AI summary
Robot lunak kini bisa memiliki kesadaran tubuh yang mirip manusia. Sistem baru ini memungkinkan robot mendeteksi dan membedakan kontak eksternal dengan akurasi tinggi. Teknologi ini dapat membuka jalan untuk aplikasi baru dalam bidang kesehatan dan robotika bawah air. Para peneliti di National University of Singapore mengembangkan sistem robot lunak yang bisa merasakan posisi dan gerakannya tanpa menggunakan kamera. Metode ini meniru propriosepsi manusia melalui kerangka kerja 'expected perception' yang memprediksi posisi tubuh dan membandingkannya dengan data sensor untuk mendeteksi kontak luar.Robot dilengkapi dengan sensor berbasis logam cair yang mampu mengukur deformasi dengan akurat. Dalam pengujian, robot menavigasi labirin secara mandiri dan dapat mendeteksi sentuhan serta arah gaya eksternal dengan kesalahan kurang dari 10 derajat dalam waktu kurang dari setengah detik.Teknologi ini membuka kemungkinan besar dalam bidang medis, rehabilitasi, robot pendukung lansia, serta robot bawah air yang bisa beroperasi di lingkungan kaya rintangan dan minim cahaya. Tim peneliti berencana mengembangkan sistem ini menggunakan pembelajaran mesin yang terinspirasi dari otak manusia untuk meningkatkan performa robot.
Pendekatan ini merupakan terobosan penting bagi robotika lunak yang selama ini terkendala dalam persepsi lingkungan. Dengan menggabungkan sensor berbahan logam cair dan prediksi internal, robot kini dapat berfungsi secara lebih mandiri dan realistis tanpa ketergantungan pada sistem visual eksternal.