AI summary
Sensor baru dapat mendeteksi objek dari jarak jauh dan sensitif terhadap sentuhan halus. Desain sensor terinspirasi oleh cara manusia mengatur fokus mata. Tantangan untuk penerapan teknologi ini termasuk interferensi lingkungan dan variasi performa. Peneliti dari South China University of Technology berhasil mengembangkan sensor kapasitif fleksibel dengan lapisan pelindung dinamis yang memungkinkan robot mendeteksi objek dari jarak jauh dan merasakan sentuhan halus secara bersamaan. Sensor ini mengatasi keterbatasan tradisional antara elektroda kecil untuk sentuhan dekat dan elektroda besar untuk deteksi jauh.Sensor memiliki kemampuan mengubah area sensor melalui pengaturan koneksi listrik dan masking, meningkatkan jangkauan deteksi hingga lebih dari 90 mm dan 104,56 persen lebih jauh dibandingkan sensor dual-mode tradisional. Sensor juga dapat merekam tekanan sangat ringan hingga beberapa gram serta tahan tekanan hingga 400 kPa, sesuai kebutuhan robot kolaboratif.Pengembangan sensor ini dapat meningkatkan keselamatan dan keluwesan robot di lingkungan kerja bersama manusia dengan menggantikan banyak sistem sensor menjadi satu 'kulit elektronik' adaptif. Tantangan selanjutnya termasuk mengatasi variasi produksi dan gangguan lingkungan agar sensor dapat diterapkan secara luas di dunia industri.
Inovasi ini menunjukkan lompatan penting dalam sensor robotik karena mengatasi kompromi antara jangkauan dan resolusi sentuhan. Namun, tantangan produksi dan stabilitas di lingkungan nyata harus segera diatasi agar dapat diterima secara luas dalam industri manufaktur.