Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus

Gelombang Otak-Komputer China

Share

Kumpulan artikel ini membahas terobosan dan pendanaan terkini di sektor antarmuka otak-komputer (BCI) di China, mulai dari persetujuan regulator untuk implan invasif hingga gelombang investasi yang mendorong startup lokal bersaing di pasar global. Fokus utamanya meliputi inovasi teknologi, tantangan regulasi, dan strategi komersialisasi yang tengah dijalankan perusahaan-perusahaan seperti Neuracle, Gestala, dan Science Corp.

10 Mar 2026, 19.10 WIB

Indonesia Siap Dominasi Pasar AI dengan Investasi dan Pelatihan Insinyur

Indonesia Siap Dominasi Pasar AI dengan Investasi dan Pelatihan Insinyur
Teknologi kecerdasan buatan diproyeksikan memberikan kontribusi lebih dari US$ 15,7 triliun secara global pada 2030 sementara Indonesia memiliki potensi ekonomi AI Generatif mencapai US$ 243,5 miliar. Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa perusahaan raksasa teknologi seperti NVIDIA, META, dan Alibaba berinvestasi besar di Indonesia untuk mengembangkan infrastruktur AI dan cloud. Pemerintah Indonesia berencana memperkuat kapasitas sumber daya manusia dengan menambah 15.000 insinyur melalui kerja sama strategis dengan perusahaan seperti Arm Ltd, yang menguasai teknologi chip utama di dunia. Selain itu, fokus pengembangan semikonduktor melalui inisiatif Danantara menjadi bagian penting agar Indonesia tidak hanya menjadi konsumen, tapi juga produsen teknologi canggih. Langkah ini menunjukkan bahwa Indonesia ingin menjadi pusat inovasi dan pasar AI utama di kawasan ASEAN, sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan hijau yang besar. Investasi yang besar dan peningkatan kualitas SDM akan mempercepat penguasaan teknologi strategis untuk mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan dan digitalisasi nasional.
10 Mar 2026, 18.44 WIB

OmniXtreme: Robot Humanoid China Melakukan Gerakan Ekstrem dengan Tingkat Keberhasilan Tinggi

OmniXtreme: Robot Humanoid China Melakukan Gerakan Ekstrem dengan Tingkat Keberhasilan Tinggi
Beijing Institute for General Artificial Intelligence memperkenalkan kerangka kerja OmniXtreme yang memungkinkan robot humanoid melakukan gerakan ekstrem seperti backflips, breakdance, dan tendangan bela diri. Robot Unitree G1 digunakan untuk menguji kerangka kerja ini dan menunjukkan kemampuan melakukan berbagai gerakan kompleks secara dinamis. OmniXtreme menggunakan metode pembelajaran dua tahap yang menggabungkan pre-training dengan DAgger-based Flow Matching dan post-training di bawah kendala motor dan keselamatan. Sistem ini mencapai keberhasilan lebih dari 90% dalam melakukan gerakan high-dynamic dan menjalankan berbagai skil dengan tingkat stabilitas tinggi. Pendekatan ini mengatasi kesulitan tradisional dalam menyatukan berbagai gerakan ekstrem menjadi satu kebijakan pengendalian terpadu. Penelitian ini membuka potensi untuk robot humanoid yang bisa dilatih melakukan gerakan lebih kompleks, memberikan kontribusi signifikan dalam robotika masa depan.
10 Mar 2026, 18.31 WIB

Nvidia Tegaskan AI Bukan Ancaman Pekerjaan, Tapi Butuh Infrastruktur dan Tenaga Ahli Besar

Nvidia Tegaskan AI Bukan Ancaman Pekerjaan, Tapi Butuh Infrastruktur dan Tenaga Ahli Besar
Jensen Huang dari Nvidia menjelaskan AI sebagai pembangunan infrastruktur besar dengan lima lapisan mulai dari energi sampai aplikasi. Ini menunjukkan AI bukan hanya produk software, tapi proyek industri yang membutuhkan investasi dan tenaga kerja besar. Huang menentang pandangan bahwa AI akan menggantikan banyak pekerjaan manusia. Huang menguraikan perbedaan AI dari software tradisional yang mengandalkan instruksi tersimpan, AI menghasilkan jawaban baru secara real time. Karena itu, AI perlu perangkat keras khusus dan fasilitas fisik baru, bukan hanya pusat data eksisting. Contoh radiologi menunjukkan AI justru meningkatkan permintaan tenaga ahli karena produktivitas tumbuh. Energi diletakkan sebagai fondasi AI, sehingga gangguan pada pasokan energi berpotensi memperlambat pengembangan AI. Investasi infrastruktur AI baru masih sangat awal dan akan mencapai triliunan dollar, membuka peluang kerja bagi berbagai tenaga ahli fisik. Model open source juga mempercepat adopsi dan permintaan infrastruktur pendukung.
10 Mar 2026, 17.56 WIB

OmniXtreme: Framework Baru Robot Humanoid untuk Gerakan Ekstrem dan Dinamis

OmniXtreme: Framework Baru Robot Humanoid untuk Gerakan Ekstrem dan Dinamis
Beijing Institute for General Artificial Intelligence (BIGAI) meluncurkan framework baru bernama OmniXtreme yang memungkinkan robot humanoid melakukan gerakan ekstrem seperti backflip, breakdance, dan tendangan seni bela diri dengan tingkat keberhasilan tinggi. Framework ini diuji menggunakan robot Unitree G1 yang mampu menampilkan beragam gerakan rumit dengan performa tinggi. OmniXtreme menggunakan metode pelatihan dua tahap, yakni pre-training dengan penggabungan berbagai pakar gerak menggunakan DAgger-based Flow Matching, dan post-training dengan pelatihan kebijakan residual untuk mengatasi kesenjangan antara simulasi dan dunia nyata. Framework ini berhasil mencapai tingkat keberhasilan lebih dari 90 persen pada tugas gerakan ekstrem dan dinamis. Keberhasilan OmniXtreme membuka peluang bagi pelatihan robot humanoid generasi berikutnya untuk menguasai berbagai keterampilan fisik kompleks secara efisien dan stabil. Teknologi ini dapat mempercepat pengembangan robot multi-fungsi yang mampu beradaptasi dalam aplikasi industri, hiburan, dan tugas berisiko tinggi.
10 Mar 2026, 17.01 WIB

Meta Diminta Perbaiki Sistem Deteksi Deepfake di Tengah Konflik Timur Tengah

Meta Diminta Perbaiki Sistem Deteksi Deepfake di Tengah Konflik Timur Tengah
Meta Oversight Board menilai sistem Meta saat ini untuk mendeteksi dan memberi label konten AI atau deepfake tidak cukup efektif, terutama saat konflik bersenjata seperti di Timur Tengah meningkat. Kasus video AI palsu yang menunjukkan kerusakan di Israel menjadi contoh nyata kelemahan tersebut. Saat ini, Meta terlalu mengandalkan pengungkapan sukarela dan review eskalasi manual, yang tidak mampu menangani penyebaran cepat konten misinformasi lintas platform seperti TikTok, Facebook, dan Instagram. Board mendorong agar Meta mengadopsi standar baru, memperkuat deteksi AI, dan meningkatkan transparansi serta konsistensi pelabelan AI menggunakan standar C2PA. Jika Meta mengikuti rekomendasi ini, diharapkan pelabelan konten AI bisa lebih transparan dan menyeluruh sehingga pengguna mendapatkan akses ke informasi yang lebih akurat dan aman, terutama di masa krisis. Namun, Meta tidak wajib melaksanakan rekomendasi tersebut, sehingga keberhasilan perubahan tergantung komitmen perusahaan.
10 Mar 2026, 16.16 WIB

Robot Humanoid Figure 03 Tunjukkan Kecerdasan Otonom Merapikan Ruang Tamu

Robot humanoid Figure 03 dari Figure AI berhasil melakukan demo merapikan ruang tamu secara otonom dengan kemampuan yang menyerupai manusia. Robot mampu melakukan manipulasi kompleks dua tangan, navigasi di ruang sempit, dan mengambil keputusan secara real-time berdasarkan kondisi lingkungan yang tidak terstruktur. Demo ini didukung oleh sistem Helix 02 yang memiliki tiga lapisan pengendalian: System 0 untuk keseimbangan dan koordinasi tubuh, System 1 untuk pemrosesan gerak cepat, dan System 2 untuk penalaran tingkat tinggi. Robot mengerjakan tugas-tugas seperti membersihkan, mengatur benda, serta mengelola banyak alat dengan tangan dan tubuh secara efisien. Keberhasilan demo ini menandai langkah besar menuju humanoid yang bisa belajar dan beradaptasi dalam dunia nyata dengan satu sistem terpadu. CEO Figure AI memperkirakan humanoid seperti ini bisa bekerja secara mandiri penuh pada tahun 2026, yang dapat merevolusi penggunaan robot di dalam rumah dan tugas-tugas kompleks lainnya.
10 Mar 2026, 16.00 WIB

Perusahaan Teknologi Tiongkok Dorong AI Mudah Pakai dengan OpenClaw

Beberapa perusahaan teknologi besar di Tiongkok seperti Tencent, Alibaba, dan ByteDance memperkenalkan alat OpenClaw untuk mempermudah akses ke teknologi AI. MiniMax dan Zhipu AI juga mengambil langkah inovatif dalam mengintegrasikan OpenClaw ke dalam produk mereka. Kegiatan ini memicu lonjakan saham perusahaan AI terkait di bursa saham Hong Kong. Tencent meluncurkan QClaw yang memungkinkan pengguna mengontrol laptop melalui WeChat dengan mudah. Alibaba memberikan layanan API OpenClaw tanpa batas dan menyediakan panduan integrasi dalam platform DingTalk serta opsi biaya rendah untuk pengembang. ByteDance menghadirkan ArkClaw yang beroperasi sepenuhnya di cloud tanpa konfigurasi kompleks. Inisiatif ini diharapkan dapat mempercepat adopsi AI di Tiongkok dan memacu ekosistem teknologi yang lebih besar dan inovatif. Dampak positif termasuk kemudahan penggunaan AI, sementara risiko seperti dominasi platform dan masalah interoperabilitas tetap harus diperhatikan. Persaingan di sektor AI semakin ketat dengan berbagai perusahaan besar berlomba-lomba mengembangkan teknologi terbaru.
10 Mar 2026, 15.10 WIB

Palantir Untung Besar dari Perang dan Kebijakan Pemerintah AS yang Keras

Perang di Timur Tengah yang melibatkan AS dan Israel melawan Iran memicu lonjakan saham teknologi Palantir sebesar 15%. Indeks teknologi Nasdaq justru turun 1,2% karena tekanan saham besar seperti Apple dan Google. Sementara itu, harga minyak yang menukik tajam juga menyebabkan indeks global anjlok. Palantir adalah pemasok utama software militer dan intelijen pemerintah AS, yang kontribusi pendapatannya 60% dari anggaran pemerintah. Perusahaan juga menjalin kerja sama dengan Anthropic, perusahaan AI yang menolak penyalahgunaan teknologi mereka untuk tujuan militer tanpa batas. Namun, pemerintah Trump melarang penggunaan alat AI Anthropic di lembaga federal. Analis menaikkan target harga Palantir menjadi Rp 3.34 juta (US$200) dan memprediksi lebih banyak kesepakatan dengan Angkatan Darat AS. Palantir terlibat dalam pengembangan AI untuk senjata militer dalam konflik ini. Meski kerja sama dengan Anthropic masih abu-abu, posisi Palantir sebagai alternatif penting bagi model AI lain makin menguat.
10 Mar 2026, 13.45 WIB

Anthropic Gugat Pemerintah AS Setelah Dilarang Pakai AI di Militer

Anthropic, perusahaan AI asal AS, menggugat pemerintah AS setelah Pentagon memasukkan perusahaan tersebut ke daftar hitam sebagai risiko rantai pasok yang mengancam bisnisnya. Gugatan ini diajukan di Pengadilan Distrik AS di California dan menilai keputusan Pentagon melanggar hukum. Langkah Pentagon ini mencabut kontrak dengan Anthropic termasuk kontrak senilai 200 juta dolar dengan Departemen Pertahanan dan menyebabkan banyak kerja sama sektor swasta terancam. Penetapan daftar hitam ini dipicu konflik terkait penggunaan teknologi AI di militer dan permintaan akses penuh dari Pentagon. Gugatan ini tidak hanya berimplikasi pada bisnis Anthropic tapi juga mengancam industri teknologi AS secara luas. Jika gugatan berhasil, status daftar hitam mungkin dibatalkan, namun dampak jangka panjang pada regulasi AI dalam militer diperkirakan akan meningkat.
10 Mar 2026, 12.29 WIB

Nvidia Siapkan Platform Open-Source Baru untuk Agen AI, Pengaruhi Cryptocurrency AI

Nvidia akan meluncurkan platform open-source baru bernama NemoClaw untuk agen AI otonom yang mendukung tugas multi-langkah di perusahaan. Laporan ini mendorong kenaikan harga pada token crypto yang terkait dengan AI seperti TAO dan NEAR Protocol. Upaya ini menandai langkah besar Nvidia dalam memperluas ekosistem AI dan otomatisasi. NemoClaw dirancang dengan fitur keamanan dan privasi untuk penggunaan perusahaan dan Nvidia sudah menghubungi beberapa perusahaan besar termasuk Salesforce, Google, dan Adobe untuk kerja sama. Token AI di pasar mengalami peningkatan nilai menjadi 14,17 miliar dolar AS, mengungguli kenaikan pasar crypto secara keseluruhan. Momentum ini menunjukkan kepercayaan pasar terhadap teknologi yang dikembangkan Nvidia. Platform ini berpotensi mempercepat adopsi agen AI otonom di lingkungan perusahaan dan menstimulasi pertumbuhan nilai token AI terkait. Nvidia juga menjaga posisi dominannya dalam infrastruktur AI melalui kombinasi perangkat keras dan software. Konferensi pengembang Nvidia GTC yang dimulai 17 Maret menjadi momen penting untuk pengumuman dan kemitraan lebih lanjut.
Sebelumnya
Setelahnya

Baca Juga

  • Kilas Teknologi Ponsel & AI

  • Kebangkitan Raksasa EV China

  • Revolusi Material dan Energi Pintar

  • Gelombang Otak-Komputer China

  • Dominasi Hipersonik & Maritim

  • Bitcoin Volatilitas: Dari HODL ke AI Pivot

  • Rudal Siber: Konflik AS-Israel vs Iran

  • Revolusi Ekosistem Ripple

  • Kripto Merangsek Bank Tradisional

  • Ledakan Harga CoinDesk 20