
Moonshot AI, perusahaan teknologi AI asal China yang didukung oleh Alibaba dan HongShan, baru-baru ini meluncurkan model AI open-source terbaru bernama Kimi K2.5. Model ini mampu memahami berbagai jenis input seperti teks, gambar, dan video. Hal ini dimungkinkan karena Kimi K2.5 dilatih menggunakan dataset besar yang berisi 15 triliun token gabungan dari teks dan visual, sehingga membuatnya menjadi model multimodal yang sangat canggih.
Selain kemampuan multimodal, Kimi K2.5 juga unggul dalam menyelesaikan tugas-tugas coding. Dalam beberapa uji benchmark, model ini bahkan mampu mengungguli pesaing terkenal seperti Gemini 3 Pro dan GPT 5.2, terutama dalam tes coding multibahasa dan pemahaman kode yang diverifikasi. Keunggulan ini membuka peluang besar bagi pengembang perangkat lunak yang membutuhkan alat coding yang lebih pintar dan cepat.
Untuk mempermudah penggunaan kemampuan codingnya, Moonshot AI meluncurkan sebuah alat open-source bernama Kimi Code. Alat ini dapat diakses melalui terminal dan dapat diintegrasikan dengan perangkat lunak pengembangan populer seperti VSCode, Cursor, dan Zed. Yang unik, pengguna bisa memberikan input berupa gambar atau video untuk menghasilkan antarmuka yang serupa dengan media tersebut, sebuah fitur yang jarang ditemukan di alat coding lain saat ini.
Moonshot AI sendiri merupakan startup yang didirikan oleh Yang Zhilin, mantan peneliti AI di Google dan Meta. Perusahaan ini telah berhasil menarik dana sebesar 1 miliar dolar dalam pendanaan Seri B dengan valuasi awal 2,5 miliar dolar, dan baru-baru ini mendapatkan tambahan 500 juta dolar dengan valuasi 4,3 miliar dolar. Kini, mereka sedang bersiap menggalang dana baru dengan target valuasi mencapai 5 miliar dolar.
Keberhasilan Moonshot AI menunjukkan bahwa pasar alat coding berbasis AI semakin diminati dan menjadi sumber pendapatan penting bagi perusahaan teknologi. Persaingan dengan perusahaan lain seperti Anthropic dan Deepseek di China juga semakin ketat, menandai babak baru inovasi AI multimodal yang akan berdampak besar pada industri teknologi global di masa depan.