Bagaimana Gen dan Lingkungan Menentukan Panjang Umur Manusia
Courtesy of CNBCIndonesia

Bagaimana Gen dan Lingkungan Menentukan Panjang Umur Manusia

Mengungkap sejauh mana genetik dan faktor eksternal memengaruhi harapan hidup manusia, sehingga memberikan pemahaman yang lebih baik tentang penyebab kematian dan potensi umur panjang.

14 Feb 2026, 12.40 WIB
129 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Genetik berkontribusi sekitar 50% dalam menentukan umur panjang seseorang.
  • Faktor eksternal seperti penyakit menular dan kecelakaan memainkan peran penting dalam mortalitas manusia.
  • Penelitian ini menunjukkan bahwa umur panjang dipengaruhi oleh kombinasi genetik, gaya hidup, dan faktor kebetulan.
Jakarta, Indonesia - Penelitian dari Institut Sains Weizmann di Israel mengungkap bahwa umur manusia dipengaruhi oleh kombinasi faktor genetik, gaya hidup, dan faktor kebetulan yang sulit diprediksi. Studi ini terutama menyoroti pentingnya gen dalam menentukan peluang seseorang untuk hidup lama.
Para peneliti menggunakan data kembar dari abad ke-19 untuk mengukur pengaruh genetik dan faktor luar tubuh, seperti penyakit menular dan kecelakaan, pada kematian. Studi sebelumnya cenderung mengabaikan faktor-faktor ini sehingga hasilnya kurang akurat.
Faktor kematian yang berasal dari luar tubuh atau mortalitas ekstrinsik lebih tinggi di masa lalu, khususnya sebelum era antibiotik, yang menyebabkan kematian akibat penyakit menular jauh lebih sering dialami. Kini, faktor ini jauh lebih rendah karena kemajuan pengobatan.
Penelitian menemukan bahwa sekitar 50% variasi umur panjang bisa dijelaskan oleh faktor genetik, yang berperan dalam dua cara: gen cacat yang memperpendek umur dan gen pelindung yang mendukung kesehatan dan memperpanjang hidup.
Kesimpulannya, umur panjang manusia bukan hanya soal gen atau lingkungan saja, tetapi kombinasi keduanya beserta faktor kebetulan. Penemuan ini membuka jalan untuk penelitian lebih dalam terkait gen pelindung dengan harapan meningkatkan umur hidup manusia di masa depan.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260214092201-37-711178/peneliti-israel-50-umur-manusia-sudah-ditentukan-di-dalam-kandungan

Analisis Ahli

Ben Shenhar
"Menekankan pentingnya mempertimbangkan faktor kebetulan dan lingkungan di samping genetik dalam memprediksi umur panjang manusia."
Uri Alon
"Menyoroti kesalahan metode statistik studi kembar sebelumnya yang tidak mengoreksi mortalitas ekstrinsik, sehingga harapan hidup perlu dilihat berbeda dari sifat fisiologis lainnya."

Analisis Kami

"Penelitian ini membuka wawasan penting mengenai bagaimana faktor genetik dan lingkungan secara kompleks berinteraksi dalam menentukan usia manusia. Namun, aspek mortalitas ekstrinsik yang baru dihitung memungkinkan pendekatan baru dalam studi umur panjang yang sebelumnya terabaikan, menjadikan hasilnya lebih realistis dan aplikatif."

Prediksi Kami

Di masa depan, penelitian lebih lanjut akan mengidentifikasi gen-gen spesifik yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan terapi genetik atau intervensi kesehatan guna meningkatkan harapan hidup manusia.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa faktor utama yang mempengaruhi umur panjang manusia?
A
Faktor utama yang mempengaruhi umur panjang manusia adalah genetik, gaya hidup, dan faktor kebetulan.
Q
Apa yang dimaksud dengan mortalitas ekstrinsik?
A
Mortalitas ekstrinsik adalah faktor-faktor dari luar tubuh yang dapat menyebabkan kematian, seperti penyakit menular dan kecelakaan.
Q
Mengapa penelitian ini menggunakan kembar dalam studinya?
A
Penelitian ini menggunakan kembar untuk menganalisis pengaruh genetik pada umur panjang, karena mereka memiliki gen yang sama dan bisa dibandingkan dalam lingkungan yang sama.
Q
Apa perbedaan antara mortalitas ekstrinsik dan faktor genetik?
A
Mortalitas ekstrinsik berasal dari faktor luar, sedangkan faktor genetik adalah pengaruh dari dalam tubuh yang diwariskan.
Q
Siapa penulis utama dari penelitian ini?
A
Penulis utama dari penelitian ini adalah Ben Shenhar.