
Courtesy of InterestingEngineering
NASA Cetak Sejarah Ekstrak Oksigen dari Tanah Bulan untuk Misi Luar Angkasa
Menunjukkan keberhasilan NASA dalam mengekstrak oksigen dari tanah bulan menggunakan energi matahari, sebagai bagian dari strategi In-Situ Resource Utilization (ISRU) untuk mengurangi ketergantungan pada pasokan dari Bumi demi misi luar angkasa yang lebih efisien dan berkelanjutan.
02 Mar 2026, 19.40 WIB
109 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- NASA berhasil mengekstrak oksigen dari tanah lunar menggunakan energi matahari.
- Strategi utilisasi sumber daya in-situ dapat mengurangi biaya misi luar angkasa.
- Teknologi yang dikembangkan dapat digunakan untuk eksplorasi di Mars juga.
Lunar surface, Bulan - NASA berhasil mengekstrak oksigen dari tanah simulasi Bulan menggunakan teknologi karbotermal yang didukung oleh energi matahari dalam proyek Carbothermal Reduction Demonstration (CaRD). Proses ini menghasilkan oksigen dan karbon monoksida sebagai produk samping yang penting untuk bahan bakar.
Uji coba ini menggunakan solar concentrator, perangkat cermin presisi, dan software kontrol canggih untuk memproses tanah bulan simulant secara efisien. Kolaborasi dilakukan antara NASA dan perusahaan swasta seperti Sierra Space, NASA Glenn, Composite Mirror Applications, NASA Kennedy, dan NASA Johnson.
Keberhasilan ini mengindikasikan bahwa produksi oksigen dan bahan bakar langsung di Bulan dan Mars memungkinkan eksplorasi berkelanjutan dengan biaya lebih rendah tanpa ketergantungan pasokan dari Bumi. Teknologi ini dapat menunjang misi Artemis dan perjalanan ke Mars di masa depan.
Referensi:
[1] https://www.interestingengineering.com/space/nasa-method-extract-oxygen-lunar-soil
[1] https://www.interestingengineering.com/space/nasa-method-extract-oxygen-lunar-soil
Analisis Ahli
Dr. Sarah Johnson, Astrokimia
"Teknologi carbothermal reduction ini membuka jalan bagi eksplorasi berkelanjutan di Bulan dan Mars dengan mengurangi ketergantungan pada pasokan dari Bumi. Keberhasilan uji coba ini merupakan langkah kritis dalam pengembangan sistem life support mandiri."
Prof. Michael Lee, Ahli Teknik Antariksa
"Menggunakan energi matahari untuk proses kimia berat di luar angkasa adalah inovasi tepat yang bisa menurunkan biaya misi secara drastis. Namun, tantangan kontrol suhu dan efisiensi energi tetap harus diatasi."
Analisis Kami
"Keberhasilan uji coba ini menandai kemajuan signifikan dalam pemanfaatan sumber daya lokal luar angkasa yang akan mengubah paradigma eksplorasi antariksa. Namun, tantangan teknis dan lingkungan ekstrem bulan masih membutuhkan penelitian lebih dalam agar teknologi ini dapat diimplementasikan secara optimal."
Prediksi Kami
Di masa depan, teknologi ekstraksi oksigen dari permukaan bulan dan Mars akan memungkinkan misi luar angkasa jangka panjang yang lebih mandiri dan biaya operasional yang jauh lebih rendah.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa tujuan utama program Artemis?A
Tujuan utama program Artemis adalah mengembalikan manusia ke bulan dan mempersiapkan eksplorasi manusia di Mars.Q
Bagaimana NASA berhasil mengekstrak oksigen dari tanah lunar?A
NASA berhasil mengekstrak oksigen dari tanah lunar dengan menggunakan energi matahari untuk memicu reaksi kimia yang memisahkan oksigen dari mineral.Q
Apa keuntungan dari strategi utilisasi sumber daya in-situ?A
Keuntungan dari strategi utilisasi sumber daya in-situ adalah mengurangi kebutuhan pengiriman pasokan dari Bumi, sehingga misi jangka panjang menjadi lebih terjangkau dan berkelanjutan.Q
Siapa yang membangun reaktor untuk pengambilan oksigen?A
Reaktor untuk pengambilan oksigen dibangun oleh Sierra Space.Q
Apa yang dapat dilakukan teknologi ini di Mars?A
Teknologi ini dapat digunakan di Mars untuk mengubah atmosfer yang kaya karbon dioksida menjadi oksigen dan metana, yang bisa digunakan sebagai bahan bakar.




