Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

DJI Gunakan Perusahaan Rahasia untuk Jual Kamera dengan Harga Murah di AS

Teknologi
Gadgets dan Wearable
TheVerge TheVerge
09 Okt 2025
275 dibaca
2 menit
DJI Gunakan Perusahaan Rahasia untuk Jual Kamera dengan Harga Murah di AS

Rangkuman 15 Detik

Xtra Technology diduga menjual produk yang sangat mirip dengan DJI untuk menghindari tarif.
DJI tidak mengkonfirmasi hubungan dengan Xtra, meskipun ada bukti kuat.
Regulasi dan tarif dapat mengubah cara perusahaan menjual produk di pasar AS.
DJI, produsen kamera populer Osmo Pocket 3, mengalami kenaikan harga drastis di Amerika Serikat akibat tarif impor yang diberlakukan pemerintah. Produk yang sebelumnya cukup terjangkau kini mencapai 799 dollar, membuat konsumen kesulitan membeli perangkat tersebut dengan harga standar. Namun, muncul perusahaan baru bernama Xtra Technology yang diduga kuat menjual produk DJI yang sama persis dengan harga jauh lebih murah, sekitar 499 dollar. Peneliti teknologi menemukan produk Xtra menggunakan komponen hardware dan software DJI, bahkan aplikasi mereka masih menyimpan jejak kode asli DJI. Analisis lebih mendalam melalui pembongkaran perangkat dan kode aplikasi menunjukkan bahwa Xtra mungkin adalah perusahaan yang sengaja dibuat DJI untuk menghindari tarif bea masuk dan pembatasan impor produk di AS. Perusahaan ini didaftarkan di Delaware namun memiliki server dan jalur data yang terhubung ke China. Selain Xtra, terdapat beberapa perusahaan lain yang juga dicurigai menjadi ‘shell company’ milik DJI untuk menjual produk drone dan kamera mereka di AS secara rahasia agar melewati aturan pemerintah. Pemerintah AS berencana memberlakukan larangan penuh impor produk DJI mulai Desember 2025, kecuali ada pernyataan keamanan nasional yang membebaskannya. Jika strategi ini berhasil, ini bisa menjadi blueprint bagi perusahaan global lain untuk mengelak dari pembatasan perdagangan yang ketat. Namun hal ini juga menimbulkan tantangan baru bagi penegakan hukum dan kebijakan perdagangan yang adil di masa depan.

Analisis Ahli

Kevin Finisterre
Xtra kemungkinan menggunakan alat obfuscation dari China untuk menyamarkan kode asli DJI, yang menunjukkan tingkat teknik pengelakan yang cukup canggih dan disengaja.