Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

AS Larang Drone Asing Baru Demi Keamanan Nasional dan Dominasi Teknologi Dalam Negeri

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (3mo ago) cyber-security (3mo ago)
24 Des 2025
42 dibaca
2 menit
AS Larang Drone Asing Baru Demi Keamanan Nasional dan Dominasi Teknologi Dalam Negeri

Rangkuman 15 Detik

Keputusan FCC menunjukkan fokus pada keamanan nasional terkait teknologi asing.
DJI sebagai pemimpin pasar drone merasa terimbas oleh kebijakan baru ini.
Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya yang lebih besar untuk memperkuat industri teknologi dalam negeri.
Pemerintah Amerika Serikat melalui Federal Communications Commission (FCC) yang dipimpin oleh Brendan Carr mengumumkan larangan distribusi semua model drone baru yang dibuat di luar negeri ke pasar AS. Keputusan ini diambil berdasarkan kekhawatiran bahwa drone buatan asing dapat digunakan oleh kriminal atau musuh asing untuk mengancam keamanan nasional. Meski demikian, warga Amerika yang sudah memiliki drone asing lama tetap diizinkan menggunakan produk tersebut. Larangan ini menambah semua drone dan komponen penting buatan luar negeri ke dalam "Covered List" yang artinya produk tersebut dianggap membawa risiko tak dapat diterima bagi keamanan nasional. Kebijakan ini menjadi pukulan besar bagi DJI, perusahaan drone asal China yang saat ini sangat dominan di pasar global dan populer di kalangan konsumen AS. DJI menyatakan kekecewaannya terhadap keputusan FCC dan mempertanyakan dasar data yang digunakan pemerintah dalam mengambil kebijakan ini. Namun, perusahaan tersebut tetap mengaku berkomitmen pada pasar AS dan mengklaim produknya adalah salah satu yang teraman dan terlindungi berdasarkan evaluasi berbagai lembaga pemerintah dan pihak ketiga independen. Langkah ini merupakan kelanjutan dari kebijakan pemerintahan Trump yang bertujuan memperkuat produksi drone di dalam negeri dan mengamankan rantai pasokan drone dari pengaruh asing. Dalam beberapa tahun terakhir, Trump telah menekan perusahaan China di berbagai sektor, termasuk teknologi dan elektronik, untuk melindungi kepentingan nasional Amerika. Kebijakan baru ini diharapkan dapat meningkatkan investasi dan inovasi di industri drone dalam negeri AS, namun juga berpotensi menimbulkan ketegangan perdagangan dan teknologi lebih lanjut antara AS dan China. Keputusan tersebut juga menimbulkan diskusi tentang dampak regulasi pada konsumen dan persaingan pasar global.

Analisis Ahli

Bruce Schneier (pakar keamanan siber)
Larangan drone asing ini mencerminkan kekhawatiran nyata terkait keamanan siber dan pengaruh asing dalam infrastruktur kritis, walaupun kebijakan seperti ini harus diimbangi dengan transparansi dan kerjasama internasional.
Michael Toscano (CEO AUVSI, asosiasi drone industri)
Pengembangan drone domestik adalah langkah penting, namun larangan yang terlalu ketat dapat menghambat inovasi serta pilihan pasar bagi pengguna dan konsumen di AS.