Pendiri Intellexa Divonis Penjara Karena Skandal Penyadapan Ilegal di Yunani
Courtesy of TechCrunch

Pendiri Intellexa Divonis Penjara Karena Skandal Penyadapan Ilegal di Yunani

Memberikan informasi tentang vonis hukuman penjara terhadap pendiri Intellexa dan eksekutif lainnya terkait penyalahgunaan teknologi spyware untuk mengawasi secara ilegal, sekaligus menunjukkan langkah hukum pertama terhadap pembuat spyware yang disalahgunakan.

26 Feb 2026, 22.45 WIB
20 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Tal Dilian dan eksekutif Intellexa dijatuhi hukuman untuk pengintipan ilegal.
  • Skandal ini menunjukkan risiko penggunaan teknologi spionase dalam pemerintahan.
  • Intellexa terlibat dalam pengembangan perangkat lunak yang digunakan untuk menyasar individu di Yunani dan di luar negeri.
Athena, Yunani - Pada tahun 2022, pemerintah Yunani terlibat dalam skandal besar yang diberi julukan 'Greek Watergate'. Mereka diduga menggunakan spyware buatan perusahaan Intellexa untuk melakukan penyadapan ilegal terhadap ponsel para politisi, wartawan, pengusaha, dan pejabat militer. Spyware ini memungkinkan pengawasan rahasia yang melanggar privasi dan hukum yang berlaku.
Tal Dilian, pendiri Intellexa, bersama tiga eksekutif lainnya, termasuk Sara Aleksandra Fayssal Hamou, Felix Bitzios, dan Yiannis Lavranos, akhirnya diadili terkait kasus ini. Intellexa diketahui mengembangkan teknologi spyware bernama Predator yang digunakan untuk melakukan pelanggaran tersebut. Kasus ini menjadi sorotan karena dampak luasnya terhadap privasi banyak individu di Yunani.
Dalam persidangan yang diadakan pada tahun 2024 ini, Tal Dilian dijatuhi hukuman delapan tahun penjara atas dakwaan wiretapping ilegal dan pelanggaran privasi. Eksekutif lain yang terlibat juga menerima hukuman serupa. Namun, vonis tersebut ditangguhkan sementara waktu menunggu hasil banding, dan pengadilan memerintahkan dilanjutkannya penyelidikan untuk mengungkap lebih dalam keterlibatan para terdakwa.
Selain proses hukum di Yunani, pemerintah Amerika Serikat juga mengenakan sanksi terhadap Intellexa, beberapa perusahaan terkait, Tal Dilian, dan Hamou pada tahun yang sama. Sanksi ini dikeluarkan karena spyware Predator digunakan untuk menyasar warga Amerika, termasuk pejabat pemerintah dan jurnalis, yang menambah dimensi internasional pada kasus ini.
Kasus ini menjadi yang pertama mengakibatkan hukuman penjara terhadap pembuat spyware akibat penyalahgunaan teknologinya. Hal ini diharapkan menjadi peringatan bagi perusahaan teknologi pengawasan lain dan mendorong regulasi yang lebih ketat untuk melindungi privasi dan hak asasi manusia di era digital.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/02/26/spyware-maker-sentenced-to-prison-in-greece-for-wiretapping-politicians-and-journalists/

Analisis Ahli

Bruce Schneier
"Kasus ini menunjukkan kegagalan industri spyware dalam mempertanggungjawabkan penggunaan produknya, dan pentingnya regulasi global untuk melindungi privasi serta keamanan individu."
Amnesty International
"Putusan ini merupakan langkah besar dalam perjuangan hak asasi manusia melawan penyalahgunaan teknologi yang merusak kebebasan berekspresi dan privasi."

Analisis Kami

"Ini adalah titik balik penting dalam penegakan hukum terhadap pelanggaran privasi digital yang dilakukan oleh pembuat spyware, menunjukkan bahwa perusahaan teknologi tidak kebal terhadap hukum saat produknya disalahgunakan. Namun, penangguhan vonis sembari menunggu banding menunjukkan kompleksitas kasus ini dan tantangan global dalam mengatur teknologi pengawasan."

Prediksi Kami

Kasus ini dapat memicu tindakan hukum lebih lanjut terhadap perusahaan spyware lain di berbagai negara dan mendorong regulasi yang lebih ketat atas penggunaan teknologi pengintaian digital.

Pertanyaan Terkait

Q
Siapa yang dijatuhi hukuman dalam kasus pengintipan di Yunani?
A
Tal Dilian dan tiga eksekutif Intellexa lainnya dijatuhi hukuman.
Q
Apa yang dilakukan Intellexa?
A
Intellexa adalah pembuat perangkat lunak spionase yang terlibat dalam pengintaian ilegal.
Q
Apa nama perangkat lunak spionase yang dikembangkan oleh Intellexa?
A
Perangkat lunak spionase yang dikembangkan oleh Intellexa bernama Predator.
Q
Mengapa pemerintah Yunani menerima kritik dalam skandal ini?
A
Pemerintah Yunani dituduh melakukan pengintipan terhadap politisi, jurnalis, dan tokoh publik lainnya.
Q
Apa yang dilakukan pemerintah AS terhadap Intellexa pada tahun 2024?
A
Pemerintah AS menjatuhkan sanksi terhadap Intellexa dan beberapa perusahaan terkait pada tahun 2024.