Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Roket Kinetica-2 Y1 China Tantang Biaya Peluncuran SpaceX Falcon 9

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
astronomy-and-space-exploration (5h ago) astronomy-and-space-exploration (5h ago)
02 Apr 2026
218 dibaca
1 menit
Roket Kinetica-2 Y1 China Tantang Biaya Peluncuran SpaceX Falcon 9

Rangkuman 15 Detik

Kinetica-2 Y1 adalah pencapaian penting bagi sektor luar angkasa China.
Biaya peluncuran Kinetica-2 Y1 lebih rendah dibandingkan dengan Falcon 9, meskipun tidak dapat digunakan kembali.
CAS Space memiliki rencana untuk mengembangkan teknologi pemulihan yang dapat lebih menurunkan biaya peluncuran di masa depan.
China berhasil meluncurkan roket Kinetica-2 Y1 untuk pertama kalinya pada 30 Maret dari pusat peluncuran di Jiuquan. Roket ini mengantarkan tiga muatan termasuk prototipe kargo komersial dan satelit laboratorium luar angkasa. Peluncuran ini merupakan tonggak penting bagi CAS Space sebagai pemain industri antariksa komersial baru. Menurut laporan lokal, biaya peluncuran Kinetica-2 Y1 diklaim sekitar Rp 72.64 ribu (US$4.350) per kilogram. Namun, klaim perbandingan dengan SpaceX Falcon 9 yang disebut sekitar Rp 83.50 ribu (US$5.000) per kilogram sudah usang. Data terbaru menunjukkan biaya Falcon 9 bisa lebih rendah sekitar Rp 66.80 ribu (US$4.000) per kilogram karena teknologi roket yang bisa digunakan ulang. Walaupun Kinetica-2 Y1 belum bisa dipakai ulang, pencapaian biaya ini tetap impresif. CAS Space berencana untuk mengembangkan mesin dan sistem peluncuran yang bisa digunakan ulang yang akan menurunkan biaya hingga separuh. Ini membuka peluang besar bagi persaingan di pasar peluncuran satelit komersial global.

Analisis Ahli

Elon Musk
Saya yakin biaya peluncuran terus menurun dengan inovasi reusable, dan kompetisi global akan mempercepat kemajuan teknologi ini.
Yang Haoliang
Kami bangga Kinetica-2 Y1 mencapai biaya serupa Falcon 9 meski tanpa kemampuan reusable, dan fokus kami adalah mengembangkan teknologi reusable itu segera.