
Courtesy of TechCrunch
Remaja Amerika Gunakan Chatbot AI untuk Dukungan Emosional dan Percakapan
Menjelaskan bagaimana remaja Amerika menggunakan chatbot AI dalam berbagai aspek kehidupan mereka, termasuk peran sosial dan emosional yang biasanya diisi oleh manusia, serta menyoroti kekhawatiran dari orang tua dan profesional terkait dampak psikologis penggunaan AI ini.
25 Feb 2026, 22.52 WIB
263 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Penggunaan AI di kalangan remaja meningkat, terutama untuk tujuan pendidikan dan dukungan emosional.
- Ada perbedaan pandangan antara remaja dan orang tua mengenai penggunaan AI, khususnya untuk percakapan santai dan dukungan emosional.
- Profesional kesehatan mental mengingatkan tentang potensi dampak negatif dari ketergantungan pada AI untuk dukungan emosional.
Amerika Serikat - Menurut laporan Pew Research Center, penggunaan chatbot AI kini menjadi bagian dari kehidupan banyak remaja di Amerika Serikat. Selain memanfaatkan AI untuk mencari informasi dan membantu tugas sekolah, beberapa remaja juga menggunakan chatbot untuk percakapan santai dan mendapatkan dukungan emosional.
Sebagian remaja merasa nyaman berbicara dengan chatbot seperti ChatGPT, Claude, dan Grok untuk mengekspresikan perasaan atau memperoleh saran. Namun, profesional kesehatan mental mengingatkan bahwa teknologi ini tidak dirancang khusus untuk terapi, sehingga ada risiko dampak psikologis negatif, terutama jika digunakan sebagai pengganti interaksi sosial manusia.
Survei juga mengungkapkan adanya perbedaan persepsi antara remaja dan orang tua mengenai penggunaan chatbot AI. Orang tua umumnya menerima penggunaan AI untuk tujuan belajar dan informasi, tetapi merasa kurang setuju saat AI dipakai untuk percakapan santai atau mendapatkan dukungan emosional oleh anak mereka.
Respons perusahaan teknologi beragam; misalnya, Character.AI memutuskan untuk menonaktifkan akses chatbot bagi pengguna di bawah 18 tahun setelah dua kasus bunuh diri yang terkait dengan chatbot mereka. Sementara itu, OpenAI menghapus model GPT-4o yang banyak digunakan untuk mendapatkan dukungan emosional, meskipun keputusan ini menuai kritik dari pengguna.
Baca juga: Penggunaan Media Sosial dan Chatbot AI yang Meningkat Picu Kekhawatiran Keselamatan Remaja
Pandangan para remaja tentang dampak AI terhadap masyarakat dalam 20 tahun ke depan beragam, dengan sebagian percaya AI akan membawa perubahan positif, namun tidak sedikit yang juga mengkhawatirkan dampak negatifnya. Hal ini menunjukkan bahwa peran AI dalam kehidupan sehari-hari dan kesehatan mental remaja perlu pengawasan dan penelitian lebih lanjut.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/02/25/about-12-of-u-s-teens-turn-to-ai-for-emotional-support-or-advice/
[1] https://techcrunch.com/2026/02/25/about-12-of-u-s-teens-turn-to-ai-for-emotional-support-or-advice/
Analisis Ahli
Dr. Nick Haber
"Sistem AI dapat menyebabkan isolasi sosial jika pengguna kehilangan keterikatan dengan dunia nyata dan hubungan interpersonal yang penting bagi kesehatan mental."
Analisis Kami
"Penting untuk memahami bahwa AI bukanlah pengganti hubungan manusia yang sehat; ketergantungan berlebihan pada chatbot dapat memperparah perasaan kesepian dan isolasi. Pengembangan dan regulasi AI harus lebih fokus pada keamanan dan dukungan psikologis agar teknologi ini benar-benar bermanfaat bagi remaja tanpa risiko membahayakan kesejahteraan mental mereka."
Prediksi Kami
Penggunaan AI oleh remaja dalam peran sosial dan emosional akan meningkat, namun regulasi dan perhatian terhadap keamanan mental akan menjadi semakin ketat untuk menghindari efek berbahaya dan isolasi sosial.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa saja penggunaan umum AI di kalangan remaja menurut laporan Pew Research Center?A
Penggunaan umum AI di kalangan remaja termasuk mencari informasi (57%) dan mendapatkan bantuan dengan pekerjaan sekolah (54%).Q
Apa pendapat orang tua tentang penggunaan AI untuk percakapan santai dan dukungan emosional?A
Sebagian besar orang tua tidak setuju anak mereka menggunakan AI untuk percakapan santai (28%) atau dukungan emosional (18%).Q
Mengapa para profesional kesehatan mental khawatir tentang penggunaan AI oleh remaja?A
Para profesional kesehatan mental khawatir bahwa penggunaan AI dapat menyebabkan isolasi dan tidak terhubung dengan dunia nyata.Q
Apa yang dilakukan Character.AI terkait penggunaan chatbot oleh pengguna di bawah 18 tahun?A
Character.AI menonaktifkan penggunaan chatbot untuk pengguna di bawah 18 tahun setelah adanya kritik publik dan tuntutan hukum.Q
Seberapa banyak remaja yang percaya bahwa AI akan memiliki dampak positif di masa depan?A
Sekitar 31% remaja percaya AI akan memiliki dampak positif di masa depan.


