
Courtesy of InterestingEngineering
Sayap Robotik Lunak dengan E-Skin Pintar untuk Stabilitas Maksimal di Lautan
Mengembangkan sayap robotik lunak dengan e-skin logam cair yang mampu merasakan dan menyesuaikan diri secara otomatis terhadap kondisi air yang bergolak, untuk meningkatkan stabilitas dan efisiensi energi saat beroperasi di lingkungan laut yang dinamis.
02 Mar 2026, 20.40 WIB
146 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Sayap robotik lunak dapat menetralkan turbulensi dengan efisiensi tinggi.
- Penggunaan e-skin dan proprioception memungkinkan robot untuk beradaptasi secara otomatis dengan lingkungan.
- Robot yang lebih lunak dan pintar dapat mengurangi konsumsi energi saat beroperasi di lingkungan laut yang dinamis.
Southampton, Inggris - Para insinyur dari Southampton, Edinburgh, dan Delft mengembangkan sayap robot lunak yang dilengkapi dengan e-skin berbahan logam cair dan kemampuan proprioception untuk menyesuaikan bentuk secara otomatis dalam arus air yang bergolak. Sistem ini memungkinkan robot bawah laut beradaptasi sendiri agar tetap stabil dan efisien.
Sayap itu mampu menetralkan hingga 87 persen turbulensi yang biasanya membuat kendaraan bawah laut konvensional kehilangan arah. E-skin berfungsi seperti saraf buatan yang merasakan dan mengontrol perubahan bentuk melalui pipa hidrolik internal, sehingga robot bisa merespons lebih cepat dan hemat energi.
Teknologi ini dapat merevolusi eksplorasi bawah laut dengan robot yang lebih gesit dan hemat energi, meskipun masih ada tantangan dalam mengembangkan teknologi ini untuk kapal skala besar. Penelitian ini membuka jalan bagi perangkat lunak robotik adaptif yang dapat berjalan andal di kondisi laut nyata.
Referensi:
[1] https://www.interestingengineering.com/innovation/fish-sense-inspired-robotic-wing
[1] https://www.interestingengineering.com/innovation/fish-sense-inspired-robotic-wing
Analisis Ahli
Profesor Blair Thornton
"Teknologi sensing dan adaptive control sangat penting untuk menciptakan robot yang dapat beroperasi secara andal di lingkungan laut yang tidak stabil dan dinamis, mengintegrasikan materi lunak adalah kunci menuju sistem robotik masa depan."
Leo Micklem
"Dengan menggunakan sistem pintar yang bekerja sinergi dengan lingkungan alih-alih melawannya, kita dapat membangun mesin yang tidak hanya efisien dari segi energi, tapi juga tahan terhadap gangguan alam yang kompleks."
Analisis Kami
"Integrasi proprioceptive e-skin pada robotik lunak adalah langkah revolusioner yang mengubah paradigma desain robot bawah air dari yang kaku dan kuat menjadi adaptif dan efisien. Namun, tantangan utama akan berada pada pengembangan skala besar dan durabilitas material saat menghadapi tekanan dan kondisi ekstrem di laut dalam."
Prediksi Kami
Di masa depan, teknologi ini kemungkinan akan digunakan untuk robot bawah laut skala besar yang dapat menavigasi arus bawah laut yang ekstrim dengan efisiensi energi tinggi dan stabilitas lebih baik, membawa kemajuan signifikan dalam eksplorasi laut dalam.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa itu e-skin dalam konteks robotik lunak?A
E-skin adalah kulit elektronik yang terbuat dari kawat logam cair yang fleksibel, berfungsi seperti sistem saraf sintetis untuk merasakan arus air.Q
Bagaimana sayap robotik ini dapat beradaptasi dengan turbulensi di bawah air?A
Sayap robotik ini dapat mendeteksi perubahan aliran air dan secara instan mengubah bentuk fisiknya untuk mempertahankan stabilitas.Q
Siapa yang terlibat dalam penelitian ini?A
Penelitian ini melibatkan Professor Blair Thornton dari Universitas Southampton dan Leo Micklem sebagai penulis utama.Q
Apa kelebihan sayap robotik lunak dibandingkan sayap robotik kaku?A
Kelebihan sayap robotik lunak adalah kemampuannya untuk merespons lebih cepat dan lebih efisien dalam menggunakan energi dibandingkan dengan sayap kaku.Q
Di mana hasil penelitian ini dipublikasikan?A
Hasil penelitian ini dipublikasikan di jurnal npj Robotics.




