Rahasia Gen Panjang Umur Maria Branyas yang Hidup hingga 117 Tahun
Courtesy of CNBCIndonesia

Rahasia Gen Panjang Umur Maria Branyas yang Hidup hingga 117 Tahun

Menemukan faktor genetik dan biomarker yang berkontribusi pada penuaan sehat dan umur panjang, serta memahami bagaimana seseorang dapat hidup lebih dari 100 tahun dengan kondisi kesehatan yang baik.

31 Des 2025, 20.30 WIB
76 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Penelitian ini menunjukkan bahwa genetik dapat berperan dalam umur panjang.
  • Kesehatan yang baik di usia lanjut tidak selalu terkait dengan telemores yang panjang.
  • Maria Branyas adalah contoh luar biasa dari orang yang hidup sehat di usia lanjut.
Barcelona, Spanyol - Para ilmuwan dari Spanyol mempelajari Maria Branyas, seorang perempuan yang hidup hingga usia 117 tahun, untuk memahami faktor genetik dan kesehatan yang mendukung umur panjangnya. Mereka mengumpulkan sampel darah, air liur, urine, dan kotoran untuk dianalisis lebih lanjut.
Branyas menunjukkan kondisi kesehatan yang luar biasa untuk usianya, seperti jantung yang sehat, tingkat inflamasi yang rendah, serta sistem imun dan mikrobioma usus yang mirip dengan orang yang jauh lebih muda. Hal ini sangat istimewa karena umumnya orang berusia di atas 100 tahun sudah mengalami masalah kesehatan yang serius.
Selain itu, peneliti menemukan bahwa Branyas memiliki tingkat kolesterol jahat dan trigliserida yang sangat rendah, tetapi kolesterol baiknya sangat tinggi, yang membantu menjaga kesehatan jantung dan metabolisme tubuhnya tetap optimal.
Salah satu sangat menarik adalah kondisi telomeres di tubuh Branyas yang sangat pendek. Telomeres biasanya melindungi kromosom manusia dan diperkirakan menunjukkan usia biologis seseorang, namun dalam kasus ini, telomeres pendek justru dianggap membantu mencegah pertumbuhan kanker sehingga mendukung umur panjangnya.
Penelitian ini menunjukkan bahwa penuaan tidak selalu berarti penurunan kesehatan yang drastis dan bahwa genetika serta faktor gaya hidup sangat berpengaruh. Temuan ini bisa membuka arah baru untuk pengembangan terapetik penuaan sehat dan peningkatan harapan hidup manusia.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251231132210-37-698677/kunci-umur-panjang-ditemukan-di-tubuh-wanita-usia-117-tahun

Analisis Ahli

Eloy Santos-Pujol
"Usia yang sangat panjang tidak selalu berhubungan dengan kesehatan yang buruk, dan faktor genetik serta kondisi kesehatan tubuh seperti sistem imun yang kuat sangat berperan penting dalam penuaan sehat."

Analisis Kami

"Penelitian ini sangat penting karena menantang asumsi lama tentang hubungan antara telomeres dan penuaan, menunjukkan bahwa mekanisme penuaan bisa sangat kompleks dan terkait erat dengan genetika serta gaya hidup. Meski demikian, perlu penelitian lebih lanjut untuk memastikan apakah telomeres pendek benar-benar memiliki efek protektif terhadap kanker dan bagaimana hal ini bisa dimanfaatkan dalam perawatan medis."

Prediksi Kami

Penemuan ini dapat membuka jalan bagi pengembangan terapi dan biomarker baru yang membantu memperpanjang umur sehat manusia di masa depan, serta mengubah paradigma pemahaman tentang penuaan biologis.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang ditemukan oleh ilmuwan Spanyol terkait gen panjang umur?
A
Ilmuwan Spanyol menemukan gen panjang umur pada Maria Branyas yang hidup hingga usia 117 tahun.
Q
Siapa Maria Branyas dan berapa umurnya saat wafat?
A
Maria Branyas adalah perempuan asal Catalonia yang wafat pada usia 117 tahun.
Q
Apa yang disumbangkan Maria Branyas untuk penelitian?
A
Maria Branyas menyumbangkan sampel darah, air liur, urine, dan kotoran untuk penelitian.
Q
Bagaimana kondisi kesehatan Maria Branyas di usia 117 tahun?
A
Maria Branyas masih dalam kondisi sehat dengan jantung baik dan tingkat inflamasi rendah.
Q
Apa hubungan antara telemores dan penuaan yang ditemukan dalam penelitian ini?
A
Penelitian menunjukkan bahwa telemores yang pendek tidak selalu berkaitan dengan risiko penuaan, malah dapat menghentikan pertumbuhan kanker.