
Courtesy of InterestingEngineering
Fosil Laut Purba di Australia Ungkap Rahasia Penyebaran Amfibi Global 250 Juta Tahun Lalu
Mengungkap bagaimana makhluk amfibi laut purba berhasil cepat beradaptasi dan menyebar secara global setelah kepunahan massal terbesar dan mengonfirmasi distribusi mereka yang tersebar luas di dunia, memberikan wawasan baru tentang ketahanan dan evolusi awal kehidupan laut selepas bencana global.
23 Feb 2026, 15.01 WIB
261 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Penemuan fosil amfibi laut kuno menunjukkan keragaman spesies di ekosistem purba.
- Spesies Erythrobatrachus dan Aphaneramma menunjukkan kemampuan penyebaran global setelah kepunahan massa.
- Penelitian ini menyoroti pentingnya pemulihan cepat kehidupan setelah peristiwa kepunahan besar.
Noonkanbah, Australia Barat - Sekitar 250 juta tahun yang lalu, wilayah Kimberley di Australia Barat yang kini berupa padang berdebu adalah teluk dangkal yang menjadi habitat bagi makhluk laut purba. Fosil-fosil dari era itu memberikan gambaran kehidupan bawah laut yang luar biasa beragam pada masa tersebut.
Pada awalnya, fosil yang ditemukan di Noonkanbah diidentifikasi sebagai satu jenis makhluk amfibi laut, namun penelitian terbaru menggunakan teknik pencitraan 3D mengungkapkan fakta baru bahwa fosil tersebut terdiri dari minimal dua spesies berbeda.
Salah satu spesies adalah Erythrobatrachus, seorang predator besar dengan kepala lebar, dan satunya lagi adalah Aphaneramma, spesialis dengan moncong panjang yang hidup dengan memangsa ikan kecil. Kedua spesies ini hidup berdampingan namun memiliki peran ekologis berbeda.
Menariknya, Aphaneramma adalah spesies yang tersebar luas secara global dengan fosil ditemukan di berbagai tempat seperti Arktik, Rusia, Pakistan, dan Madagaskar, yang membuktikan penyebaran mendunia makhluk ini segera setelah kepunahan massal besar.
Penemuan ini memperkuat pemahaman bahwa kehidupan laut rebound dengan cepat pasca kepunahan dan beradaptasi untuk mengisi celah ekologis, sekaligus memberikan wawasan baru tentang perjalanan evolusi amfibi laut di era Mesozoikum.
Referensi:
[1] https://www.interestingengineering.com/science/australia-fossils-globe-trotting-sea-salamanders
[1] https://www.interestingengineering.com/science/australia-fossils-globe-trotting-sea-salamanders
Analisis Ahli
Dr. Emily Wilcox (Paleontologist)
"Penemuan hubungan transoceanic ini memperlihatkan adaptasi ekologis yang sangat cepat, membuktikan fleksibilitas evolusi amfibi laut yang belum banyak dipahami sebelumnya."
Analisis Kami
"Penemuan ini menunjukkan bahwa amfibi laut purba lebih dinamis dan tersebar luas dari yang pernah kita duga sebelumnya. Hal ini menegaskan pentingnya pengujian ulang koleksi fosil lama dengan teknologi modern untuk membuka jendela baru tentang sejarah kehidupan di planet ini."
Prediksi Kami
Penemuan ini akan mendorong penelitian lebih lanjut tentang penyebaran dan adaptasi makhluk laut purba di belahan bumi selatan, sekaligus menginspirasi pemulangan dan konservasi fosil-fosil penting ke kawasan asalnya untuk studi lebih mendalam.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang ditemukan oleh paleontolog dari Museum Sejarah Alam Swedia?A
Paleontolog menemukan bukti komunitas amfibi laut kuno yang beragam di Australia.Q
Apa nama spesies predator puncak yang diidentifikasi dari fosil?A
Nama spesies predator puncak tersebut adalah Erythrobatrachus noonkanbahensis.Q
Di mana fosil-fosil tersebut ditemukan?A
Fosil-fosil tersebut ditemukan di stasiun ternak Noonkanbah, dekat Derby di Kimberley.Q
Apa yang terjadi setelah peristiwa Great Dying?A
Setelah peristiwa Great Dying, kehidupan berevolusi dengan cepat dan mengisi berbagai ekosistem.Q
Mengapa penemuan ini penting untuk pemahaman kita tentang kehidupan purba?A
Penemuan ini penting karena menunjukkan ketahanan kehidupan dan kemampuan penyebaran spesies amfibi laut setelah kepunahan massal.



