Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Warga Eropa Tak Percaya Perusahaan Teknologi AS dan China, Dorong Lokal

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (12h ago) cyber-security (12h ago)
13 Apr 2026
288 dibaca
1 menit
Warga Eropa Tak Percaya Perusahaan Teknologi AS dan China, Dorong Lokal

Rangkuman 15 Detik

Warga Eropa memiliki tingkat ketidakpercayaan yang tinggi terhadap perusahaan teknologi asal AS dan China.
Uni Eropa berusaha mengurangi ketergantungan pada teknologi asing dan mendorong pengembangan solusi lokal.
Kepercayaan terhadap perusahaan teknologi Eropa dan pemerintah nasional masih rendah, menunjukkan tantangan dalam membangun kepercayaan publik.
Survei POLITICO European Pulse mengungkapkan bahwa lebih dari 80% warga Eropa tidak percaya pada perusahaan teknologi Amerika Serikat dan China dalam mengelola data pribadi secara bertanggung jawab. Survei dilakukan pada 6.698 responden dari enam negara besar Uni Eropa pada Maret 2023. Ketidakpercayaan terhadap perusahaan China lebih tinggi (93%) dibandingkan Amerika (84%), dengan Jerman sebagai negara yang paling skeptis. Sementara itu, kepercayaan terhadap perusahaan teknologi Eropa hanya 51% dan pemerintah nasional hanya 45%. Polandia lebih terbuka terhadap teknologi asing. Temuan ini mendorong Uni Eropa untuk mengurangi ketergantungan pada teknologi asing dengan pengembangan teknologi lokal, terutama dalam kecerdasan buatan, cloud, dan telekomunikasi. Kekhawatiran utama berkaitan dengan undang-undang keamanan nasional yang memberi akses pemerintah asing ke data pengguna.

Analisis Ahli

Bruce Schneier
Kurangnya kepercayaan terhadap perusahaan teknologi asing ini sangat beralasan mengingat kebijakan keamanan nasional yang memungkinkan akses pemerintah terhadap data pengguna, sehingga pengembangan teknologi lokal menjadi krusial untuk kedaulatan digital.
Kate Crawford
Ketidakpercayaan ini menunjukkan bahwa perlindungan data harus menjadi prioritas utama, bukan hanya aturan tetapi juga transparansi dan etika dalam pengelolaan teknologi, yang harus diutamakan oleh perusahaan lokal dan asing.