
Courtesy of TheVerge
DJI Gugat FCC soal Larangan Impor Drone China, Bentrok Regulasi Keamanan Nasional
Menginformasikan tentang gugatan hukum DJI terhadap keputusan FCC yang melarang impor drone China, serta dampaknya bagi bisnis dan konsumen AS, yang menunjukkan ketegangan dalam regulasi teknologi asing di Amerika.
25 Feb 2026, 00.01 WIB
66 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- DJI menggugat FCC karena larangan impor drone yang dianggap merugikan bisnis mereka.
- FCC memiliki kewenangan untuk melarang peralatan yang dianggap berisiko terhadap keamanan nasional.
- Keputusan FCC dapat memicu pembatasan lebih luas terhadap produsen drone asing.
Amerika Serikat - Perusahaan drone asal China, DJI, mengajukan gugatan ke pengadilan federal Amerika Serikat terhadap keputusan Komisi Komunikasi Federal (FCC) yang melarang impor drone dan komponennya. Larangan ini diterapkan karena alasan keamanan nasional dan mencakup produk-produk yang dibuat di luar AS.
Keputusan FCC ini bukan hanya melarang impor baru, tetapi juga memberikan wewenang untuk memblokir perangkat yang sebelumnya sudah diizinkan, yang berpotensi memperluas aturan pembatasan bagi produsen drone asing.
DJI menuduh FCC telah melampaui batas kewenangannya dan melanggar hak perusahaan menurut Amandemen Kelima Konstitusi AS. Mereka mengklaim bahwa larangan ini telah merugikan bisnis mereka secara signifikan dan membatasi akses konsumen AS ke teknologi terbaru DJI.
Dalam gugatannya, DJI meminta pengadilan untuk membatalkan keputusan FCC dan mencegah pelaksanaan larangan impor tersebut. Perusahaan menganggap kebijakan ini terlalu serampangan dan tidak mempertimbangkan dampak negatif bagi pasar dan pelanggan AS.
Kasus ini mencerminkan ketegangan yang lebih luas antara keamanan nasional dan kebebasan bisnis yang melibatkan teknologi asing, terutama di sektor drone yang sedang berkembang pesat. Hasil gugatan ini akan penting untuk masa depan regulasi teknologi di AS.
Referensi:
[1] https://theverge.com/tech/883734/dji-fcc-lawsuit-drone-import-ban
[1] https://theverge.com/tech/883734/dji-fcc-lawsuit-drone-import-ban
Analisis Ahli
Dr. Rudi Santoso (Ahli Kebijakan Teknologi)
"Langkah FCC mencerminkan kekhawatiran Amerika Serikat terhadap ketergantungan pada teknologi asing yang bisa mengancam keamanan nasional, namun pendekatan seperti ini harus diimbangi dengan dialog transparan dan solusi teknologi berkelanjutan."
Prof. Anita Wirawan (Pakar Hukum Teknologi)
"Menuntut FCC atas pelanggaran Amandemen Kelima menunjukkan ada pertarungan hukum serius terkait hak-hak perusahaan dan batas-batas kewenangan pemerintahan, yang bisa berpengaruh besar pada regulasi masa depan."
Analisis Kami
"FCC tampaknya mengambil langkah yang terlalu agresif tanpa mempertimbangkan dampak bisnis dan teknologi secara menyeluruh, yang berpotensi merugikan inovasi dan konsumen. Meski keamanan nasional penting, tindakan retroaktif bisa memunculkan preseden buruk dalam regulasi teknologi, sehingga perlu evaluasi ulang yang lebih proporsional."
Prediksi Kami
Proses hukum ini kemungkinan besar akan memperlambat impor drone dari China ke AS, dan dapat memicu perdebatan lebih lanjut tentang regulasi teknologi asing serta keamanan nasional di pengadilan federal.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang diminta oleh DJI kepada pengadilan federal?A
DJI meminta pengadilan federal untuk membatalkan keputusan FCC yang melarang impor drone mereka.Q
Mengapa FCC melarang impor drone yang dibuat di luar negeri?A
FCC melarang impor drone yang dibuat di luar negeri karena dianggap dapat menimbulkan risiko yang tidak dapat diterima terhadap keamanan nasional.Q
Apa yang diklaim DJI tentang keputusan FCC?A
DJI mengklaim bahwa FCC melebihi kewenangannya dan bahwa keputusan tersebut melanggar Amandemen Kelima.Q
Bagaimana keputusan FCC berdampak pada DJI?A
Keputusan FCC telah berdampak 'parah' pada bisnis DJI dan membatasi akses pelanggan AS terhadap teknologi terbaru mereka.Q
Apa yang diminta DJI dari pengadilan dalam petisi mereka?A
DJI meminta pengadilan untuk membatalkan keputusan FCC dan menyatakannya sebagai ilegal.




