencapai lebih dari 85,3 miliar dolar. Ini merupakan prestasi terbaik Apple dalam sejarahnya dengan pertumbuhan signifikan di seluruh wilayah geografis. Laporan keuangan ini juga menunjukkan pendapatan total Apple mencapai 143,8 miliar dolar, naik 16 persen dibandingkan tahun lalu, dengan layanan digital seperti Apple Music dan iCloud meningkat 14 persen. Meskipun ada penundaan dalam pembaruan Siri yang menggunakan teknologi AI, iPhone 17 berhasil menarik minat pasar berkat fitur-fitur baru yang sebelumnya hanya ada pada model Pro. Apple bekerja sama dengan Google untuk menggunakan mesin AI Gemini yang sudah disesuaikan untuk meningkatkan Siri. Selain itu, Apple mengakuisisi startup AI Q.ai yang memiliki teknologi unik untuk komunikasi tanpa suara melalui gerakan mikro di wajah. Menurut laporan, Apple berencana mengubah Siri menjadi chatbot AI yang lebih pintar dan menyediakan fitur pencarian web berbasis AI, menandai langkah besar Apple dalam teknologi kecerdasan buatan yang semakin penting untuk masa depan perangkatnya.
29 Jan 2026, 18.04 WIB

Penundaan Rilis iOS 26.3 Karena Update Kecil AirTag dan Persiapan Siri Baru

Penundaan Rilis iOS 26.3 Karena Update Kecil AirTag dan Persiapan Siri Baru
Apple awalnya diperkirakan akan merilis pembaruan besar iOS 26.3 pada akhir Januari 2024. Namun, rencana ini berubah saat sebuah pembaruan kecil, iOS 26.2.1, tiba secara tiba-tiba. Pembaruan kecil ini bertujuan untuk mendukung fitur baru dari AirTag generasi kedua dan beberapa perbaikan bug ringan. Kejutan ini membuat banyak pengguna dan analis mengetik ulang prediksi mereka soal jadwal rilis iOS 26.3. Pembaharuan iOS 26.2.1 ini cukup unik karena tidak mengandung masalah keamanan, hanya fokus pada dukungan AirTag generasi kedua dan perbaikan fungsi yang sudah ada. Apple sengaja menghindari merilis banyak pembaruan berdekatan untuk menjaga stabilitas dan kenyamanan pengguna. Oleh sebab itu, iOS 26.3 yang besar kemudian ditunda agar tidak bertabrakan dengan pembaruan AirTag tersebut. Pada hari yang sama iOS 26.2.1 dirilis, Apple juga memberikan pembaruan berupa beta ketiga untuk iOS 26.3 kepada para pengembang dan publik beta di hari berikutnya. Langkah ini menunjukkan bahwa Apple tetap melanjutkan pengembangan iOS 26.3 meski jadwal rilisnya berubah. Proses itu biasanya akan berlanjut dengan rilis Release Candidate, yang merupakan tahap akhir sebelum versi siap edar. Release Candidate untuk iOS 26.3 diperkirakan akan tersedia di awal Februari, kemungkinan besar pada tanggal 2 Februari. Setelahnya, rilis publik dari iOS 26.3 diprediksi akan hadir paling cepat pada tanggal 4 Februari, dan paling lambat pada tanggal 9 Februari 2024. Semua ini memperlihatkan bahwa Apple berusaha mengatur jadwal peluncuran agar lancar dan tidak mengganggu rencana fitur berikutnya. Pembaruan penting berikutnya yang sudah dipersiapkan Apple adalah iOS 26.4 yang akan menghadirkan pembaruan fitur Siri dengan kemampuan Apple Intelligence. Apple diperkirakan tidak ingin menunda peluncuran ini terlalu lama, sehingga mereka memilih menyesuaikan jadwal rilis iOS 26.3 agar tidak saling tumpang tindih dan memberikan pengalaman terbaik kepada pengguna mereka secara berkelanjutan.

Baca Juga

  • Alibaba Mempercepat Inovasi AI dengan Qwen dan Kemajuan Chip

  • Penguatan Keamanan Siber untuk Infrastruktur Kritis

  • Penyusunan Ulang Rantai Pasokan Teknologi Global di Tengah Ketegangan Geopolitik

  • Generator Dunia AI Google Mengguncang Industri Video Game

  • Munculnya Ekosistem Robotik: Platform Terbuka Memacu Integrasi AI Praktis