BMKG Waspadai Hujan Lebat dan Cuaca Ekstrem di Indonesia Februari 2026
Courtesy of CNBCIndonesia

BMKG Waspadai Hujan Lebat dan Cuaca Ekstrem di Indonesia Februari 2026

Memberikan peringatan dini tentang potensi hujan sedang hingga sangat lebat yang disertai petir dan angin kencang untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan pemerintah daerah agar dapat melakukan langkah mitigasi bencana dengan tepat.

15 Feb 2026, 21.05 WIB
217 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • BMKG memperingatkan masyarakat mengenai potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem.
  • Kesiapsiagaan dan mitigasi bencana sangat penting untuk menghadapi cuaca ekstrem.
  • Berbagai wilayah di Indonesia akan mengalami cuaca buruk selama periode tertentu.
Jakarta, Indonesia - BMKG mengeluarkan peringatan mengenai potensi hujan sedang hingga sangat lebat yang dapat terjadi di sejumlah wilayah Indonesia dari tanggal 15 hingga 21 Februari 2026. Peringatan ini sangat penting agar masyarakat dan pemerintah daerah dapat meningkatkan kewaspadaan.
Cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi disebabkan oleh penguatan Monsun Asia dan aktivitas gelombang atmosfer MJO, Kelvin, serta Rossby. Kondisi ini memicu hujan yang cukup deras disertai petir dan angin kencang yang dapat memengaruhi berbagai wilayah di Indonesia.
Wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat meliputi Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Beberapa daerah seperti Jawa Timur dan Nusa Tenggara juga berada dalam status siaga karena potensi hujan sangat lebat.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada namun tenang, serta selalu memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG. Pemerintah daerah juga diingatkan untuk memperkuat upaya mitigasi bencana hidrometeorologi agar dampak negatif dapat diminimalkan.
Dengan adanya peringatan ini, diharapkan semua pihak dapat mempersiapkan langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan yang efektif sehingga keselamatan warga dan kelancaran aktivitas dapat terjaga di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260215205039-37-711341/bmkg-minta-warga-waspada-hujan-sangat-lebat-hantam-wilayah-ri-ini

Analisis Ahli

Dr. Agus Santoso (Ahli Meteorologi Indonesia)
"Penguatan Monsun Asia yang didukung oleh aktivitas gelombang atmosfer seperti MJO, Kelvin, dan Rossby sangat berpengaruh besar pada pola hujan di wilayah Indonesia. Oleh karena itu, peningkatan monitoring dan mitigasi harus dilakukan secara intensif untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi."
Prof. Ratna Sari Dewi (Pakartematika Meteorologi Universitas Indonesia)
"Fenomena-fenomena atmosfer ini memang kompleks dan saling terkait, sehingga peringatan dini yang dikeluarkan BMKG sangat krusial untuk menjaga keselamatan masyarakat di daerah rawan bencana."

Analisis Kami

"Situasi ini menandakan betapa pentingnya dukungan data ilmiah untuk mitigasi bencana yang efektif di Indonesia yang rawan cuaca ekstrem. BMKG sudah melakukan tugasnya dengan baik, namun diperlukan sinergi lebih erat antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk mengurangi risiko kerugian dan korban jiwa."

Prediksi Kami

Dalam beberapa hari ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia kemungkinan akan mengalami bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor akibat hujan dengan intensitas tinggi.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang diungkapkan BMKG tentang cuaca di Indonesia selama periode 15-21 Februari 2026?
A
BMKG mengungkapkan bahwa beberapa wilayah Indonesia akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang.
Q
Wilayah mana saja yang berpotensi mengalami hujan lebat menurut BMKG?
A
Wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat termasuk Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, dan Papua Pegunungan.
Q
Apa yang diminta BMKG kepada pemerintah daerah dan masyarakat terkait kondisi cuaca ini?
A
BMKG meminta pemerintah daerah dan masyarakat untuk memperkuat kesiapsiagaan dan langkah mitigasi bencana hidrometeorologi.
Q
Apa alasan di balik kemungkinan cuaca ekstrem yang terjadi di Indonesia?
A
Kemungkinan cuaca ekstrem disebabkan oleh penguatan Monsun Asia dan aktivitas fenomena atmosfer seperti MJO, gelombang Kelvin, dan Rossby.
Q
Dalam laporan cuaca mingguan, apa yang dibutuhkan masyarakat untuk tetap aman?
A
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, tenang, dan memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG.