Palantir Untung Besar dari Perang dan Kebijakan Pemerintah AS yang Keras
Courtesy of CNBCIndonesia

Palantir Untung Besar dari Perang dan Kebijakan Pemerintah AS yang Keras

Menyampaikan bagaimana konflik di Timur Tengah dan kebijakan pemerintah AS yang keras memberikan keuntungan dan peluang bisnis bagi Palantir di sektor teknologi pertahanan dan intelijen.

10 Mar 2026, 15.10 WIB
106 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Konflik di Timur Tengah berpotensi menguntungkan perusahaan teknologi yang bekerja sama dengan pemerintah.
  • Palantir memiliki hubungan yang kuat dengan Angkatan Darat AS dan terlibat dalam proyek-proyek pertahanan.
  • Kebijakan Donald Trump terhadap teknologi AI dapat mempengaruhi kemitraan antara organisasi-organisasi di sektor pertahanan.
Jakarta, Indonesia - Perang di Timur Tengah yang melibatkan AS dan Israel melawan Iran memicu lonjakan saham teknologi Palantir sebesar 15%. Indeks teknologi Nasdaq justru turun 1,2% karena tekanan saham besar seperti Apple dan Google. Sementara itu, harga minyak yang menukik tajam juga menyebabkan indeks global anjlok.
Palantir adalah pemasok utama software militer dan intelijen pemerintah AS, yang kontribusi pendapatannya 60% dari anggaran pemerintah. Perusahaan juga menjalin kerja sama dengan Anthropic, perusahaan AI yang menolak penyalahgunaan teknologi mereka untuk tujuan militer tanpa batas. Namun, pemerintah Trump melarang penggunaan alat AI Anthropic di lembaga federal.
Analis menaikkan target harga Palantir menjadi Rp 3.34 juta (US$200) dan memprediksi lebih banyak kesepakatan dengan Angkatan Darat AS. Palantir terlibat dalam pengembangan AI untuk senjata militer dalam konflik ini. Meski kerja sama dengan Anthropic masih abu-abu, posisi Palantir sebagai alternatif penting bagi model AI lain makin menguat.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260310125606-37-717671/perusahaan-ini-diuntungkan-gara-gara-perang-brutal-di-iran

Analisis Ahli

Michael Siebel (Investor dan CEO Y Combinator)
"Palantir menunjukkan bahwa industri pertahanan dan keamanan nasional tetap menjadi sektor teknologi yang tahan banting bahkan di saat ketegangan global, namun mereka harus terus berinovasi agar tetap relevan seiring perubahan politik."

Analisis Kami

"Penguatan Palantir berkaitan erat dengan ketidakpastian geopolitik yang mendorong kebutuhan pemerintah akan teknologi intelijen dan militer canggih. Namun, ketergantungan berlebihan pada kontrak pemerintah serta kebijakan anti-Anthropic dapat menjadi tantangan dalam jangka panjang bagi kelangsungan inovasi dan diversifikasi bisnis mereka."

Prediksi Kami

Palantir kemungkinan akan mengamankan lebih banyak kontrak dengan militer AS dan memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam teknologi pertahanan, sementara kerja sama dengan Anthropic mungkin mengalami penyesuaian akibat kebijakan pemerintah.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang menyebabkan lonjakan saham Palantir?
A
Lonjakan saham Palantir disebabkan oleh konflik di Timur Tengah dan ketidakpastian yang ditimbulkan oleh kebijakan luar negeri AS.
Q
Siapa yang terlibat dalam konflik di Timur Tengah menurut artikel ini?
A
Konflik di Timur Tengah melibatkan Amerika Serikat dan Israel yang beroperasi melawan Iran.
Q
Apa peran Palantir dalam proyek pemerintah AS?
A
Palantir berperan sebagai pemasok perangkat lunak untuk pemerintah AS, terutama dalam konteks militer dan intelijen.
Q
Mengapa Donald Trump marah terhadap Anthropic?
A
Donald Trump marah terhadap Anthropic karena mereka menolak untuk menggunakan alat AI mereka untuk senjata otonom, yang dianggapnya bertentangan dengan kepentingan pertahanan.
Q
Apa yang diharapkan dari kerja sama Palantir dengan Angkatan Darat AS?
A
Diharapkan akan ada lebih banyak kesepakatan antara Palantir dan Angkatan Darat AS terkait teknologi pertahanan.