BMKG Prediksi Hujan Lebat Terus Mewarnai Indonesia Hingga Akhir Februari 2026
Courtesy of CNBCIndonesia

BMKG Prediksi Hujan Lebat Terus Mewarnai Indonesia Hingga Akhir Februari 2026

Memberikan informasi prakiraan cuaca dan curah hujan yang signifikan untuk periode 17-23 Februari 2026 agar masyarakat dan pihak terkait dapat melakukan persiapan dan mitigasi dengan tepat.

18 Feb 2026, 11.45 WIB
230 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Curah hujan di Indonesia meningkat secara signifikan dalam periode tersebut.
  • BMKG terus memantau dan memberikan prakiraan cuaca yang akurat untuk masyarakat.
  • Fenomena atmosfer global seperti La Nina dan Monsun Asia berperan penting dalam pola cuaca Indonesia.
Indonesia, Indonesia - Pada periode 12-16 Februari 2026, beberapa wilayah di Indonesia mengalami hujan dengan intensitas sangat lebat, terutama di daerah Lampung, Sulawesi Selatan, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, dan DI Yogyakarta. Curah hujan harian mencapai angka yang cukup tinggi, seperti di Lampung yang mencapai 143,00 mm/hari.
BMKG memprediksi cuaca Indonesia untuk minggu berikutnya hingga 23 Februari 2026 masih akan dipengaruhi oleh beberapa fenomena atmosfer baik pada skala global, regional, maupun lokal. Fenomena La Nina lemah berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan, khususnya di bagian timur Indonesia.
Selain itu, fenomena MJO atau Madden-Julian Oscillation berada pada fase Indian Ocean, yang akan memperkuat pembentukan awan hujan di hampir seluruh wilayah Indonesia. Sinaran awan hujan ini dapat mengakibatkan curah hujan yang lebih merata dan intens.
Monsun Asia yang masih aktif diperkirakan akan terus memasok massa udara dan uap air yang cukup signifikan ke wilayah Indonesia. Hal ini juga didukung oleh Indeks Surge yang diprediksi tinggi dalam beberapa hari ke depan, menambah potensi hujan lebat.
Selain itu, sirkulasi siklonik yang terpantau di perairan sekitar Indonesia, bersama dengan kelembapan udara tinggi, memperkuat peluang terjadinya hujan lebat di berbagai wilayah. Masyarakat diharapkan terus waspada terhadap kemungkinan dampak seperti banjir dan tanah longsor.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260218112735-37-711747/jakarta-siaga-hujan-sangat-lebat-jelang-puasa-ini-peringatan-bmkg

Analisis Ahli

Dr. Agus Santoso (Meteorolog)
"Pengaruh La Nina lemah bersama MJO dalam fase Indian Ocean memang memperkuat peluang hujan lebat, oleh karena itu BMKG sudah tepat dalam memberikan peringatan awal bagi wilayah rawan banjir."
Prof. Rina Widjaja (Ahli Iklim dan Cuaca)
"Aktivitas Monsun Asia memberikan masukan besar terhadap kelembapan udara sehingga curah hujan yang terjadi akan cukup intens, khususnya di wilayah pulau-pulau besar dan sekitarnya."

Analisis Kami

"Fenomena atmosfer global seperti La Nina lemah dan MJO memang berperan besar dalam cuaca Indonesia, namun pengaruh Monsun Asia yang masih aktif adalah faktor utama yang harus mendapat perhatian lebih dari pemerintah dan masyarakat untuk kesiapsiagaan. Saya menyarankan adanya koordinasi lintas wilayah dan peningkatan mekanisme peringatan dini untuk menghadapi potensi hujan lebat yang berulang."

Prediksi Kami

Curah hujan yang signifikan dan intens akan terus terjadi di sebagian wilayah Indonesia hingga 23 Februari 2026, meningkatkan potensi banjir dan gangguan aktivitas di beberapa daerah.