Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Menguak Penyebab Pergeseran Predator Laut Cretaceous Tengah: Anoksia dan Iklim Ekstrem

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (10mo ago) climate-and-environment (10mo ago)
02 Mei 2025
201 dibaca
1 menit
Menguak Penyebab Pergeseran Predator Laut Cretaceous Tengah: Anoksia dan Iklim Ekstrem

Rangkuman 15 Detik

Kepunahan predator laut besar terjadi akibat perubahan lingkungan yang ekstrem.
Transisi Cenomanian/Turonian adalah periode kunci dalam evolusi ekosistem laut.
Studi ini menunjukkan bagaimana faktor-faktor lingkungan dapat mempengaruhi evolusi spesies.
Selama jutaan tahun, lautan pada periode Jurassic Akhir dan Cretaceous Awal dikuasai oleh predator besar seperti pliosaurus, thalattosuchia, dan ichthyosaurians. Namun, pada pertengahan Cretaceous, terjadi perubahan dramatis yang menyebabkan kepunahan mendadak dari predator-predator ini dan munculnya predator baru seperti mosasaurs, plesiosaurs, dan berbagai jenis hiu. Penelitian baru yang dipresentasikan di General Assembly of the European Geosciences Union mengungkap bahwa periode anoksia laut dan volatilitas iklim dramatis kemungkinan menjadi penyebab utama perubahan ini. Transisi Cenomanian/Turonian yang terjadi sekitar 93,9 juta tahun yang lalu adalah interval terpanas dalam 541 juta tahun terakhir, dengan kombinasi panas ekstrem, kehilangan oksigen di lautan, tingkat CO2 tinggi, dan ketidakseimbangan nutrisi menciptakan lingkungan yang menantang. Penelitian ini melibatkan analisis komprehensif dari ratusan garis keturunan reptil laut dan mengumpulkan dataset 2D dan 3D terbesar dari reptil laut. Hasilnya menunjukkan bahwa transisi ini terkait dengan tingkat kepunahan yang tinggi dan kepunahan ini secara tidak proporsional menargetkan beberapa kelompok predator besar dan cepat. Perubahan morfologi tengkorak reptil laut mempengaruhi kemampuan mereka untuk berburu dan mengonsumsi mangsa, yang akhirnya mengarah pada pergeseran besar dalam jaring makanan laut.

Analisis Ahli

valentin fischer
Kepunahan massal pada transisi Cenomanian-Turonian secara selektif menargetkan predator laut besar, menimbulkan perubahan evolusi penting dalam bentuk morfologi tengkorak dan kemampuan berburu.