Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus

Demam OpenClaw di China

Share

Grup artikel ini mengulas kebijakan keras pemerintah China dalam memblokir aplikasi buatan Barat di bawah komando Xi Jinping. Selain itu, dibahas pula fenomena adopsi cepat platform OpenClaw — yang disebut 'lobster fever' — termasuk peringatan risiko keamanan, subsidi lokal, dan penawaran murah dari perusahaan teknologi.

05 Mar 2026, 20.30 WIB

AI Baru Bisa Bongkar Identitas Akun Anonim di Internet dengan Mudah

AI Baru Bisa Bongkar Identitas Akun Anonim di Internet dengan Mudah
Sebuah tim peneliti dari ETH Zurich dan Anthropic menciptakan sistem AI otomatis yang mampu mengidentifikasi akun anonim menggunakan analisis pola tulisan dan data terkait. Eksperimen mereka menunjukkan sistem ini dapat menghubungkan akun-akun yang disamarkan dengan akurasi tinggi, melampaui metode dekonsiliasi tradisional yang ada. Sistem ini bekerja dengan memproses petunjuk dalam teks seperti gaya bahasa, detail biografis tersembunyi, waktu dan frekuensi posting, lalu membandingkannya dengan jutaan akun lain secara otomatis. Pengujian dilakukan menggunakan data dari Reddit, Hacker News, LinkedIn, dan wawancara ilmuwan, dengan hasil pencocokan yang bervariasi tergantung kompleksitas data. Temuan ini memperingatkan agar pengguna internet lebih berhati-hati dalam membagikan informasi, sebab anonimitas online semakin terancam oleh kemajuan AI. Namun, para ahli menegaskan bahwa anonimitas sejati masih mungkin dan penggunaan alat pelindung privasi seperti Signal tetap relevan.
05 Mar 2026, 20.05 WIB

Penyelidikan Kasus Korupsi Kesepakatan Teknologi 1,1 Miliar Ringgit di Malaysia

Penyelidikan Kasus Korupsi Kesepakatan Teknologi 1,1 Miliar Ringgit di Malaysia
Lembaga antikorupsi Malaysia sedang menyelidiki dugaan korupsi dan penipuan dalam kesepakatan teknologi senilai 1,1 miliar ringgit antara pemerintah Malaysia dan perusahaan desain chip Inggris, Arm Holdings. Penyelidikan ini dilakukan untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan kekuasaan dalam penggunaan dana publik. Sampai saat ini, 12 orang termasuk mantan menteri dan pejabat kementerian ekonomi telah dipanggil untuk memberikan keterangan. Kesepakatan melibatkan pembayaran Rp 4.17 triliun (US$250 juta) selama 10 tahun kepada Arm, dan penyelidikan juga melibatkan rencana akuisisi perusahaan konstruksi IJM Corporation oleh Sunway Group. Kasus ini penting karena dapat mempengaruhi tata kelola proyek teknologi besar di Malaysia. Di sisi lain, Indonesia juga bekerja sama dengan Arm untuk mengembangkan desain chip berbasis intellectual property yang akan meningkatkan kemampuan teknologi nasional.
05 Mar 2026, 20.00 WIB

Lio Manfaatkan AI untuk Otomatisasi Proses Procurement Perusahaan

Lio Manfaatkan AI untuk Otomatisasi Proses Procurement Perusahaan
Lio meluncurkan platform AI agent yang membantu menyelesaikan proses procurement secara otomatis sehingga mempercepat dan menyederhanakan pembelian perusahaan. Vladimir Keil, CEO Lio, mendirikan startup ini berdasarkan pengalaman langsung dalam menghadapi proses procurement manual yang rumit. Startup ini mendapatkan pendanaan sebesar 30 juta dolar AS dari Andreessen Horowitz dan investor lainnya, dengan total pendanaan mencapai 33 juta dolar AS. Lio mampu mengotomatisasi proses yang biasanya memakan waktu berminggu-minggu menjadi hanya beberapa menit dan telah membantu pelanggan mengotomatiskan sebagian besar operasi procurement mereka. Pendekatan Lio yang berbeda dari teknologi procurement tradisional menjadikan fungsi procurement lebih strategis dan dapat menghasilkan penghematan signifikan. Ini diprediksi akan menggeser peran procurement dari sebagai fungsi back-office menjadi alat utama dalam meningkatkan performa perusahaan.
05 Mar 2026, 18.46 WIB

Drama Negosiasi Anthropic dan Pentagon Soal Akses Teknologi AI Militer

Drama Negosiasi Anthropic dan Pentagon Soal Akses Teknologi AI Militer
Anthropic menghadapi konflik sengit dengan Departemen Pertahanan AS karena menolak memberikan akses tanpa batas kepada teknologi AI mereka. CEO Dario Amodei bersikeras perusahaan tidak akan kompromi soal pengawasan massal dan senjata otonom mematikan. Negosiasi yang memanas menyebabkan hubungan kedua pihak memburuk dan membuka peluang bagi pesaing seperti OpenAI. Departemen Pertahanan berencana menetapkan Anthropic sebagai risiko rantai pasokan, yang dapat mengisolasi perusahaan dari kontrak pertahanan AS. Amodei juga mengkritik OpenAI yang menurutnya berkompromi secara politis dengan pemerintahan Trump. Saat ini, Claude AI Anthropic masih digunakan dalam operasi militer rahasia, menegaskan pentingnya teknologi ini dalam sektor pertahanan. Penetapan risiko rantai pasokan bisa memaksa perusahaan teknologi lain memutus hubungan dengan Anthropic agar tetap beroperasi di lingkup pertahanan. Perang kata-kata antara Amodei dan pejabat pertahanan memperlihatkan betapa rumitnya integrasi AI dalam penggunaannya di militer. Masa depan Anthropic dalam bidang pertahanan tergantung dari kesepakatan yang bisa dicapai dengan pemerintah AS.
05 Mar 2026, 17.59 WIB

Pelonggaran Regulasi Diperlukan untuk Bangkitkan Investasi Asing di Kesehatan Tiongkok

Pelonggaran Regulasi Diperlukan untuk Bangkitkan Investasi Asing di Kesehatan Tiongkok
Investor asing mulai kembali melirik sektor kesehatan di Tiongkok karena dukungan pemerintah terhadap biomedis dan kecerdasan buatan. Nisa Leung, venture capitalist, menyoroti pentingnya dukungan regulasi untuk mendorong pertumbuhan sektor ini. Salah satu contoh sukses adalah IPO Insilico Medicine di Hong Kong yang berhasil menghimpun 2,28 miliar HKD. Namun, proses persetujuan IPO di China Securities Regulatory Commission masih mengalami banyak hambatan yang melambatkan pencatatan perusahaan biotech baru. Jika aturan IPO dan pengambilalihan dilembagakan secara lebih longgar, sektor bioteknologi dan kesehatan di Tiongkok dan Hong Kong bisa berkembang pesat dan menarik lebih banyak investor asing. Hal ini akan membawa dampak signifikan pada inovasi dan ekspansi perusahaan di pasar global.
05 Mar 2026, 17.14 WIB

China Tingkatkan Anggaran Sains 10% untuk Saingi AS dalam Teknologi Canggih

China mengumumkan rancangan anggaran fiskal tahun 2026 dengan peningkatan 10 persen anggaran untuk sektor sains dan teknologi hingga mencapai 426,42 miliar yuan (61,7 miliar USD). Anggaran ini merupakan yang terbesar jika dibandingkan dengan sektor pengeluaran pemerintah lainnya seperti pertahanan dan pendidikan. Prioritas pengeluaran fokus pada teknologi masa depan termasuk energi terbarukan, antarmuka otak-komputer, internet satelit, kendaraan listrik, dan kecerdasan buatan. Rencana ini selaras dengan banyak proyek ambisius yang juga didukung oleh tokoh teknologi Elon Musk, yang menanggapi kesamaan ini dengan penasaran. Peningkatan investasi ini menegaskan niat China untuk memperkuat kemandirian teknologi dan bersaing secara langsung dengan Amerika Serikat di bidang teknologi tinggi. Hal ini berpotensi mendorong perubahan besar dalam lanskap global inovasi serta persaingan ekonomi dan geopolitik.
05 Mar 2026, 17.03 WIB

IREN Tambah 50.000 GPU Nvidia untuk Perkuat Infrastruktur AI Cloud

IREN membeli lebih dari 50.000 unit GPU B300 dari Nvidia, menambah kapasitas AI cloud mereka sekitar 50%. Perusahaan ini akan memiliki total sekitar 150.000 GPU yang akan digunakan untuk memperkuat infrastruktur cloud AI. Pembelian ini disertai dengan pengajuan penjualan saham sebesar 6 miliar dolar AS yang menyebabkan harga saham turun sekitar 5% di pra-pasar. Perluasan di pusat data mereka di Mackenzie, Kanada dan Childress, AS akan dilakukan secara bertahap hingga paruh kedua 2026. Setelah ekspansi selesai, pendapatan tahunan dari layanan AI cloud diperkirakan mencapai lebih dari 3,7 miliar dolar AS. Ini akan menempatkan IREN sebagai salah satu penyedia infrastruktur AI cloud terbesar di dunia dan mendorong persaingan global di sektor ini.
05 Mar 2026, 16.32 WIB

China Dorong Kemandirian Teknologi Chip Melawan Dominasi ASML Belanda

Eksekutif teratas industri semikonduktor China menyerukan akselerasi pembangunan alternatif domestik untuk menggantikan teknologi peralatan litografi Belanda ASML. Mereka menilai industri saat ini terlalu kecil, terfragmentasi, dan sumber daya tidak terfokus. Ini terjadi di tengah tekanan sanksi Amerika Serikat yang membatasi akses teknologi penting. ASML menguasai teknologi litografi EUV dengan rantai pasokan kompleks yang melibatkan ribuan pemasok. China mengalami pembatasan signifikan di bidang desain chip, wafer silikon, dan peralatan manufaktur yang sangat bergantung pada teknologi AS dan Belanda. Artikel ini ditulis oleh pimpinan SMIC, Empyrean, YMTC, Naura, dan akademisi terkemuka sebagai panggilan aksi nasional. Seruan ini menuntut penggabungan sumber daya keuangan dan manusia serta penyusunan rencana darurat untuk menghadapi tantangan teknologi. Jika berhasil, ini akan membantu China mengurangi ketergantungan pada teknologi asing dan memperkuat kedaulatan teknologi dalam industri semikonduktornya. Langkah ini juga berpotensi mengubah peta persaingan global di sektor teknologi tinggi.
05 Mar 2026, 13.29 WIB

Alibaba Bentuk Tim Khusus Perkuat Pengembangan AI Meski Pemimpin Teknis Mundur

Alibaba Group membentuk satuan tugas internal yang dipimpin oleh CEO Eddie Wu Yongming untuk mempercepat pengembangan model AI fondasional mereka. Satuan tugas ini juga melibatkan CTO Alibaba Cloud dan kepala bisnis pengantaran makanan. Langkah ini diambil setelah pengunduran diri mendadak dari pemimpin teknis AI utama mereka, Lin Junyang. Surat dari Eddie Wu menegaskan bahwa pengembangan model fondasional adalah prioritas strategis perusahaan dan mereka akan terus mendukung model open-source. Pengunduran diri Lin Junyang telah memicu spekulasi tentang masa depan pengembangan AI dan kebijakan terbuka Alibaba. Alibaba menegaskan akan meningkatkan investasi dan koordinasi sumber daya secara grup demi menghadapi tantangan teknologi. Pengumuman ini menunjukkan bahwa Alibaba berkomitmen untuk tidak hanya mempertahankan strategi AI mereka tetapi juga memperkuatnya meskipun terjadi perubahan dalam tim teknis. Ini penting agar perusahaan tetap kompetitif dalam persaingan teknologi global, serta menjaga inovasi dan pengembangan AI dalam jangka panjang.
05 Mar 2026, 11.30 WIB

China dan AS Berlomba Kembangkan Senjata Militer Canggih Berbasis AI

China tengah mengejar modernisasi militer dengan mengembangkan berbagai teknologi senjata berbasis kecerdasan buatan. Penelitian Universitas Georgetown mengungkap dokumen pengadaan yang menunjukkan eksperimen AI oleh Tentara Pembebasan Rakyat China seperti drone kawanan, robot anjing, dan algoritma perang satelit. Dokumen juga mengungkap kesiapan China mengembangkan jaringan sensor pelacak kapal selam dan sistem pengambilan keputusan AI, serta penggunaan teknologi deepfake untuk manipulasi opini selama konflik. AS juga menggunakan teknologi AI dalam operasi intelijen dan simulasi pertempuran, khususnya AI Claude dari Anthropic. Persaingan teknologi militer berbasis AI antara China dan AS diperkirakan akan semakin ketat. Dengan subsidi dan insentif dari pemerintah China, perusahaan teknologi sipil didorong memproduksi alat militer, yang bisa memicu perlombaan senjata AI dan mempengaruhi dinamika keamanan global.
Sebelumnya
Setelahnya

Baca Juga

  • Badai Rudal Teheran

  • Pionir Material dan Energi Cerdas

  • Gejolak Bumi Nusantara

  • Bitcoin di Persimpangan Iran & AI

  • Ledakan Harga CoinDesk 20

  • Asisten AI Tanpa Batas

  • Arsenal Militer Generasi Baru

  • Privasi Terbongkar

  • PP Tunas Mendunia

  • Demam OpenClaw di China