Proyek Energi Hijau China: Campuran Gas Hidrogen untuk 100.000 Rumah di Shandong
Sains
Iklim dan Lingkungan
19 Apr 2026
58 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
China memulai proyek besar untuk mengurangi konsumsi gas alam dengan mencampurkan hidrogen.
Proyek ini dapat memberikan energi bagi 100.000 rumah tangga di Weifang, Shandong.
Jika berhasil, proyek ini dapat menghemat sumber daya gas alam dan mengurangi emisi karbon dioksida secara signifikan.
China memulai proyek di Weifang, Shandong, untuk mencampur sampai 10% hidrogen ke dalam pasokan gas alam guna menyediakan energi bagi 100.000 rumah. Proyek ini merupakan yang pertama dan terbesar di skala nasional yang sejenis dan bagian dari dorongan energi hijau China.
Proyek menggunakan peralatan yang mampu memproses 30.000 meter kubik gas campuran hidrogen per hari. Jika pola campuran 10% diterapkan di seluruh jaringan gas perkotaan nasional, dapat menghemat sekitar 15 miliar meter kubik gas alam dan mengurangi emisi karbon dioksida sebesar 30 juta ton tiap tahun.
Inisiatif ini muncul saat krisis energi global akibat penutupan Selat Hormuz dan menegaskan peran vital impor gas dari Timur Tengah, seperti dari Qatar dan Uni Emirat Arab. Keberhasilan proyek ini diprediksi dapat mempercepat transisi energi berkelanjutan di China dan mengurangi ketergantungan pada energi fosil impor.
Analisis Ahli
Prof. Zhang Wei (Ahli Energi Terbarukan, Universitas Tsinghua)
Penggabungan hidrogen dengan gas alam merupakan langkah cerdas yang memanfaatkan infrastruktur yang ada sambil mengurangi emisi. Ini bisa menjadi model untuk negara-negara lain yang ingin menerapkan energi hijau tanpa investasi besar pada infrastruktur baru.

