Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus

Dominasi Hipersonik & Maritim

Share

Kumpulan artikel ini mengeksplorasi perkembangan teknologi militer berkecepatan tinggi dan platform laut canggih, mulai dari pengembangan rudal hipersonik, scramjet, dan drone supersonik hingga kapal selam nuklir, kapal penjelajah otonom, dan peningkatan sistem deteren. Artikel juga membahas inovasi mesin jet tempur beradaptasi AI serta produksi kapal tanpa awak untuk misi stealth jarak jauh. Fokus utamanya adalah persaingan global dalam memperkuat keunggulan tempur di udara dan laut.

25 Feb 2026, 20.33 WIB

F-22 Raptor 2.0: Evolusi Pesawat Tempur dengan Tangki Bahan Bakar Stealth

F-22 Raptor 2.0: Evolusi Pesawat Tempur dengan Tangki Bahan Bakar Stealth
F-22 Raptor selama ini dianggap sebagai salah satu pesawat tempur tercanggih di dunia. Namun, dengan ancaman yang terus berkembang dan kebutuhan strategi yang berubah, Lockheed Martin memperkenalkan desain konsep baru untuk memperbarui pesawat ini agar tetap efektif di masa depan. Salah satu fitur utama pada konsep ini adalah penggunaan tangki bahan bakar eksternal yang didesain ulang dengan bentuk yang menjaga kemampuan stealth pesawat. Tangki ini memungkinkan pesawat terbang lebih jauh tanpa harus melepas tangki sebelum masuk ke wilayah pertahanan musuh, seperti yang biasa dilakukan sebelumnya. Tangki bahan bakar baru ini memiliki desain yang bisa mengurangi pantulan radar dan juga aerodinamis yang membuat pesawat tetap gesit. Jika diperlukan, tangki ini masih bisa dijatuhkan untuk mengembalikan kemampuan manuver dan stealth pesawat maksimal saat menghadapi pertempuran. Selain itu, dalam desain baru F-22 juga terdapat tambahan pod di bawah sayap yang kemungkinan berisi sistem pencari dan pelacak inframerah pasif. Sistem ini dapat mendeteksi panas dari pesawat lain tanpa memancarkan sinyal, sehingga membantu mengidentifikasi target yang sulit dideteksi radar biasa. Dengan peningkatan ini, F-22 Raptor versi baru akan lebih siap menghadapi pertempuran modern yang mengharuskan pesawat dapat beroperasi dalam jarak jauh dan melawan pesawat stealth musuh, khususnya di wilayah luas seperti Indo-Pasifik.
25 Feb 2026, 16.18 WIB

Ursa Major Luncurkan Rudal Hipersonik HAVOC untuk Produksi Massal Cepat dan Murah

Ursa Major Luncurkan Rudal Hipersonik HAVOC untuk Produksi Massal Cepat dan Murah
Ursa Major, perusahaan teknologi propulsi hipersonik asal Amerika Serikat, baru saja memperkenalkan sistem rudal hipersonik baru bernama HAVOC yang didesain untuk produksi massal. Hal ini bertujuan untuk membuat senjata hipersonik lebih terjangkau dan cepat tersedia bagi militer AS. Sistem HAVOC menggunakan mesin roket cair milik Draper yang mampu menggunakan bahan bakar yang dapat disimpan dengan mudah dan aman. Mesin ini juga relatif lebih murah dibandingkan teknologi propulsi hipersonik lainnya yang biasa memakai udara sebagai bahan bakar. Salah satu keunggulan HAVOC adalah mesin ini bisa dikendalikan dan dihidupkan ulang pada semua tahap penerbangan, dari awal sampai akhir. Fitur ini memungkinkan pesawat melakukan manuver yang lebih kompleks dan meningkatkan kemampuan misi. Desain modular sistem ini membuatnya bisa diluncurkan dari berbagai platform seperti jet tempur, pesawat pembom, kapal perang, serta peluncur darat. Selain sebagai senjata, HAVOC juga bisa digunakan sebagai sasaran latihan, sehingga membantu kesiapan militer. Ursa Major menggunakan teknik manufaktur modern seperti pencetakan 3D untuk memangkas biaya dan mempercepat proses produksi. Simak terus perkembangan teknologi rudal hipersonik ini karena akan mengubah cara perang modern di masa depan.
24 Feb 2026, 20.06 WIB

Lockheed Martin Uji Coba AI Canggih untuk Identifikasi Cepat di F-35 Lightning

Lockheed Martin Uji Coba AI Canggih untuk Identifikasi Cepat di F-35 Lightning
Lockheed Martin mengumumkan keberhasilan uji coba fitur kecerdasan buatan baru yang dinamakan Project Overwatch pada pesawat tempur F-35 Lightning. Fitur ini dirancang untuk membantu pilot mengenali kontak tidak dikenal secara cepat dan akurat di medan tempur. F-35 adalah pesawat tempur siluman generasi kelima yang andal dalam menghadapi musuh dari jarak jauh, namun pengenalan target yang cepat sangat dibutuhkan agar pilot dapat mengambil keputusan dengan tepat dalam waktu singkat saat bertempur. Project Overwatch menggunakan teknologi AI yang berjalan langsung di komputer onboard F-35 dan mampu melakukan identifikasi tempur tanpa campur tangan manusia secara realtime. Sistem ini juga dapat dilatih ulang dalam hitungan menit selama fase persiapan misi. Inovasi ini dikembangkan dengan dana riset internal Lockheed Martin, tidak melalui kontrak khusus dari Angkatan Udara AS. Uji coba dilakukan di Nellis Air Force Base, Nevada, yang menunjukkan keberhasilan sistem dalam meningkatkan kesadaran situasional dan mengurangi waktu pengambilan keputusan pilot. Menurut Lockheed, fitur AI ini membawa teknologi generasi keenam ke platform pesawat generasi kelima, memperkuat pertahanan dan kemampuan tempur F-35 agar tetap unggul terhadap ancaman terbaru, termasuk drone dan rudal canggih.
24 Feb 2026, 19.14 WIB

Australia Mulai Investasi Besar untuk Kapal Selam Nuklir Canggih

Australia Mulai Investasi Besar untuk Kapal Selam Nuklir Canggih
Australia telah melakukan langkah besar dengan membayar 310 juta dolar Australia untuk komponen reaktor nuklir pertama yang dibangun di Inggris, yang akan digunakan untuk kapal selam SSN-AUKUS. Tindakan ini menandai fase baru dalam membangun kapal selam serang nuklir generasi berikutnya. Komponen ini penting untuk memulai pembuatan sistem propulsi kapal selam yang akan diproduksi di galangan kapal Osborne Naval Shipyard di Australia Selatan pada akhir dekade ini. Pemerintah menekankan bahwa langkah awal ini penting untuk menjaga jadwal produksi tetap sesuai rencana. Kerjasama antara Australia, Inggris, dan Amerika Serikat dalam proyek SSN-AUKUS juga melibatkan dialog industri pertahanan, di mana mereka membahas teknis seperti radar, produksi komponen, dan integrasi tenaga kerja. Hal ini menunjukkan koordinasi erat antara negara-negara mitra. Australia juga berinvestasi besar dalam infrastruktur, termasuk dana 3,9 miliar dolar Australia untuk pembangunan galangan kapal di Osborne, yang akan menjadi pusat fabrikasi dan perakitan kapal selam nuklir pertama buatan dalam negeri. Langkah ini merupakan bagian dari strategi pertahanan yang lebih luas untuk menghadapi meningkatnya pengaruh militer China di kawasan Indo-Pasifik. Meski mendapat kritik, pemerintah Australia yakin proyek ini berjalan sesuai jadwal dan mendukung keamanan regional.
24 Feb 2026, 18.31 WIB

L3Harris Percepat Produksi Komponen Hipersonik dengan 3D Printing Canggih

L3Harris Percepat Produksi Komponen Hipersonik dengan 3D Printing Canggih
L3Harris Technologies telah membuat terobosan dalam teknologi manufaktur aditif untuk sistem propulsi hipersonik. Mereka berhasil memangkas waktu produksi komponen hingga sepuluh kali lebih cepat dibandingkan metode konvensional. Teknologi ini penting karena produksi sistem propulsi hipersonik sebelumnya memakan waktu lama dan biayanya sangat tinggi. Program ini dikenal dengan nama GAMMA-H, yang bertujuan untuk mengembangkan proses manufaktur yang dapat menghasilkan produksi massal dengan biaya lebih rendah. L3Harris menggunakan material khusus seperti superalloy berbasis nikel dan logam refraktori yang tahan suhu dan tekanan ekstrim, yang sangat dibutuhkan pada mesin scramjet. Keunggulan dari penggunaan teknologi 3D printing adalah kemampuan mencetak komponen dengan desain internal kompleks. Contohnya termasuk saluran pendingin, jalur bahan bakar, dan struktur pelengkap yang sulit dibuat dengan cara tradisional. Hal ini tidak hanya mengurangi jumlah komponen yang harus dirakit tetapi juga mempercepat proses manufaktur secara keseluruhan. L3Harris mengintegrasikan sistem robotik, pemantauan otomatis selama pencetakan, serta sensor untuk mengontrol kualitas secara real-time. Dengan cara ini, mereka dapat mengurangi cacat produk dan proses pasca-produksi yang mahal dan memakan waktu. Pendanaan Rp 367.40 miliar ($22 juta) dari Departemen Pertahanan AS mendukung pengembangan ini. Tujuan akhirnya adalah menciptakan lini produksi digital terintegrasi—atau pabrik masa depan—yang mampu mengubah bahan bubuk logam secara langsung menjadi sistem propulsi lengkap dengan cepat dan efisien. Inovasi ini diharapkan akan merevolusi manufaktur sistem hipersonik dengan biaya rendah dan kapasitas produksi tinggi.
23 Feb 2026, 23.54 WIB

INS Aridhaman: Kapal Selam Nuklir Terbaru India Tingkatkan Pertahanan Strategis

India tengah bersiap untuk mengoperasikan kapal selam bertenaga nuklir ketiganya yang bernama INS Aridhaman. Kapal selam ini merupakan yang terbesar dan tercanggih dari kelas Arihant yang telah lama dikembangkan oleh Angkatan Laut India di fasilitas pelayaran Visakhapatnam. Dengan bobot mencapai 7.000 ton, kapal ini menyimbolkan langkah besar dalam modernisasi kekuatan maritim India. INS Aridhaman memiliki ukuran lebih panjang dan berat dibanding pendahulunya, memungkinkan membawa rudal balistik lebih banyak dan berbagai jenis. Kapal selam ini mampu membawa hingga 24 rudal K-15 jarak pendek, atau 8 rudal K-4 dengan jarak lebih jauh, serta dirancang mendukung rudal K-5 yang memiliki jangkauan sangat besar hingga 6.000 kilometer. Reaktor nuklir canggih berjenis CLWR-B1 dengan daya 83 MW menjadi jantung tenaga kapal ini. Reaktor tersebut dirancang khusus dengan teknologi yang lebih sunyi dan efisien, sehingga memastikan kapal selam dapat beroperasi dengan stealth tinggi selama misi bawah laut jangka panjang. Selain itu, kapal ini dilengkapi dengan sistem sonar terbaru dan pelapis khusus untuk meminimalkan jejak suara. Poseidon strategis bagi kekuatan nuklir India, INS Aridhaman akan bergabung dengan dua kapal selam balistik lainnya di bawah kendali Komando Pasukan Strategis. Dengan demikian, India dapat menjalankan pola rotasi yang memastikan ada kapal yang selalu patroli siap siaga, mengoptimalkan kemampuan pertahanan dan pencegahan nuklir secara berkelanjutan. Selain pengembangan kapal selam ini, India juga memperkuat basisnya di Project Varsha yang terlindungi dengan akses aman dan fasilitas lengkap untuk kapal selam strategis. Program ini juga membantu latihan kapal selam dengan kedatangan kapal Chakra III yang disewa dari Rusia serta negosiasi pengadaan kapal selam diesel- listrik dengan Jerman, menunjukkan komitmen India dalam memperkuat dan memperluas armadanya.
Sebelumnya

Baca Juga

  • Meta Melesat: AI & Ekspansi Global

  • Pionir Material dan Energi Cerdas

  • Sorotan AI dan Pasar Global

  • Gym, Tarian & Parkour Robot Humanoid

  • Asisten AI Tanpa Batas

  • Privasi Terbongkar

  • Perjudian Geopolitik: Bursa Konflik

  • Dominasi Hipersonik & Maritim

  • Badai Rudal Teheran

  • Gejolak Bumi Nusantara