
Courtesy of CNBCIndonesia
Faktor Genetik dan Lingkungan Pengaruh Besar Terhadap Umur Panjang Manusia
Mengungkap dan menjelaskan bagaimana genetik dan faktor eksternal berperan dalam menentukan rentang usia manusia, serta bagaimana faktor kematian eksternal mempengaruhi hasil studi sebelumnya yang menggunakan data kembar.
22 Feb 2026, 15.00 WIB
129 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Faktor genetik memiliki peran penting dalam menentukan usia panjang, namun faktor kebetulan juga berpengaruh.
- Mortalitas ekstrinsik, termasuk penyakit menular, dapat mempengaruhi harapan hidup secara signifikan.
- Penelitian ini menggunakan pendekatan baru untuk menghitung pengaruh genetik dan eksternal terhadap usia panjang manusia.
Jakarta, Indonesia - Penelitian terbaru dari Institut Sains Weizmann di Israel mengungkap bahwa umur manusia tidak hanya ditentukan oleh faktor genetik, tetapi juga oleh elemen eksternal seperti gaya hidup dan faktor kebetulan. Studi ini menggabungkan data dari kembar untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi harapan hidup.
Salah satu temuan penting adalah peran genetik yang memberikan kontribusi sekitar 50% terhadap kemungkinan seseorang berumur panjang. Namun, faktor luar tubuh seperti penyakit, kecelakaan, dan kekerasan yang disebut mortalitas ekstrinsik sangat mempengaruhi usia kematian, dan faktor ini belum diperhitungkan dalam studi sebelumnya.
Para peneliti menggunakan rumus matematika untuk menghitung mortalitas ekstrinsik dengan membandingkan kembar yang meninggal dengan alasan alami dan yang meninggal karena penyakit menular pada usia yang berbeda. Era sebelum antibiotik menunjukkan mortalitas ekstrinsik 10 kali lebih tinggi daripada zaman sekarang.
Hasil studi ini membantu memperjelas bahwa harapan hidup adalah sifat unik yang berbeda dari sifat lain seperti tinggi badan atau kepribadian, karena sangat dipengaruhi oleh faktor kematian luar tubuh. Studi ini juga mengidentifikasi bahwa usia panjang dipengaruhi oleh ratusan hingga ribuan gen yang memiliki efek kompleks.
Penelitian ini menjadi dasar penting untuk pengembangan riset lebih lanjut tentang umur panjang. Memahami bagaimana gen dan lingkungan berinteraksi dapat membantu menemukan cara meningkatkan kualitas dan durasi hidup manusia, serta memperkenalkan gen pelindung yang mungkin dapat dijadikan fokus pengobatan di masa depan.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260222132302-37-712809/peneliti-israel-ungkap-50-usia-manusia-sudah-ditentukan-di-kandungan
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260222132302-37-712809/peneliti-israel-ungkap-50-usia-manusia-sudah-ditentukan-di-kandungan
Analisis Ahli
Ben Shenhar
"Genetik berkontribusi signifikan, sekitar 50%, terhadap kemungkinan seseorang mencapai umur panjang, tapi faktor eksternal juga sangat mempengaruhi."
Uri Alon
"Rata-rata usia harapan hidup unik karena dipengaruhi oleh mortalitas ekstrinsik yang belum tercatat dalam studi kembar lama, sehingga data lama tidak sepenuhnya akurat."
Analisis Kami
"Penelitian ini menegaskan bahwa memahami umur panjang tidak cukup hanya dari sudut pandang genetik saja, sebab faktor lingkungan dan kebetulan juga berperan besar dalam menentukan usia seseorang. Pendekatan multi-disipliner yang menggabungkan genetika, matematika, dan epidemiologi akan menjadi kunci untuk mengungkap misteri umur manusia secara lebih komprehensif."
Prediksi Kami
Penelitian di masa depan kemungkinan akan mengembangkan metode yang lebih akurat untuk memisahkan pengaruh faktor genetik dan eksternal dalam menentukan harapan hidup, serta mengidentifikasi gen-gen pelindung untuk meningkatkan umur panjang.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang ditemukan oleh penelitian dari Institut Sains Weizmann mengenai faktor yang mempengaruhi usia panjang manusia?A
Penelitian dari Institut Sains Weizmann menemukan bahwa usia panjang manusia dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk genetik dan kebetulan.Q
Seberapa besar kontribusi genetik terhadap harapan hidup menurut penelitian tersebut?A
Kontribusi genetik terhadap harapan hidup diperkirakan sekitar 50%.Q
Apa itu mortalitas ekstrinsik dan bagaimana pengaruhnya terhadap usia panjang?A
Mortalitas ekstrinsik adalah faktor kematian dari luar tubuh, seperti penyakit menular, yang mempengaruhi usia panjang secara signifikan.Q
Siapa penulis utama penelitian ini dan apa perannya?A
Penulis utama penelitian ini adalah Ben Shenhar, yang merupakan mahasiswa doktoral bidang fisika di Institut Sains Weizmann.Q
Apa contoh yang diberikan oleh Ben Shenhar mengenai individu yang berusia panjang?A
Ben Shenhar memberi contoh individu yang bisa berusia 100 tahun tanpa kondisi medis serius, mungkin karena memiliki gen pelindung.




