Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pengadilan Tolak Gugatan DJI, Terus Dicap Perusahaan Militer Tiongkok di AS

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
27 Sep 2025
301 dibaca
2 menit
Pengadilan Tolak Gugatan DJI, Terus Dicap Perusahaan Militer Tiongkok di AS

AI summary

DJI menghadapi tantangan hukum dan reputasi akibat label sebagai perusahaan militer China.
Keputusan pengadilan memberi Departemen Pertahanan AS kebebasan untuk menentukan perusahaan yang termasuk dalam daftar tersebut.
DJI berisiko kehilangan akses ke pasar AS akibat larangan impor yang akan datang.
DJI, perusahaan pembuat drone asal Tiongkok, telah menghadapi masalah besar di Amerika Serikat. Departemen Pertahanan AS menganggap DJI sebagai bagian dari perusahaan militer Tiongkok dan memasukkannya dalam daftar yang membatasi bisnis di Amerika. DJI lalu menggugat pemerintah untuk menghapuskan label tersebut agar bisa tetap berbisnis dengan leluasa di pasar AS.Namun, hakim Paul Friedman menolak gugatan DJI. Meskipun tidak menemukan bukti DJI dimiliki langsung oleh partai komunis Tiongkok, hakim mengatakan bahwa DJI mendapat dukungan finansial dan pengakuan dari pemerintah Tiongkok, misalnya melalui subsidi dan status khusus dari Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional Tiongkok.Selain itu, ada keterlibatan entitas negara seperti Chengtong yang memiliki saham di DJI. Walau demikian, hakim juga menolak beberapa tuduhan lainnya karena kurang bukti. Keputusan ini memperjelas bahwa pemerintah AS memiliki kebebasan besar dalam memutuskan siapa yang masuk daftar perusahaan militer Tiongkok dan siapa yang tidak.Akibat keputusan ini, DJI menghadapi larangan impor produk barunya ke Amerika mulai Desember. Bahkan sejak sekarang, pengiriman drone DJI sudah sering terhambat, sehingga rak-rak di toko menjadi kosong. Hal ini memberi peluang bagi penipuan dan penyalahgunaan celah hukum di pasar drone AS.DJI masih bisa mengajukan banding atas keputusan ini, tapi situasi bisnisnya di AS tetap sulit. Keputusan pengadilan ini menandai tantangan lebih besar bagi perusahaan teknologi Tiongkok di tengah ketegangan geopolitik yang makin memburuk antara AS dan Tiongkok.

Experts Analysis

Ankit Panda (Peneliti Kebijakan Pertahanan)
Keputusan pengadilan ini menegaskan kebijakan AS yang semakin ketat terhadap perusahaan terkait Tiongkok dalam konteks keamanan nasional. Meskipun DJI mengajukan pembelaan, bukti dukungan dan keterlibatan pemerintah Tiongkok cukup kuat untuk menjustifikasi label tersebut.
Editorial Note
Keputusan ini menunjukkan bagaimana aspek politik dan keamanan nasional sangat mempengaruhi perusahaan teknologi global, khususnya yang berasal dari Tiongkok. DJI menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan pangsa pasar di AS, yang akan mendorong mereka untuk lebih fokus pada pasar non-AS atau berinovasi untuk menghindari stigma tersebut.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.