Virus Raksasa Acanthamoeba Mimivirus Mengambil Alih Mesin Protein Sel Inang
Courtesy of NatureMagazine

Virus Raksasa Acanthamoeba Mimivirus Mengambil Alih Mesin Protein Sel Inang

Menunjukkan bukti langsung bahwa virus raksasa dapat menguasai sistem produksi protein sel inangnya dengan membentuk kompleks protein tertentu untuk mempercepat produksi protein virus, sehingga mereplikasi diri lebih cepat daripada virus lain.

18 Feb 2026, 07.00 WIB
237 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Virus raksasa seperti Acanthamoeba polyphaga mimivirus dapat mengambil alih sistem produksi protein inang.
  • Penelitian ini memberikan bukti eksperimental bahwa virus dapat memanfaatkan mekanisme yang biasanya terkait dengan kehidupan seluler.
  • Penemuan ini penting untuk memahami interaksi virus dan inang, serta evolusi virus.
California, Amerika Serikat - Para ilmuwan telah menemukan bahwa virus raksasa bernama Acanthamoeba polyphaga mimivirus memiliki kemampuan luar biasa untuk mengambil alih mesin pembuat protein milik sel yang diinfeksinya. Ini merupakan bukti eksperimental yang sebelumnya sulit diperoleh yang menunjukkan bahwa virus bisa menggunakan sistem kompleks yang biasanya hanya dimiliki oleh makhluk hidup seluler.
Virus ini menggunakan tiga protein khusus yang membentuk kompleks yang mampu mengendalikan ribosom—struktur sel yang menerjemahkan RNA menjadi protein. Dengan cara ini, ribosom yang biasanya memproduksi protein sel inang dialihkan untuk membuat protein virus, mempercepat proses perbanyakan virus tersebut.
Jika virus ini kehilangan salah satu dari protein penting tersebut, pertumbuhannya akan melambat drastis hingga 100.000 kali lebih lambat dibandingkan virus yang memiliki ketiga protein tersebut. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya protein-protein ini bagi efisiensi replikasi virus raksasa.
Acanthamoeba polyphaga mimivirus juga dikenal karena ukuran fisiknya yang besar sehingga bisa dilihat dengan mikroskop cahaya dan memiliki genom yang lima kali lebih besar daripada virus poxvirus yang biasanya menginfeksi manusia. Virus ini biasanya menginfeksi organisme protista seperti amoeba yang tersebar luas di berbagai lingkungan.
Penemuan ini tidak hanya memberikan wawasan baru tentang cara virus beroperasi, tetapi juga dapat membantu para ilmuwan memahami asal-usul kehidupan kompleks serta mengembangkan terapi baru yang menargetkan mekanisme pengambilalihan produksi protein oleh virus.
Referensi:
[1] https://nature.com/articles/d41586-026-00532-w

Analisis Ahli

Frederik Schulz
"Virus ini memiliki peralatan yang jauh lebih kuat dibandingkan virus lain untuk menggantikan fungsi sel inang."
Eugene Koonin
"Protista yang merupakan inang virus ini sangat melimpah, sehingga virus ini sebenarnya lebih umum ditemukan daripada yang kita kira."

Analisis Kami

"Temuan ini sangat krusial karena memperlihatkan bahwa virus bisa melakukan kontrol yang lebih kompleks terhadap sel inangnya daripada yang selama ini kita duga, menempatkan virus raksasa dalam posisi unik antara kehidupan non-seluler dan seluler. Ini memperkaya paradigma kita tentang evolusi virus dan hubungan antara virus dan makhluk hidup, yang mungkin menjadi kunci untuk memahami asal-usul kehidupan."

Prediksi Kami

Penemuan ini bisa membuka jalan bagi pengembangan terapi antiviral yang menargetkan mekanisme pengambilalihan protein virus, serta memperdalam pemahaman kita tentang asal-usul kehidupan kompleks.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa itu Acanthamoeba polyphaga mimivirus?
A
Acanthamoeba polyphaga mimivirus adalah virus raksasa dengan genom yang besar, yang dapat terlihat di bawah mikroskop cahaya.
Q
Bagaimana virus ini mempengaruhi produksi protein inang?
A
Virus ini mengambil alih mekanisme produksi protein inang dengan memproduksi kompleks protein yang mengubah ribosom untuk membuat protein virus.
Q
Siapa saja ilmuwan yang terlibat dalam penelitian ini?
A
Ilmuwan yang terlibat dalam penelitian ini termasuk Frederik Schulz dan Eugene Koonin.
Q
Mengapa virus raksasa ini dianggap penting dalam studi virologi?
A
Virus raksasa ini penting karena menunjukkan bagaimana virus dapat mengendalikan sistem seluler inang dan memberikan wawasan baru dalam biologi evolusi.
Q
Apa yang ditemukan oleh para peneliti mengenai protein virus?
A
Para peneliti menemukan bahwa tiga protein virus tertentu sangat penting untuk proses penggandaan virus, dan tanpa salah satu dari protein ini, virus berkembang biak jauh lebih lambat.