HasMorph: Robot Lunak Pintar yang Berkembang dan Berubah Bentuk dengan Histeresis
Teknologi
Robotika
08 Nov 2025
161 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
HasMorph mengubah batasan mekanis menjadi keuntungan dalam robotika lunak.
Pendekatan baru ini memungkinkan robot untuk bergerak dan beradaptasi dengan cara yang lebih cerdas dan efisien.
Inovasi di bidang robotika lunak dapat membawa manfaat besar dalam aplikasi medis dan respons bencana.
Sebuah tim dari Universitas Sheffield menemukan cara baru untuk menggerakkan robot lunak yang dapat berubah bentuk dan bahkan tumbuh dengan kontrol yang sangat baik. Mereka memanfaatkan efek histeresis, sebuah fenomena mekanik di mana gerakan terlambat setelah gaya yang diberikan, biasanya dianggap sebagai kelemahan dalam robotika. Dengan pendekatan baru bernama Hysteresis-Assisted Shape Morphing (HasMorph), robot ini dapat mengingat bentuk sebelumnya dan bergerak lebih kompleks tanpa motor tambahan.
Biasanya, robot perlu banyak motor dan aktuator untuk mencapai kelenturan dan ketangkasan yang tinggi, yang membuatnya berat dan sulit dikendalikan. Namun, metode HasMorph hanya menggunakan dua tendon untuk mengontrol banyak bagian robot, yang berarti robot bisa membuat miliaran bentuk berbeda dengan kontrol sederhana. Ini membuat robot lebih ringan, murah, dan hemat energi dibandingkan metode tradisional.
Selain itu, tim Sheffield juga membuat robot lunak yang bisa tumbuh dari ujungnya seperti tanaman, sehingga robot ini bisa bergerak maju, berbelok di sekitar rintangan, dan mengikuti jalurnya sendiri. Robot ini bahkan bisa menarik kembali bagian ujungnya, sesuatu yang sulit dilakukan dalam desain robot yang ada saat ini. Hal ini memungkinkan navigasi presisi di tempat sempit dan sulit diprediksi.
Keunggulan teknologi ini berpotensi besar di bidang medis, seperti membuat alat endoskopi yang lebih aman dan tanpa risiko merusak jaringan tubuh saat bergerak menuju organ dalam. Di bidang bencana, robot lunak bisa menyusup melalui reruntuhan untuk mencari korban tanpa memerlukan peralatan berat. Dalam industri, robot ini bisa digunakan untuk memeriksa pipa dan struktur yang sulit dijangkau.
Dengan mengubah kelemahan mekanik menjadi kekuatan, pendekatan HasMorph membuka babak baru dalam penelitian robot lunak. Kaisar teknologi robotik kini tidak lagi harus bertambah motor dan aktuator yang rumit, melainkan melalui rancangan yang lebih cerdas berdasar sifat material dan gerakan robot itu sendiri. Studi ini dipublikasikan di jurnal Science Advances.
Analisis Ahli
Prof. Daniela Rus
Pendekatan ini menarik karena mengoptimalkan sifat alami material yang sering dianggap sebagai gangguan dalam robotika, dan ini dapat memicu paradigma baru dalam desain robot lunak yang efisien.Dr. Robert Shepherd
Pemanfaatan histeresis dalam HasMorph menunjukkan pentingnya desain biomimetik yang mengintegrasikan mekanika dan kontrol secara lebih alami dan sederhana.

